dear cewek, cobain deh pacaran sama laki2 yang klo berantem ga ada niatan untuk nyelesain masalah atau minta maaf, tapi dia malah ngediemin dan besoknya menyapa seperti tidak terjadi apa-apa.
Dulu akh LDRan sama pacar. Aku di Jawa, dia di Sumatera. Suatu malam aku lagi stres berat, kerjaan numpuk, badan juga mulai sakit. Aku cuma chat dia, "Aku capek banget, pengen tidur aja." Jam 11 malam dia telepon. Suaranya pelan, sedikit serak. "Tidur yang nyenyak ya," katanya. "Besok cerita lagi." Besok paginya aku bangun, ada pesan suara dari dia. Panjangnya 45 menit. Di rekaman itu, dia bacain buku favoritku dari halaman pertama.
Sesekali dia berhenti, batuk pelan, atau bilang, "Maaf ngantuk, ini halaman 24 ya..." Kadang dia salah baca nama tokoh, lalu dia ulang sambil ketawa kecil. Dia bilang di akhir rekaman, "Aku nggak bisa peluk kamu dari sini. Tapi mudah-mudahan suaraku bisa jadi selimut buat kamu." Aku nangis di kamar kos jam 6 pagi.
Jangan merasa egois mintalah bahagia untuk dirimu
“Ya Allah di tahun ini , bahagiakanlah hatiku seluas luasnya. Angkatlah derajat ku sebagai seorang anak. Jadikanlah tanganku ‘tangan emas’ apa yang ku pegang jadi jadi rezeki, apa yang kuurus menjadi berkah, dan jauhkan aku dari rasa lelah yang sia-sia.”
"iyaa sayangg"
"kenapaa sayang?"
"ini aku otw ya sayangg"
"love u sayangg"
"sayanggg"
bahkan kalo berantempun tetep manggil "sayangg"
"SAYANG" IS THE MOST BEAUTIFUL, SOFT, SWEET, and romantic word that has been spoken😋✨💖