kami tetap nyatakan lawan dan perang terhadap prilaku dan yg mengampanyekan LGBT. Demi cinta kami kpd kemanusiaan yg hakiki. Kami ajak mereka kembali pada fitrahnya. Kami siapkan naskah akademik dan RUU pidananya. Tinggal DPR membahas menetapkannya.
https://t.co/ejXcUzyirK
Tuberkulosis itu bukan penyakit turunan. Yang menular itu bakterinya, bukan gennya. Penyakit ini memang lebih sering menyebar di antara anggota keluarga karena risiko penularan tinggi pada kontak serumah, bukan karena genetik atau riwayat kesehatan keluarga. Begitu ya.
GALANG DANA SEMESTA
Anda tahu dalam perjuangan ini saya butuh banyak sekali dana.
Selama ini saya terlalu tinggi hati untuk menerima donasi, bantuan, santunan, dan sebagainya dari manapun.
Sejak 30 April 2025 semua dana perjuangan coba saya upayakan secara mandiri, walau dengan tertatih karena waktu habis untuk berjuang.
Tetapi kini, dengan berbesar hati saya memutuskan menggalang dana perjuangan semesta, melalui penjualan buku-buku karya saya.
Saya ketuk hati anda semua, para Pejuang Kebenaran dan Keadilan dimanapun anda berada.
Jika ingin membantu saya kuat dalam perjuangan ini, belilah buku-buku saya.
Silakan hubungi nomor kontak yang tertera.
Jazakumullahu khayran katsira.
Hasbunallah wani'mal wakil
Ni'mal maula wa'ni'mannasshir.
*BERSAMA GALANG DUKUNG SRIKANDI❗*
🫱🏻🫲🏻
Donasi Buku Melalui
1260-0012-63978 Mandiri
Konfirmasi:
0812-2207-9097 Asti
0877-2598-0909 Inda
0852-1186-3336 Dina
Manusia Terkadang Ingin Relasi Paling, Bukan Relasi Saling.
Relasi saling, bukan paling, dalam sejarah mengingatkan tentang jati diri dan mengejawantahkannya dalam perilaku kesalingan, bagaimana agar terus dan selalu saling mengisi serta melengkapi, untuk kehidupan dan masa depan jatidiri Bangsa yang lebih, baik, adil, bermartabat, dan setara.
Dibalik Kesulitan Tersimpan Kemanfaatan
The Right Way Is The Hard Way
https://t.co/pRPwVJ29Rk
https://t.co/6xgOWOh3Y2
https://t.co/Lh4MBqKqJz
https://t.co/r1Um0oJlFE
https://t.co/TqmVxNIubG
https://t.co/yLUXYojlpf
https://t.co/mPpdHt8MNj
https://t.co/7sUHuRhjlU
https://t.co/zs1laoVhY2
@Netizen_bawel@Bani_Tamimm Kawan kawan cek yuk di lingkungan sekitar kita 😭
Jangan sampai ada yang kelaparan.
Kalau tampak aman.
Kawan kawan boleh percayakan kita utk amanahkan kepedulian kepada mereka yg kelaparan di daerah lain.
TEROR DAN INTIMIDASI TERUS BERLANGSUNG
Saya tidak pernah membayangkan bahwa sebuah niat baik dapat berakhir menjadi beban yang begitu panjang dan berat.
Semua bermula dari sebuah ikhtiar sederhana. Sesama perempuan, sesama ibu, kami membangun sebuah usaha dengan harapan dapat saling menguatkan. Tidak ada niat buruk. Tidak ada keinginan mengambil hak orang lain. Yang ada hanyalah keyakinan bahwa kami bisa bertumbuh bersama.
Lalu pandemi COVID-19 datang.
Seperti jutaan usaha lain di negeri ini, usaha yang kami bangun pun runtuh. Bukan karena kami tidak bekerja keras, tetapi karena keadaan berubah begitu cepat sehingga banyak hal berada di luar kemampuan kami untuk mengendalikannya.
Dalam dunia usaha, untung dan rugi adalah bagian dari risiko yang diketahui semua orang. Namun saya tidak pernah ingin meninggalkan tanggung jawab. Karena itulah saya memilih jalan yang mungkin tidak mudah. Saya tetap berusaha mengembalikan dana yang sudah ditanam sedikit demi sedikit, sesuai kemampuan yang saya miliki.
Saya percaya bahwa integritas bukan diukur ketika hidup sedang mudah, tetapi ketika seseorang tetap memegang janjinya di tengah kesulitan.
Namun perjalanan hidup ternyata membawa saya ke ujian yang jauh lebih berat.
Ketika saya akan maju ujian seminar hasil di suatu pagi malah gelap, tetiba polisi menangkap dan meneror dengan brutal. Kini, ketika saya baru menjalani wajib lapor pertama dan seluruh tim penasihat hukum telah siap menghadapi persidangan yang akan dimulai pada 2 Juli 2026, pada saat yang hampir bersamaan saya kembali menerima penetapan penyitaan apartemen saya, hanya akibat dana usaha kecil-kecilan yang padahal sudah saya cicil sedikit demi sedikit.
Sebagai manusia, saya tentu bertanya dalam hati mengapa berbagai peristiwa besar itu selalu datang tepat pada saat-saat yang sangat menentukan dalam hidup saya. Saya tidak ingin berspekulasi mengenai alasan di balik semuanya. Saya hanya dapat menyampaikan apa yang benar-benar saya alami.
Yang paling berat bukanlah apartemen itu sendiri.
Yang paling berat adalah ketika anak saya, yang sama sekali tidak mengetahui apa pun tentang persoalan orang tuanya, harus membuka pintu rumah dan menyaksikan proses penyitaan itu berlangsung. Sebagai seorang ibu, tidak ada yang lebih menyakitkan daripada melihat anak ikut memikul beban yang bukan miliknya.
Namun saya tidak akan membiarkan semua tekanan itu mengubah siapa diri saya.
Saya tetap percaya bahwa tanggung jawab harus diselesaikan dengan tanggung jawab. Saya tetap percaya bahwa hukum harus dihormati. Dan saya tetap percaya bahwa kebenaran harus diperjuangkan melalui cara-cara yang bermartabat.
Karena itu, kepada seluruh sahabat dan para pejuang yang selama ini berjalan bersama saya, saya ingin menyampaikan satu hal.
Jangan biarkan berbagai tekanan yang saya alami hari ini melemahkan semangat kita untuk terus mencari dan memperjuangkan apa yang kita yakini sebagai kebenaran. Saya tidak meminta siapa pun membela saya sebagai pribadi. Yang saya harapkan hanyalah agar semangat untuk menjunjung kejujuran, integritas, dan keberanian tidak pernah padam.
Saya akan tetap berdiri dengan kepala tegak.
Tekanan boleh datang silih berganti. Cobaan boleh datang bertubi-tubi. Tetapi keyakinan saya tidak akan runtuh.
Selama hati nurani masih memanggil saya untuk memperjuangkan apa yang saya yakini benar, saya tidak akan mundur.
Karena pada akhirnya, sejarah tidak hanya mencatat siapa yang paling kuat menghadapi badai. Sejarah juga mencatat siapa yang tetap memilih berdiri tegak ketika badai itu datang.
Berapa jahatnya berita yang beredar yang tidak sesuai dengan fakta yang sesungguhnya.
Setelah ancaman, teror, bujukan restorative justice, rayuan Rp 50 miliar tidak mempan, sekarang yang dilakukan adalah fitnah mempermalukan, untuk melemahkan mental saya menghadapi Sidang 2 Juli 2026.
Hasbunallah wani"mal wakil
Nimal maula wani'man nashiir.
La haula wala queeata illa billah.
Doa Rasulullah untuk para pejabat ;
“Ya Allah, siapa saja yg menjabat dalam pemerintahan ummatku lalu dia mempersulit urusan mereka, maka persulitlah dia. Dan siapa saja yg menjabat dalam pemerintahan ummatku lalu dia berusaha menolong mereka, maka tolong pulalah dia.” (HR Muslim & Ahmad)
InsyaaAllah bulan depan mau dirikan rumah Qur’an di siantar.
Teman2 mau ikutan patungan untuk support nggak?
Butuh 8 jt an plus biaya rumah, pembuatan plang nama, perpindahan dai nya dan biaya hidup sebulan pertama. dll.
Mau ikutan mulai 10rb juga boleh, MAU? 😊🙏🏻
Silakan Simak ulasan Komjen Pol (Purn) Oegroseno (mantan Wakapolri)
bhw salah satu penyidik yang “memaksakan”
Roy Suryo dan dokter Tifa utk dibawa ke RS Polri Kramat Jati adalah penyidik yg mengantar ES dan DHL ke rumah Jokowi di Solo untuk nego “damai”.
Artinya Parcok masih dikendalikan dari Solo
#KamiBersamaRoyTifa
#KamiBersamaRoyTifa
Jenis kelamin itu hanya 2, yaitu laki dan perempuan. Sdgkan “khuntsa” apalagi melakukan hubungan sejenis itu penyakit dan oenyimpangan yang harus disembuhkan bukan dibiarkan mereka berbuat yg jeluar dari qudratnya.
.
https://t.co/ejXcUzyirK
Waspadai gerakan mereka 37 itu yg melawan nilai kemanusiaan, nilai2 Pancasila dan nilai2 agama. MUI sdh mewanti2 dengan fatwa ttg LGSP (lesbian, Gay, Sodomi, dan Pencabulan) yg sdh dikeluarkan 2014.
PLEASE BANTU RETWEET ya 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
beras pesantren yatim HABIS!!!. Dan baru bisa beli beberapa kilo untuk kebutuhan besok pagi 😢
Bismillah ikut patungan yuk!
15rb/kg
450rb/karung
Agar besok bisa beli beras lagi 😢🙏🏻
Bagi sebagian orang, Rp10.000 mungkin tak terasa. Tapi bagi seorang yatim, itu bisa menjadi alasan untuk kembali mengenakan seragam sekolah esok pagi."
mau ikutan 10rb/bulan bantu para yatim pedalama sekolah?
komen Mau ya
LGBT ini sdh meresahkan, krn sdh tak malu2 lagi bahkan melakukan pesta dan bercumbu di depan umum laya’nya pasangan haram. Ini perlu aturan n tindakan tegas
.
Sebut Aturan di Indonesia Kurang Tegas, KH Cholil Nafis Minta Ada Payung Hukum Pidana untuk LGBT https://t.co/UCXbLvF7Ly