REMINDER!!
Buat siapapun yang lagi mau puter balik, tolong lebih diperhatikan lagi sekitarnya supaya tidak terjadi hal seperti yang ada di video ini.
Kecelakaan ini terjadi di Kota Madiun, 13 Mei 2026 di jalan Soekarno-Hatta pada pagi hari. Korban akhirnya dilarikan ke RSUD dr. Soedono karena mengalami luka-luka.
cr: Arus Laju
Minggu pagi, 26 Juli 2026, dilaporkan bentrokan dua kelompok massa di Jalan Matraman Dalam, Menteng, Jakarta Pusat. Tepatnya Jalan Tambak arah ke Manggarai. Mohon berhati-hati.
Kronologi berdasarkan info warga : Sejumlah pria diduga berasal dari daerah Indonesia Timur, makan nasi uduk dalam keadaan mabuk. Lalu mereka diduga tidak membayar dan justru malah merusak dagangan nasi uduk milik seorang Ibu. Akhirnya, warga sekitar emosi dan marah hingga terjadilah bentrokan.
🚨Dua pelajar berseragam sekolah berkelahi, hingga salah satu dari mereka KO terkena tendangan...
semogah kalian nanti bisa jadi Fighter hebat ya dek ya🤣🤟🇮🇩
.
.
.
.#teenager#indonesiataksuram#fight#MMA#LaVeladaDelAño6
Dihajar Massa Usai Bawa Kabur Mobil & Ani4ya Anak di Sampit, MRA Resmi Tersangka‼️
Nekat bawa kabur Honda Brio berisi anak kecil, MRA (26) akhirnya resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polsek Ketapang atas dugaan pencurian dengan kekerasan (curas).
📌 Ringkasan Kejadian:
Kejadian: Korban (M. Sapran) mampir ke toko sembako di Jl. DI Panjaitan, Sampit. Mobil diparkir dengan anak masih di dalam.
Aksi Bawa Kabur: pelaku mendadak membawa kabur mobil tersebut hingga sang anak berteriak dari dalam.
Aksi Heroik: Korban mengejar, bergelantungan di pintu hingga terseret beberapa meter, lalu berhasil masuk dan tarik rem tangan!
Penganiayaan: Selama mobil melaju, tersangka diduga sempat menganiaya anak korban.
Main Hakim Sendiri: Usai mobil berhenti, MRA sempat dihajar warga yang emosi sebelum diserahkan ke polisi.
⚖️ Status Hukum
MRA kini dijerat Pasal 479 UU No. 1/2023 (KUHP) tentang pencurian dengan kekerasan. Kasus masih dalam proses penyidikan oleh Polsek Ketapang.
💬 Gimana pendapat kalian soal aksi nekat pelaku ini? Tulis di kolom komentar!
Un hombre adulto golpea a una niña en la cara, dejándole un ojo morado. El padre llega y convierte al tipo en una obra de arte moderno en el pavimento.
¿Actuó bien el padre?
Fallece persona atropellada en carretera a Colima, Tlajomulco
La madrugada de este día, alrededor de las 5:30 am, se reportó al 911 una persona atropellada sobre la carretera Guadalajara-Colima, a la altura del fracc. Casa Fuerte, en dirección a Las Cuatas.
Policías de Tlajomulco y servicios médicos confirmaron el deceso. Debido a las condiciones del accidente, no fue posible identificar a la víctima en el lugar.
Fiscalía de Jalisco ya revisa cámaras de seguridad de la zona para dar con el o los vehículos responsables.
El Servicio Médico Forense realizó el levantamiento correspondiente.
Conduce con precaución. Reporta cualquier incidente al 911.
#Tlajomulco #SeguridadVial #Jalisco #CarreteraAColima
❗ JUST NOW : 😭😭A thief stole motor parts from a mechanic work shop ..and after several beating and punishment ..he was ha*ged to de@th.. what is going on in our country
Viewer discretion is strongly advised. 💔💔💔
Just in: A young man has reportedly been found along a road in Aba abia state, brutally killed and dismembered.
The identities of those responsible are yet to be established. 😭😭😭😭
This is zoological Nigeria 🇳🇬 where you are not safe
A country that has over 250 million people and is being ruled by one person 🧍 isn’t that insane
You are all cowards to keep a drug lord in the seat 💺 thinking he will protect you all. Divide the country or keep dying with Tribalism https://t.co/T709X6IdDl
🚨#BREAKING: Absolutely HORRIFYING footage has emerged from a "teen takeover" in North Charleston SC.
It appears that a White female police officer was severely BEATEN by a mob of Black teens... including with what appears to be a Roman Candle.
This is hard to watch.
seorang remaja berinisial AF (16), warga Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, meninggal dunia setelah menjadi korban pembacokan di Jalan Raya Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jumat (3/7/2026) dini hari.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, sebelum kejadian korban bersama tiga rekannya diketahui baru saja melakukan transaksi cash on delivery (COD) untuk membeli sebilah celurit di wilayah Kabupaten Subang.
Saat melintas di Jalan Raya Campaka, rombongan korban diduga dipepet enam orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor. Setelah sempat terjadi cekcok, korban kemudian dibacok, diduga menggunakan celurit yang baru saja dibelinya.
Akibat luka bacok yang dideritanya, korban meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RSUD Bayu Asih Purwakarta. Peristiwa tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga.
Suasana haru menyelimuti kamar jenazah RSUD Bayu Asih saat keluarga mengetahui korban meninggal secara tragis. Pihak keluarga mengaku tidak mengetahui identitas maupun motif para pelaku dan berharap kasus ini segera terungkap.
Identitas para pelaku telah dikantongi dan saat ini masih dalam proses pengejaran. Polisi juga masih mendalami motif penyerangan serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti guna mengungkap secara utuh kronologi kejadian.
⏏️APA ITU POLIKISTIK HATI?
Penyakit hati polikistik (PLD) disebabkan oleh mutasi genetik yang diturunkan dalam keluarga. Kelainan ini memicu pertumbuhan beberapa kantung berisi cairan (kista) di dalam jaringan hati. Selain itu, peningkatan hormon estrogen dapat memicu pertumbuhan kista lebih lanjut.
Secara rinci, penyebab dan faktor pemicu kondisi ini meliputi:
• Mutasi Genetik Bawaan: Kondisi ini utamanya terjadi karena kelainan bawaan yang mengganggu pembentukan saluran empedu sejak masa embrio. Seringkali, penyakit ini diwarisi bersamaan dengan penyakit ginjal polikistik (ADPKD).
• Hormon Estrogen: Hormon wanita ini diketahui dapat mempercepat pertumbuhan kista. Oleh karena itu, penggunaan terapi sulih hormon dan pil KB dapat memperburuk kondisi.
• Riwayat Kehamilan: Memiliki riwayat kehamilan lebih dari sekali juga dikaitkan dengan peningkatan ukuran serta jumlah kista pada penderita karena fluktuasi hormonal.
Sumber : Halodoc
“I have seen much footage over the past weeks that will be seared into my mind forever, but there is one sight I keep seeing when I try to sleep.
A terribly injured civilian – bloodied, yet alive – laying on the ground,
And a Hamas savage screaming Allahu Akbar repeatedly pummels the man’s neck with a garden hoe to decapitate him.
The man on the ground is an agricultural worker from Thailand.
He is not Israeli.
He is not Jewish.
He was merely alive, trying to make a living for his family.
But he was decapitated with a blunt gardening tool.”
- Israel’s Ambassador to the United Nations, Gilad Erdan, addressing the UN General Assembly https://t.co/wk9H1RCGnH
रेसिंग के आड़ में मौत का खेल!😱💔💔
उम्मीद है कि लड़की सुरक्षित हो। 🙏😭😭😭
अगर किसी की जान को कुचलकर रेस जारी रखी जाती है, तो यह खेल नहीं बल्कि शर्मनाक अपराध है!
مهاجر جزائري في أسبانيا 🇪🇸 يفعل ما لا يتخيله العقل في وضح النهار ‼️
🚨 التاريخ الدموي للجزائريين عبر العصور! 🩸
من أيام القراصنة البربر اللي كانت الجزائر قاعدتهم الرئيسية، وكانوا بيغيروا على سواحل أوروبا ويسبوا أكتر من مليون أوروبي (رجالة وستات وأطفال) ويبيعوهم عبيد في أسواق الجزائر وتونس وطرابلس.
وبعدين حرب الاستقلال (1954-1962) ضد فرنسا، اللي استخدم فيها الجزائريين (الجبهة الوطنية للتحرير) التفجيرات والإرهاب في المدن، وخلّفت مئات الآلاف من القتلى من الجانبين في مذابح وتعذيب متبادل.
والأسوأ العشرية السوداء في التسعينات: حرب أهلية وحشية بين الدولة والج��اعات الإسلامية المسلحة الجزائرية، قتلت حوالي 150-200 ألف شخص، و��يها مذابح جماعية مرعبة ضد المدنيين (زي مذابح بن طلحة ورايس وبني مصطفى) اللي فيها ذبح واغتصاب وتقطيع أوصال بالمئات في ليلة واحدة.
تاريخ مليان دم وعنف ومذابح… مش هينساه أحد.
#تاريخ_الجزائر #العشرية_السوداء #حرب_الاستقلال #تاريخ_دموي
A woman and her three daughters were killed in an attack at their rented home in Lakshmipur’s Raipur upazila yesterday by Antar Mazumder, a member of the extremist organization ISKCON.
The victims were identified as Shahinur Begum, 38; her eldest daughter Saima Akter, 21, who recently passed her HSC exams; Ikra Akter, 17, a college student; and Shifa Akter, 9.
Police stated that Antar entered the residence with a sharp weapon and attacked Shahinur and her three daughters, leaving them critically injured.