1. Umumkan Karhutla sebagai bencana nasional.
2. Mobilisasi sumberdaya secara maksimal. Dengan menerjunkan lebih banyak orang terlatih, dan mengkonversi peralatan transportasi darat, laut, udara menjadi alat bantu pemadaman secara massif dan terkoordinasi dengan baik.
3. Refocusing anggaran. Alihkan sementara waktu anggaran program berdana besar untuk bencana nasional karhutla ini. Untuk apa saja? Selain pemadaman, juga untuk membantu ekonomi warga terdampak, bantuan sosial bagi warga, pedagang, dan UMKM misalnya. Pemerintah juga sebaiknya menanggung biaya pengobatan warga terdampak, mendistribusikan masker, oksigen dan kebutuhan lainnya untuk warga.
4. Jika asap masih mengepung wilayah tertentu, baiknya siswa diliburkan saja. Laksanakan pembelajaran jarak jauh, demi keselamatan dan kesehatan anak-anak kita.
5. Kerahkan seluruh pejabat terkait untuk ngantor di wilayah karhutla. Dengan merasakan sendiri sesaknya bernafas dalam kepungan asap dan mengetahui sendiri kondisi lapangan, para pejabat akan lebih mengetahui tingkat urgensinya sehingga penanganan bisa lebih cepat dilakukan.
Demikian usulan saya. Terimakasih.
#KARHUTLA #DaruratKARHUTLA #TetapkanBencanaNasional #SaveKalimantan #GanjarPranowo
#XIAOJUN 《Hey Somebody》TRACKLIST PREVIEW ‼️
Track 4 (我眼中的你 - Wave) directly translates to "You in my eyes" and is probably the song in the intro film 🥺💗
#XIAOJUN_HeySomebody
5 tuntutan rakyat di Tugu Tani Jakarta, Selasa, 20 Oktober 2026:
1. Menetapkan karhutla sebagai bencana nasional, mengadili korporasi, dan memulihkan ekosistem.
2. Membenahi tata kelola kebijakan ekonomi untuk memberantas ketimpangan sosial.
3. Menghentikan penyempitan ruang sipil dan militerisasi.
4. Memberantas korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
5. Menurunkan biaya pendidikan serta mewujudkan sistem pendidikan yang mengabdi kepada rakyat.
#WargaJagaWarga #PrayForIndonesia #demo
tapi kalian pernah mikirin ga sih kenapa sampai hari ini pemerintah kita ga peduli sama pendidikan? karena mereka takut sama orang orang yang membaca.
selain takut sama rakyat yang vocal bersuara. pemerintah tuh juga takut sama tulisan, entah bentuknya buku, banner, poster, bahkan tulisan2 kritikan di sosmed. 1 tulisan bisa mengubah sudut pandang seseorang tentang sesuatu
makanya dari dulu org org yg bisa menulis itu pada ditangkapin, orang orang yg membaca karya karya kiri juga pada di tangkapin, bahkan yang mencetak juga di tangkapin.
karena the power of ‘suatu tulisan’ emg SEGEDE itu. tulisan emg ga bersuara, tapi suatu tulisan tuh bisa ngebuat orang yg tadinya diam jadi nanya dan mulai mikir tentang kebenaran yang lagi dia baca.
Spanduk 'bencana makin parah' dengan background gedung suatu perusahaan yang terkait dengan perusahaan-perusahaan terduga biang kerok karhutla.
What an angle😬
iya… ive been saying kita digenosida..
1. MBG
2. Bencana di Aceh, NTT, Sumatra dll..
3. Karhutla Kalimantan, Papua, Ambon, dll..
4. Penjajahan secara ekonomi
5. Penjajahan secara kesehatan (pengurangan sejumlah penyakit yang ter-coverage BPJS)
6. dan banyak lainnya…
Sama banner @GreenpeaceID ketakutan banget sampe manggil damkar & aparat.
Jam 08.00 pasukan greenpeace udah dipaksa turun.
Sekali lagi respect buat kawan-kawan ✊🏻🥺
'i personally wrote the lyrics of this song! 🥹'
'i think it might be the first time i'm showcasing a work where i'm the lyricist~'
WE ARE SO SEATED... IT'S GOING TO BE SO FULL OF #HEALING AND #LOVE 💗