Kita ialah dua jiwa yang dirundung resah, didesak โtuk menyerahโmenjelma bagai bilur tanpa darah pun nanah. ๐๐ข๐ฎ๐ช๐ฏ ๐๐ ๐ช ๐ฉ๐ข๐ ๐ข๐ข๐ถ ๐ฅ๐๐จ๐ง๐๐!
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๐๐๐ ๐ผ๐ฟ๐ผ๐๐ผ๐ ๐๐๐๐๐,
Lahir dari kisi-kisi ๐ฑ๐ฆ๐ต๐ข๐ฏ๐จ. Ketika jarak langit dan ๐ฃ๐ช๐ฏ๐ต๐ข๐ฏ๐จ berada di ๐ต๐ช๐ต๐ช๐ฌ ๐จ๐ข๐ฎ๐ข๐ฏ๐จ. Terkenang di antara percakapan ๐ถ๐ด๐ข๐ฏ๐จ, di tepi jalanan yang ๐ญ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ข๐ฏ๐จ.
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
SEBELUM ๐๐๐ง๐ SEMPAT ๐ฃ๐จ๐๐๐ก๐.
Ada yang tumbuh dalam diam, seperti luka yang tak pandai bicara, atau rindu yang tak berani pulang. Sebab ia tak tahu harus mengetuk dari mana.
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
BEBERAPA RUMAH HANYA PUNYA DINDING, ๐๐จ๐๐๐ก ๐ฃ๐๐๐จ๐๐๐ก.
Dan beberapa lelaki, terlalu lama membungkam luka, sampai tubuh mereka yang bicara lebih dulu, lewat bunyi logam menghantam beton pada dini hari yang tak disaksikan sesiapa.
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
SESEORANG PERNAH BERKATA, ๐พ๐๐๐๐ผ ๐ผ๐ฟ๐ผ๐๐ผ๐ ๐๐๐ผ๐๐ผ.
Tapi bagaimana jika yang kau punya hanya keheningan? Maka kasih sayangnya hanya bisa hadir lewat diam, dan luka tetap berbicara lewat benda-beda yang ditinggalkan.
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๐ฝ๐๐ฃ๐๐ฃ๐-๐๐๐ฃ๐๐ฃ๐ ๐๐ฉ๐ช ๐ฉ๐๐ ๐ฅ๐๐ง๐ฃ๐๐ ๐ฉ๐๐ง๐๐ ๐๐ฉ ๐ฉ๐๐๐๐จ ๐๐ ๐๐ฉ๐๐จ ๐ฅ๐๐ ๐๐ฉ ๐๐๐ง๐๐ ๐ฎ๐๐ฃ๐ ๐ฅ๐๐ฃ๐ช๐ ๐๐ข๐๐ง๐๐; 'Saudara' hanya bualan lugas di antara sekelebat bincang yang tak pernah hangat dalam dekap rahim yang sama.
๏ธ๏ธ ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ
PEREMPUAN-PEREMPUAN SEBELUM AKU.
Darah seharusnya tidak meninggalkan noda di bawah mata.
Kepada, DENAYU RADMILA
โSiapa yang senang melukismu hancur? Temukan aku dalam kanvas tak berdosa yang dilahap habis laiknya jamuan neraka.โ
๏ธ๏ธ ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ
โ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๐๐๐ก๐๐๐๐ ๐ฌ๐๐ก๐ ๐๐จ๐๐จ๐ฆ.
Ini bukan cerita pengampunanโini bangkai iman yang membusuk dalam dagingku.
Sebab aku lahir dari luka. Disumpahi sejak napas pertama, disusui oleh amarah, ditatap ibuku seolah aku setan yang tumbuh di rahimnya.
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
โ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๐๐๐ ๐๐จ๐๐-๐๐จ๐๐ yang tidak mencari pengobatโhanya butuh tempat untuk mereka duduk dan diam bersama luka lain di antara nyenyat.
Aku bukan pelabuhan. Tapi malam itu, seseorang kubiarkan menambatkan sepi di mataku.
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๐๐๐๐๐๐๐ ๐ฃ๐๐ฅ๐ ๐ฃ๐๐ก๐๐ข๐ฆ๐.
Pada malam ke-13, Tuhan tak hadir di altar. Yang datang hanyalah bayang-bayang luka, membawa kitab yang ditulis dari serpihan rahim, dan nyanyian sunyi dari daging yang dinodai.
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
DARI LUBUK HATI YANG TERDALAM,
AKU, BINAR ALUNA MARANTIKA
KELINCI PENJELAJAH DUNIA
MEMINTA MAAF!
MAAF! ๐๐ผ๐ผ๐! ๐๐๐๐ ! ๐ ๐๐๐!
แ
แ
แ
KIDUNG nelangsa bertemu dengan nyanyian penuh amarah yang berbahaya.
Baik '๐๐ถ๐ต๐ณ๐ช ๐๐ฆ๐ต๐ข๐ฏ', Si Pencuri Jingga maupun malaikat putih, titisan Wulan mendambakan hal yang sama, yaitu KEBEBASAN.
Melebur, berbaur, terjun ke dalam danau DIRI SEJATI.
แ
แ
แ