MBG >> Bocor
KDMP >> Bocor
Sekolah Rakyat >> Bocor
Smartboard TV >> Bocor
Perjalanan ke Luar Negeri >> Bocor
Bagian mana yang dilawan kebocoran?
Menyapa kawan2 dunia maya kecuali Andri Mulyono, Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal, pemenang pengadaan motor listrik BGN yg baru saja jadi tersangka..
Hebat ya Sony Sonjaya? Asep Yusup Sumantri yg jelas2 jadi tangan operatorya dalam mengatur jual beli titik SPPG tidak pernah disebut namanya, tetapi malah meyeret2 nama2 besar agar kasus korupsinya beralih jadi perang opini publik, sehingga dia jadi pahlawan
Memilukan
Di era orang ini berkuasa
Ekonomi hancur
Hiper inflasi 650%
Kelaparan di mana mana .
Orang ini
Pesta glamour mengundang selebritis Hollywood
Lucunya
Orang ini TERIAK
Pembela marhaen atau rakyat jelata.
Lah
Dia berpesta dengan produk
Kapitalis
Tertipu 😀
Apakah Kejagung mendahului KPK untuk alasan tertentu? Atau KPK sedang buat alasan untuk tidak kehilangan muka karena dianggap lembaga tidak berguna?
Parah juga,.. Itu KDMP masih ada. Kita yg bukan penegak hukum saja tahu dan nyata melihat kerugian negara di KDMP. Koq KPK buta?
Kejaksaan sebaiknya sesegera mungkin menangkap Ary Santoso, Staf Khusus Kepala BGN, yg telah memaksa PPK disana agar proyek pengadaan seragam KaSPPG se-Indonesia dimenangkan oleh salah satu vendor saja.
Cc: @KejaksaanRI
Naniek S Deyang ini lebih bertanggung jawab dibanding Ratna sendiri. Dialah otak dibalik hoax kisah penganiayaan Ratna. Dialah yg secara terencana menceritakan secara detail kisah bohong tersebut sehingga publik percaya seolah2 itu kejadian beneran
Menkeu itu harus seorang yg terukur dan hati2 bicaranya sehingga segala pernyataannya bisa meyakinkan pasar, bukan banci panggung apalagi influencer wannabe.
Lebih tepat kongkalikong menjadi antek asing yg membuat orang2 Indonesia tersingkir di tanahnya sendiri krn banyaknya orang asing yg bisa berbisnis dan bekerja di Indonesia dgn begitu mudah tanpa syarat2 imigrasi yg ketat, cukup bayar jatah preman saja.
https://t.co/MFRIsM0HOD
SUDAH LAMA KITA TERHIBUR OLEH KELUCUAN BANTENG YG KELABAKAN KRN KANDANGNYA BERANTAKAN SAMPAI LUPA BAHWA ADA TOKOH BESAR PDIP YG DISEMBUNYIKAN.
DIMANA KAH HARUN MASIKU DISEMBUNYIKAN MEGAWATI ??
MASIH HIDUP ATAU SUDAH MATI ?
BGN itu dibentuk atas permintaan Presiden terpilih Prabowo, untuk melancarkan tinggal landas Program MBG.
Aneh saja, mas ini akademisi, nalarnya ndak jalan. Untuk apa Presiden yang mau berakhir jabatan hitungan bulan membentuk Badan Baru yang bukan programnya.
Ngapain pula MBG dihentikan. Program ini bagus koq, memang harus diakui buruk implementasinya, ditambah orang2 yg ditunjukan tidak kompeten, sehingga design sistem yg dibentuk buruk, banyak celah kebocorannya.
Ditambah terlalu mengejar target STATISTIK yang bombastis, tanpa akuntabilitas dan Transparansi yang baik.
Tinggal diperbaiki, yang bahlul dipecati.
sama ya pendapat pakar Hukum Administrasi Negera FH UI dengan saya. Pasal 3 ayat (3) itu paling tegas melarang.
Teddy memang kepalanya ndak ada isinya, heran pak Prabowo kenapa percaya dia ya? Apa karena ndak ada isi kepalanya?
Hmmm
Politik-politik. Mestinya bepolitik dgn akal sehat, hati bersih.
Saking bencinya arek2 ini ke Pak Jokowi, mereka tuduh Dadan ini orang Jokowi. Alasannya dia dilantik jadi Kepala BGN di era Jokowi (Agus 2024).
Bahlul bahlul, Presiden sudah ganti, dendam masih ke Jokowi. 😂
Pak Dadan ini justru orang dekat pak Prabowo. Sering main ke Hambalang sejak Pak Prabowo belum jadi Presiden. Jadi tim pakar Pak Prabowo juga.
Justru beliau ini dititipkan untuk dilantik sebagai Kepala BGN di era akhir Pak Jokowi untuk mempersiapkan program MBG.
Makanya uji coba MBG sebelum pak Prabowo dilantik sebagai Presiden sudah dilakukan di Bogor, karena sudah ada BGN.
Konsep Central Kitchen swasta yang bahlul itu, ya dari isi kepala beliau. Tebal kajian saya dan tim, bahwa ini konsep ngawur dan bahaya bagi kedaulatan negara dalam program layanan publiknya ke depan. Serta tentu potensi korupsinya besar sekali. Bocor, bocor, bocor.
Sekarang orang ndak tahu diri ini sudah dipecat. Kebaikan Presiden Prabowo dibalas dengan air tuba. Ya rasakan lah.
Begitu dulu... semoga IHSG sesi kedua membuat pak Pur sedikit lega. Atau makin syok? 🤣