Ada sebuah turnamen pra musim, Juventus (juara grup) segrup dengan Lazio (Runner-up)
Roma (juara grup) segrup dengan Inter (runner-up).
Semifinal nya
Roma vs Lazio
Juventus vs Inter
Potensi ricuhnya tinggi, panitia memindahkan laga semifinal itu k pulau Sisilia dan tanpa penonton.
Aku dikeluarkan dari arisan keluarga karena dianggap menunggak delapan bulan.
Di grup WA, Bude mengunggah daftar tunggakan. Namaku diberi warna merah dengan total Rp2,4 juta.
Aku langsung mengirim delapan bukti transfer. Semuanya masuk ke rekening Nisa, sepupuku yang menjadi bendahara.
Belum satu menit, dia menelepon.
“Hapus dari grup. Jangan bikin ramai.
Bude bilang rekening Nisa nggak pernah ditetapkan sebagai rekening arisan.
Tapi nomor itulah yang Nisa pasang di pesan grup. Sebelas orang lain juga rutin mengirim ke sana.
Setelah semua bukti dikumpulkan, ada Rp31,8 juta yang nggak pernah masuk pembukuan.
Malamnya Nisa mengaku. Uangnya dipakai membayar gedung pernikahan.
“Setelah akad aku ganti. Tinggal sepuluh hari lagi.”
Besoknya beberapa orang keluarga meneleponku bergantian.
Mereka nggak membahas uangnya. Mereka memintaku diam sampai pernikahan selesai.
Pakde bilang, “Uang masih bisa dicari. Kalau nama keluarga rusak, nggak bisa ditarik lagi.”
Aku membuat rekap semua transfer lalu mengirimkannya kepada seluruh anggota arisan.
Grup langsung sepi.
Arisannya dihentikan. Aku juga nggak lagi masuk grup keluarga.
Undangan pernikahan Nisa tetap dikirim kepadaku.
Di halaman terakhir undangan digitalnya ada nomor rekening untuk hadiah.
Nomornya sama dengan rekening tempat uang arisan kami hilang.
cc : rgjan03
Lo transfer uang ke nomor yang salah. Rp5 juta. Langsung panik. Hubungi bank. Bank bilang: "Maaf Pak, kami tidak bisa tarik paksa dana dari rekening penerima." Lo lemas. Padahal ada prosedur resmi yang hampir nggak ada yang kasih tau nasabah untuk situasi ini. Dan prosedur itu bisa selamatkan uang lo.
Yang pertama harus lo lakuin dalam 30 menit pertama: Hubungi call center bank lo segera. Minta pemblokiran rekening tujuan atas dasar salah transfer. Bank punya kewenangan untuk memblokir rekening penerima sementara sambil proses investigasi berjalan. Tapi ini hanya bisa dilakukan kalau lo lapor cepat. Makin lama lo tunggu, makin besar kemungkinan uangnya udah dipindah oleh penerima.
Yang jarang diketahui: ada dasar hukumnya. Salah transfer itu bukan kehilangan uang yang harus lo ikhlasin. Dasar hukumnya: KUH Perdata pasal 1359 tentang pembayaran yang tidak diwajibkan. Uang yang masuk ke rekening orang lain karena salah transfer itu bukan hak penerima. Penerima yang tidak mengembalikan uang salah transfer itu bisa dijerat pasal 85 UU Nomor 3 Tahun 2011 tentang Transfer Dana. Ancaman pidana: penjara maksimal 5 tahun atau denda maksimal Rp5 miliar.
Prosedur resmi yang bisa lo lakukan: Pertama: lapor ke bank lo dengan membawa bukti transfer. Minta surat konfirmasi salah transfer dari bank. Kedua: bank lo akan menghubungi bank penerima untuk koordinasi pemblokiran dan pengembalian dana. Ketiga: kalau penerima kooperatif, dana dikembalikan dalam 14 hari kerja. Keempat: kalau penerima tidak kooperatif, lo bisa lapor ke polisi dengan membawa surat konfirmasi dari bank sebagai bukti.
Yang perlu lo siapin sebagai bukti: Screenshot bukti transfer dengan nominal, waktu, dan nomor rekening tujuan. Mutasi rekening yang menunjukkan debet dari rekening lo. KTP lo sebagai pelapor. Semakin lengkap dokumen lo, semakin cepat proses penyelesaiannya. Jangan tunggu sampai besok. Kumpulkan semua bukti hari itu juga.
Yang juga jarang diketahui: transfer ke nomor yang salah lewat mobile banking itu ada perlindungannya. Bank Indonesia punya regulasi yang mewajibkan bank untuk membantu nasabah dalam kasus salah transfer. PBI Nomor 23/6/PBI/2021 tentang Penyedia Jasa Pembayaran itu mengatur kewajiban penyedia layanan untuk membantu penyelesaian transaksi yang bermasalah. Lo berhak minta bank untuk aktif membantu, bukan cuma bilang "kami tidak bisa."
Kalau transfer lo ke rekening penipu bukan salah transfer: Prosedurnya berbeda tapi tetap ada harapan. Lapor ke polisi dulu untuk dapat nomor laporan polisi. Lapor ke BPKN (Badan Perlindungan Konsumen Nasional) lewat https://t.co/4saBP7SuDE. Lapor ke OJK lewat https://t.co/ji2apoJgV0. Lapor ke Kominfo untuk pemblokiran nomor rekening penipu lewat https://t.co/3c6Qe1zI2k.
https://t.co/M0UxgLuJEH itu tools penting yang hampir nggak ada yang tau. Website resmi Kominfo: https://t.co/3c6Qe1zI2k. Lo bisa cek apakah nomor rekening yang mau lo transfer sudah pernah dilaporkan sebagai rekening penipu. Dan lo bisa laporkan rekening penipu di sana. Sebelum transfer ke rekening siapapun yang baru lo kenal, cek dulu di sana. 5 detik. Bisa selamatkan jutaan rupiah.
Modus salah transfer yang perlu lo waspadai: Ada modus di mana seseorang sengaja transfer ke rekening lo lalu minta dikembalikan ke nomor yang berbeda dengan dalih "itu nomor rekening saya yang baru." Jangan kembalikan ke nomor yang berbeda. Kembalikan hanya ke nomor rekening asal yang transfer ke lo. Modus ini sering dipakai untuk money laundering. Dan lo yang bisa tersangkut masalah hukum.
Kalau lo jadi penerima transfer yang salah dan nggak mau masalah: Jangan gunakan uangnya. Sama sekali. Hubungi bank lo dan beritahu bahwa ada dana masuk yang bukan hak lo. Minta bank untuk memfasilitasi pengembalian ke pemilik aslinya. Menggunakan uang salah transfer yang lo tau bukan hak lo itu bisa dijerat hukum yang sama dengan pencurian.
Satu hal yang paling penting dari semua ini: Simpan semua bukti transaksi digital lo. Bukan cuma screenshot yang bisa hilang kalau HP rusak. Bukti transfer itu dokumen yang lo butuhkan kalau ada sengketa finansial. Dan sengketa finansial itu nggak ada yang ngasih peringatan kapan datengnya.
cc : solusinyata_
Flashback moment ketika Raditya Dika ngobrolin gimana cara tidur ketika lagi ngga bisa tidur bareng ahli tidur Vishaldasani.
Radit: Ehh ngga bisa tidur dari jam 2 pagi, lalu tiap kali rebahan ngga tidur tidur, jadi yang dilakukan bangun?
Vishaldasani: Oke, jadi gini kalau dalam ranahnya CBT INSOMNIA yang disaranin adalah kalau misalnya dalam 15 menit kita ngga bisa tertidur yang disaranin adalah bangun daritempat tidur. Tujuannya adalah kita tidak mau mengasosiasikan tempat tidur sebagai tempat dimana kite stres, karena otak itu bisa belajar.
Radit: Wow..
Vishaldasani: Kita dikasur lama eh kita rebahan diatas kasur tapi ngga bisa tidur, lama kelamaan otak akan mengasosiasikan kasur ini sebagai tempat untuk stres, worry, cemas dan akhirnya engga bisa tidur. Nah dengan adanya setelah 15 menit kita bangun dari kasur, ituakan memutus rantai tersebut atau memutus hubungan tersebut. Dan kita pindah ketempat lain, kita melakukan sesuatu yang relaxing atau yang boring dan biartkan rasa ngantuk itu datang kembali. Karena memang akan datang, nah pada saat rasa ngantuk itu dateng biarkan itu yang membimbing kita untuk kembali kekasur, coba lagi 15 menit seperti itu. Itu kalau diisi BTI namanya stimulus kontrol terapi.
Radit: Waaww, tentu ketika keluar dari kasur itu kegiatan yang kita coba lakuin untuk memancing tidur jangan sesuatu yang sifatnya berat kan? which is exercise engga dong?
Vishaldasani: Engga mau baca buku boleh, mau dengerin podcast boleh yang pasti jangan main game Karena menstimulasi.
Radit: Oke-oke yang salah itu kalau kitar tidur dong, tidur dong itu makin ngga bisa tidur.
Vishaldasani: Makin ngga bisa, semakin dipaksa semakin ngga bisa.