شابة إندونيسية تشتغل مندوبة توصيل على دراجتها النارية، جاها طلب من أحد العملاء، وراحت للمطعم واشترت الأكل بقيمة 470 ألف روبية إندونيسية (حوالي 100 ريال سعودي) من حسابها الخاص، وكان هذا آخر مبلغ تملكه.
بعد ما وصلت إلى عنوان العميل، تفاجأت بأنه ألغى الطلب، فانهارت من الصدمة وما قدرت تتمالك نفسها، وجلست تبكي على طرف الطريق.
وأثناء بكائها، مرّ أحد الأشخاص ولاحظ حالتها، فوقف وسألها عن اللي صار، وبعد ما عرف القصة قرر يدفع لها قيمة الطلب كاملة، لينهي موقفًا كان من الممكن يترك أثرًا كبيرًا عليها وهكذا كانت ردة فعلها..
الحادثه الكارثيه هذه حدثت في الهند وتسببت في غضب شعبي كبير:
فتاة (13 عام) خرجت لمقابلة صديقتها وعند عودتها ركبت توك توك كهربائي يقوده شخص يدعى رامبابو. رامبابو كانت نيته خبيثه بدل ما يوصلها للبيت قام ببيعها لاصحاب الفنادق
تم احتجازها لمدة 5 ايام وخلال المدة تنقلت بين اربع فنادق وتعرضت لإعتداءات متكررة. المتهمين هم 32 شخص وكانت تجبر على شرب الكحول ومواد اخرى لاسكاتها
تم القبض على 12 شخص من بينهم رامبابو وجاري البحث عن البقية. القضية اثارت غضب شعبي واسع واحتجاجات في المنطقة وبسبب ذلك قام الشرطة بإستخدام البلدوزر وهدم ال 4 فنادق المتورطة استجابه لغضب الشعب
هنا في المقطع والفتاه في المستشفى تهذي بكلام اغلبه غير مفهوم من الصدمه
Korupsi = nyolong (mengambil brg orang lain tanpa seijin pemiliknya) bisa aman jika dilakukan scr syariah,beri contoh dong nyolong/ maling syariah itu seperti apa.
Bpk ini semakin tua bukannya makin taubat tp makin lucu 😂
Sidang PTUN Digelar via e-Court, Publik Sulit Mengakses: Transparansi Dipertanyakan
Sudah 3 kali sidang, publik tidak bisa melihat.
Gugatan saya ditolak tanpa diperiksa—dibilang sengketa pemilu & lewat waktu.
Padahal ini KTUN, dan bukti baru saya dapat 2026 setelah KPU sebelumnya menutup dokumen.
📅 Besok, 6 Juli 2026 pukul 10.00 WIB
👉 Pembacaan Jawaban atas Perlawanan (Pasal 62 ayat (3) UU PTUN)
Kalau sidang publik tak bisa diawasi… keadilan milik siapa?
#KawalSidangPTUN #TransparansiPeradilan
Dihajar Teman, Dibanting Ustadz: Di Mana Keadilan untuk Mustakim? 💔
Muhammad Mustakim (16), santri Ponpes Darul Ulum Amiral Takalar, mengalami penyiksaan berlapis. Usai dipukuli dua temannya (IR & LU), ia lari ke bawah mencari perlindungan ustadznya (AW). Bukannya ditolong, ia malah dibanting dan ditampar hingga babak belur.
Seorang anak di bawah umur, terluka, mencari perlindungan, justru dihakimi secara brutal oleh gurunya sendiri.
Yang bikin geram: Kenapa para pelaku masih bebas? Apakah ada upaya tutup kasus berkedok "damai internal"?
Hukum harus bertindak tegas! Pesantren adalah tempat belajar akhlak, bukan arena kekerasan.
Penghasil nikel no.1 dunia
CPO no.1 dunia
Batubara no.3 dunia
Belum sumber daya alam lainnya.
Anehnya 82% biaya operasional negara ini diambil dari rakyat melalui berbagai macam jenis pajak.
Sudah sangat layak negara ini bubar kalau hanya untuk menyusahkan masyarakat.
⚠️‼️ ORANG HILANG ‼️⚠️
💚 Tolong bantu UP & SHARE ya. Nadira masih belum ditemukan. Semua akun media sosialnya deactivate, akun WhatsApp sudah terhapus, dan SIM card diduga sudah dirusak. Hilang tiba-tiba. Mohon bantu sebarkan, semoga segera ditemukan. 🙏🥹
Kita pakai logika akal sehat.
Jika benar ijazah itu ada dan asli,mungkinkah perdamaian dan RJ akan ditawarkan seorang hakim?
Alhamdulillah
Dokter Tifa dengan tegas mengatakan tidak akan meminta perdamaian dan RJ dengan Jokowi.
Sangat jarang ditemukan wanita setangguh ini.
Semangat @DokterTifa
⚠️Sensitive Content ⚠️
🚨 BREAKING: Israel has killed baby Siwar Abu Daraz, not yet one year old, and her mother, Diana, after bombing their displacement tent in Al-Mawasi, Khan Younis southern Gaza Strip.
Siwar was murdered in her mother’s arms during what is being called a “ceasefire.”
🚨 ÚLTIMAHORA: SE FILTRA ESTE VÍDEO QUE MUESTRA QUE COMANDANTES DE LAS FDI ORDENARON EL ASESINATO DE ISRAELÍES SECUESTRADOS EL 7 DE OCTUBRE. ESTO TAMBIÉN SE CONOCE COMO LA DIRECTIVA ANIBAL.
EL MOSSAD NO ENCUENTRA COMO BORRAR ESTE VÍDEO DE LAS REDES SOCIALES.
“My young son, 7, is under the rubble. My 15-year-old daughter is still under the rubble. My whole family is gone. What have they done to you, Netanyahu?”
Palestinian father sobs with pain as he describes the bitterness of displacement.
BREAKING:
Israel is dropping bombs on tents full of civilians in Khan Younis — in the middle of the night as families sleep.
There is no refuge left in Gaza.
TEROR DAN INTIMIDASI TERUS BERLANGSUNG
Saya tidak pernah membayangkan bahwa sebuah niat baik dapat berakhir menjadi beban yang begitu panjang dan berat.
Semua bermula dari sebuah ikhtiar sederhana. Sesama perempuan, sesama ibu, kami membangun sebuah usaha dengan harapan dapat saling menguatkan. Tidak ada niat buruk. Tidak ada keinginan mengambil hak orang lain. Yang ada hanyalah keyakinan bahwa kami bisa bertumbuh bersama.
Lalu pandemi COVID-19 datang.
Seperti jutaan usaha lain di negeri ini, usaha yang kami bangun pun runtuh. Bukan karena kami tidak bekerja keras, tetapi karena keadaan berubah begitu cepat sehingga banyak hal berada di luar kemampuan kami untuk mengendalikannya.
Dalam dunia usaha, untung dan rugi adalah bagian dari risiko yang diketahui semua orang. Namun saya tidak pernah ingin meninggalkan tanggung jawab. Karena itulah saya memilih jalan yang mungkin tidak mudah. Saya tetap berusaha mengembalikan dana yang sudah ditanam sedikit demi sedikit, sesuai kemampuan yang saya miliki.
Saya percaya bahwa integritas bukan diukur ketika hidup sedang mudah, tetapi ketika seseorang tetap memegang janjinya di tengah kesulitan.
Namun perjalanan hidup ternyata membawa saya ke ujian yang jauh lebih berat.
Ketika saya akan maju ujian seminar hasil di suatu pagi malah gelap, tetiba polisi menangkap dan meneror dengan brutal. Kini, ketika saya baru menjalani wajib lapor pertama dan seluruh tim penasihat hukum telah siap menghadapi persidangan yang akan dimulai pada 2 Juli 2026, pada saat yang hampir bersamaan saya kembali menerima penetapan penyitaan apartemen saya, hanya akibat dana usaha kecil-kecilan yang padahal sudah saya cicil sedikit demi sedikit.
Sebagai manusia, saya tentu bertanya dalam hati mengapa berbagai peristiwa besar itu selalu datang tepat pada saat-saat yang sangat menentukan dalam hidup saya. Saya tidak ingin berspekulasi mengenai alasan di balik semuanya. Saya hanya dapat menyampaikan apa yang benar-benar saya alami.
Yang paling berat bukanlah apartemen itu sendiri.
Yang paling berat adalah ketika anak saya, yang sama sekali tidak mengetahui apa pun tentang persoalan orang tuanya, harus membuka pintu rumah dan menyaksikan proses penyitaan itu berlangsung. Sebagai seorang ibu, tidak ada yang lebih menyakitkan daripada melihat anak ikut memikul beban yang bukan miliknya.
Namun saya tidak akan membiarkan semua tekanan itu mengubah siapa diri saya.
Saya tetap percaya bahwa tanggung jawab harus diselesaikan dengan tanggung jawab. Saya tetap percaya bahwa hukum harus dihormati. Dan saya tetap percaya bahwa kebenaran harus diperjuangkan melalui cara-cara yang bermartabat.
Karena itu, kepada seluruh sahabat dan para pejuang yang selama ini berjalan bersama saya, saya ingin menyampaikan satu hal.
Jangan biarkan berbagai tekanan yang saya alami hari ini melemahkan semangat kita untuk terus mencari dan memperjuangkan apa yang kita yakini sebagai kebenaran. Saya tidak meminta siapa pun membela saya sebagai pribadi. Yang saya harapkan hanyalah agar semangat untuk menjunjung kejujuran, integritas, dan keberanian tidak pernah padam.
Saya akan tetap berdiri dengan kepala tegak.
Tekanan boleh datang silih berganti. Cobaan boleh datang bertubi-tubi. Tetapi keyakinan saya tidak akan runtuh.
Selama hati nurani masih memanggil saya untuk memperjuangkan apa yang saya yakini benar, saya tidak akan mundur.
Karena pada akhirnya, sejarah tidak hanya mencatat siapa yang paling kuat menghadapi badai. Sejarah juga mencatat siapa yang tetap memilih berdiri tegak ketika badai itu datang.
Berapa jahatnya berita yang beredar yang tidak sesuai dengan fakta yang sesungguhnya.
Setelah ancaman, teror, bujukan restorative justice, rayuan Rp 50 miliar tidak mempan, sekarang yang dilakukan adalah fitnah mempermalukan, untuk melemahkan mental saya menghadapi Sidang 2 Juli 2026.
Hasbunallah wani"mal wakil
Nimal maula wani'man nashiir.
La haula wala queeata illa billah.
BENDEN NE OLUR DEME…
"Bu videoyu izleyen ve bugüne kadar Filistin hakkında tek bir paylaşım yapmamış olan her sayfa sahiplerine sesleniyorum:
Bu videoyu geçebilirsin, ama bu akşam kafanı yastığa koyduğunda o çocukların çığlığından kaçamayacaksın. Şimdi bir hikaye paylaş ve sessizliğini boz."☝🏼🗣️🇵🇸