harga hp 5 juta
harga laptop 12 juta
harga motor 25 juta
harga mobil 250 juta
harga rumah 600 juta
umroh 30 juta
haji 87 juta
nikah 50 juta
gaji: umr 3-5 juta😭😭😭😭😭😭😭😭
prabs: "saya termasuk susah kasih nilai"
"nilai 100 milik Yang Maha Kuasa"
"nilai 99 milik presiden Republik Indonesia"
prok prok prok 👏👏👏
"97 dimiliki oleh DPR RI"
"aaa jadi tadi berapa itu. DPR 98 ya?"
the rill abis ngomong lupa apa yg diomongin
Jadi nanti proses bisnisnya:
- pemasok MBG harus jual lewat Kopdes
- Kopdes ambil margin
- dapur MBG beli dari Kopdes
Rantai distribusi makin panjang, biaya bertambah, menu makin dihemat, kualitas makanan menurun, dan risiko keracunan ikut meningkat.
Sebuah ide brilian 👍
Mengingatkan kalau kembali ke UUD 1945 sebelum diamandemen maka:
1) Tidak ada batasan periode presiden. Ingat Sukarno dan Suharto.
2) Tidak ada Pemilihan Presiden langsung. Mesti via MPR.
3) Tidak ada Mahkamah Konstitusi yang menguji Undang-undang buatan DPR terhadap UUD 1945.
4) Segala batasan kekuasaan Presiden hasil reformasi hilang.
seperti biasa, bukan pemerintah kita namanya kalau ga jago bersilat lidah
kepala BGN:
"saya dicibir di sosmed krn ngomong makan telur banyak bikin bisulan"
"saya tau itu keliru tapi saya sengaja bilang kaya gitu untuk memancing gemuruh agar ahli gizi memberi edukasi yg benar"
Dulu standar kecerdasan adalah Prof. Dr. Ing. B.J. Habibie yg lulus Doktor Summa Cumlaude di Jerman.
Skrg, standarnya adalah Bahlil Lahadalia (kata Pak Prabowo) yg kampusnya tdk jelas dan ketahuan ngejar Doktor lewat jiplakan Desertasi.
Berkat postingan Jessica Mila, Merdioct, Yakup Hasibuan, dkk liburan di Labuan Bajo yang seharusnya ada LARANGAN dr Pemerintah karena "cuaca buruk"
Per-hari ini tiba2 Pulau Komodo DIBUKA kembali.
Mantap Jessica Mila dkk, bisa merubah cuaca Labuan Bajo yaa ORDAL nya 🥰😍✨️💕
Hari ini rumah gue didatengin sensus ekonomi 2 orang.
👩🏻 (gue)
🗣️ (orang sensus)
🗣️ : “Assalamualaikum, permisi Bu, kami dari sensus mau ngedata warga.”
(NGOMONGNYA SENSUS DOANG TU AWALNYA)
👩🏻 : “Wa’alaikumsalam, oh iya, ada yg bisa dibantu?”
🗣️ : “Iya Bu, kami mau ngedata di sini yg tinggal berapa orang?”
👩🏻 : “4 orang, ada saya, suami, anak, sama ART.”
🗣️ : “Oh, boleh minta KK-nya Bu?”
👩🏻 : (Gue ngasih unjuk softfile KK lama, yg cuma gue berdua doang sama suami.)
🗣️ : “Anaknya belum masuk KK, Bu?”
👩🏻 : “Udah, tapi yg ter-update ada di suami saya.”
🗣️ : “Oh yaudah, nanti minta nama anak sama tanggal lahirnya aja ya Bu. Oh ya, ibu/bapak ada usaha?”
👩🏻 : “Ga ada. Tunggu deh, ini sensus penduduk? Apa hubungannya nanya2 punya usaha apa enggak?”
🗣️ : “Oh iya, kami dari sensus ekonomi, Bu. Buat data perekonomian penduduk untuk perhitungan statistik ekonomi.”
👩🏻 : “Oh gitu.”
(Jawab simpel karena gue mau tau pertanyaan apa lagi yg bakal keluar.)
🗣️ : “Pendapatan rumah tangganya per bulan berapa, Bu?”
👩🏻 : “Kalo saya gamau jawab gimana? Karna pendapatan rumah tangga itu privasi.”
🗣️ : “Iya Bu, tapi tetap harus dijawab karna untuk pendataan statistik perekonomian untuk nanti akan ada kebijakan.”
👩🏻 : “Iya, saya gamau jawab, karna privasi rumah tangga.”
🗣️ : (Dia diskusi sama temannya.) “Oh yaudah gapapa Bu, tapi ibu bersedia menjawab pengeluaran rumah tangga per bulannya berapa?”
👩🏻 : “Gamau juga, privasi juga ya Mbak. Pendapatan & pengeluaran ga akan pernah saya infokan ke siapapun.”
Lalu mereka cabut karna gue gamau jawab pertanyaan mereka.
Idup di negara dengan pemimpin tikus semua. Gue secara sadar gamau bagi informasi, apalagi soal perekonomian rumah tangga dengan iming2 untuk membuat kebijakan.
UDAH TRUST ISSUE SAMA NI NEGARA KALO UDAH BERHUBUNGAN SAMA DUIT 😭🫵🏻
Menurut kalian, kalau didatengin sensus seperti ini, kalian bakal jawab semua pertanyaannya atau pilih nggak memberikan data soal pendapatan & pengeluaran? 😭
gimmick bgt pengen ganti buku-buku sekolah pake alasan kertasnya jelek dan tulisannya terlalu kecil 🤣😹
sudah pd lupa kah kalau pak presiden (dan adiknya) punya investasi yg sangat sangat sangat besar di pabrik kertas! 😁
dulu awal 2000an (setelah dipecat dari militer), pak prabs membeli sebuah pabrik kertas raksasa di kalimantan yg kemudian diberi nama "kertas nusantara".
perusahaan ini dulunya milik bob hasan, koruptor kelas hiu martil di era orba, luas asetnya lebih dari 3rb hektar, dan punya ijin konsesi hutan tanaman industri (HTI) utk mengelola & memanen kayu2 di hutan kalimantan.
waktu itu, utk membeli perusahaan itu, pak prabs butuh dana fantastis: 1.8 triliun rupiah.
pak prabs memakai uang pinjaman dari bank mandiri, dan dibantu oleh pak jusuf kalla dalam proses pengajuan pinjamannya.
sbg catatan, pinjaman raksasa ini pernah dianggap bermasalah dan pernah disidik oleh kejagung atas dugaan tindak pidana penyuapan, tapi kemudian dihentikan kasusnya.
apesnya buat pak prabs, investasi jumbonya ini juga tidak berjalan sesuai harapan.
bisnis tdk berjalan lancar, dan pak prabs mulai kesulitan melunasi pinjaman bank. untungnya beliau punya adik baik hati yg cuannya melimpah ruah dari hasil berbisnis minyak di kazakhstan. pak hashim datang menjadi penyelamat dan menalangi semua pinjaman.
sampai sebelum pilpres 2024, kondisi pabrik ini sebetulnya masih memprihatinkan, pernah terancam pailit, banyak pekerjanya yg diberhentikan, dan mati suri.
tapi sekarang, sepertinya kondisi akan segera berubah. pak prabs dan adiknya sudah menginvestasikan dana yg sangat besar di sini, maka inilah saatnya mengembalikan kejayaan kertas nusantara! 😬👍🏻
Tempo ni dah berapa kali info ordalnya valid. Tapi ada satu orang yg berapa kali disebut disini (pernah jadi laporan investigasi juga) tapi jarang diulik saking "bahayanya".