Ini sedih sebenarnya.
Bapaknya dulu demo berharap negara lebih baik, anaknya bisa tumbuh di kondisi yang lebih baik.
Eh tahunya anaknya juga harus turun ke jalan dengan alasan yang hampir sama
Pulangkn TNI keBarak! & jadikan Polri sbagai negosiator yg baik&jujur!
Mhsw tdk perlu dhadang & dlarang, biarkan mreka bkumpul di BundaranHI sperti yg drencanakn.
Bawalah Presiden u/bdialog agar pmasalahan rakyat sgera slesai &aktivitas se-hari2 aman & nyaman
"Kita nggak dapat apa-apa, Kak, dari demo ini?"
Kita dapat satu hal yang pasti: kita jadi tahu bahwa yang brengsek itu penguasanya, bukan rakyatnya.
ibu-ibu berdiri di posko logistik, memasak, membungkus makanan, dan memastikan anak-anak yang turun ke jalan tidak kelaparan. Bapak-bapak dengan sukarela menjadi runner, mengantar air minum, obat-obatan, dan kebutuhan lain agar mahasiswa tetap kuat bertahan.๏ฟผ
ditengah kekacauan gini, gapapa bgt kok kalo emg tetep kerja, family time, main game, telfonan sm temen/pacar kalian talking abt happy things, jajan makan enak, jalan2 keluar (even we cant barely get some fresh air bcs of the tear gasses, wear ur mask) to stay sane.
yg penting gak tone deaf dan ngata2in yg lagi merjuangin indonesia fomo, berisik, bikin macet, sok tau, caper dsb nya ya. ini semua juga buat elu.