Tau gak kenapa kamu sesakit itu? Karena perasaan kamu itu tulus. Gak ada strategi, gak ada perhitungan, kamu cuma sayang dan memberikan semuanya dengan hati yang terbuka. Tapi ternyata semua itu jatuh ke tangan orang yang gak tau cara menghargainya.
“Teruslah mekar di mana pun takdir menjatuhkanmu. Sebab setiap tanah yang kau pijak mengajarkanmu untuk tumbuh dan terus menguat. Berdamailah dengan apa yang tak bisa kau ubah, karena mungkin di sanalah Tuhan sedang menuntunmu menjadi seseorang yang lebih kuat dan matang.”
Sebab sebagian perjalanan tidak harus di publikasikan. Bukan karena ingin tertutup hanya karena tidak ada yang hasut sehingga dapat terealisasikan dengan baik. Jika mission complete boleh boleh saja diceritakan sebagai bentuk tahaduts bin nikmah.
Fakta Psikologi
Jangan pernah ngajarin seseorang yang alami anxiety disorder, introvert, atau masalah kesehatan mental buat terus bersabar, karena mereka udah cukup mahir dalam hal itu.
Tapi ajarin mereka buat ngungkapin perasaannya, karena mereka udah terlalu sering nahan semuanya sendiri dan ngerasain sakitnya dalam diam.
Jatuh hatilah pd perjalananmu. Mungkin kau harus tertatih-tatih untuk menjadi kuat. Sebab, beberapa bunga justru tumbuh lebih indah di antara tebing tinggi, curam, dan menakutkan. Percayalah, keindahan lahir dari keteguhan hati yang memilih terus tumbuh, meski jalan terasa berat.
Pada serpihan rencana yang telah rumpang, aku mengerti, sehebat apa pun rencana kita, tetap harus ada ruang untuk ikhlas didalam. Sebab takdir sering membawa kita menuju arah berbeda. Tuhan tidak menunda, melainkan menata.
Dulu kalau sesuatu tidak berjalan sesuai rencana, aku kecewa.
Sekarang aku lebih sering berkata:
“Kalau memang bukan untukku, ya sudah.”
Aku cuma sadar bahwa memaksa kenyataan mengikuti keinginan adalah cara paling melelahkan untuk menjalani hidup.
Tan Malaka said :
"Hukum alamnya manusia = terbentur, terbentur, terbentur, terus terbentur, lalu terbentuk. Karakter yang kuat tidak lahir dari kemudahan, melainkan dari proses panjang menghadapi berbagai kesulitan."