@kumparan Kebakaran dimana2, asap menggila, BBM Langka, IHSG jeblok! Anehnya kabinet rezim ini masih sempat mikirin perayaan Ultah dan haha hihi..,,
Rezim kok malah sepertinya rezim republik jancuk ya?
@pco_ri@bakom_ri
Noh liat, gubernur SIPALING KERJA. Belum juga 1 hari ngerasain penderitaan rakyat udh tantrum.
Gimana kalau 1 bln, 1 thn atau bahkan seumur hidup?
Ini baru desak-desakan loh ya, belum kena banjir, pungli, mati lampu dsb...
Dari situ aja udh keliatan sifat aslinya, jadj stoplah DEWAยฒin pejabat yg kalian cuma liat dari KONTEN.
Mau sampe kapan sih di bego-begoin terus. SADARRR WOI!!
@msaid_didu@KemenkesRI@bank_indonesia@ojkindonesia Gak gitu juga kali. Ini jelas terkait dengan pranata hukum dan demokrasi. Kalau penegak hukum dan DPR korup. Ya tetep aja HANCUR!
Nilai rupiah akan selaras dengan indeks korupsi, indeks penegakan hukum, indeks demokrasi!
Kalau Presidennya gagu, gak bisa pilih pembantu. Wassalam
@LambeSahamjja Menkop bikin rusuh aja.
Yang sudah lancar dan baik, mau diuncal uncal.
Yang sudah berantakan makin dihancurkan. Ini strategi model apa ya?
@kumparan Wakil Menterinya aja bilang biasa aja!
Semakin yakin, memang gak ada yang istimewa. Gak perlu di-BREAKING NEWS-kan!
Sekedar ngumpul2 ajaโฆ biasa aja. Gitu kata salah satu Wamen-nya!
@LambeSahamjja Jakarta jaraknya RIBUAN KILOMETER dari sumber asap. Gubernurnya berikan warning bahaya asap.
Bayangkan bagaimana bagi mereka yang tinggal di KALIMANTAN!
Greta Thunberg Beri Pesan Darurat Karhutla Kalimantan: Kondisi Lebih Mengerikan daripada di Medsos
Aktivis lingkungan, Greta Thunberg, menyuarakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan, Indonesia, yang menimbulkan kabut asap.
Dalam unggahan Instagram pada Jumat (16/10/2026), Greta membagikan video dari akun @emmanuelashinta yang memperlihatkan asap pekat hingga membuat langit berwarna oranye meski masih sekitar pukul 10.00 pagi.
"Krisis kebakaran hutan dan kabut asap masih jauh dari selesai," ujar Greta dalam unggahan di akun Instagram-nya, Jumat (16/10/2026).
"Meski rekaman ini sudah menunjukkan betapa mengerikannya situasi yang terjadi, kenyataan di lapangan jauh lebih buruk daripada yang terlihat di media sosial," sambungnya.
Menurut Greta, situasi tersebut mengerikan. Namun, kata Greta, kenyataan di lapangan jauh lebih buruk daripada yang terlihat di media sosial.
Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi menyatakan kesiapannya untuk bekerja menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan segera, Kamis (15/10/2026).
Kristomei mengatakan, respons atas bencana ini harus cepat karena rakyat sudah terdampak.
@kumparan Urusan BEI ini adalah masalah korupsi, intergritas, akuntabilitas. Nah orang ini, bos judol, rajanya manipulasi dan korupsi, super kaya gak jelas duit dari mana, sok mau โmenenangkan pasarโ!
Lu mestinya Narsistik Person, Tone Deaf and Super Selfish!