Ahmad Mursidi tabrak kerumunan anak SD 30 April 2026.
2 tewas: Tubagus Muhammad (10 tahun) & pedagang Dewi Handayani.
7 luka-luka.
Ditetapkan tersangka 11 Mei.
Keluarga korban tolak damai.
Eh, 15 hari kemudian ,26 Mei , Bupati Pandeglang malah melantiknya jadi Staf Ahli Bidang HUKUM.
Tersangka pidana.
Ahli hukum.
Bupatinya bilang "tidak tahu dia sudah tersangka."
15 hari, dan lo gak tahu?
Di sini, punya jabatan bukan cuma privilege , itu tameng hukum.
Kenapa Tuntutan Jaksa di Kasus Nadiem ini Gk Masuk Akal?
Ayo kita bandingkan
Harvey Moeis
• Kerugian negara 300T
• 20 tahun penjara
Pak Nadiem Makarim
• Kerugian negara 2,2 T
• 27 tahun penjara
Asli udah pesimis banget sama negara ini
hai kenalin aku jg korban
kekerasan anak HMT ITB ‘24. Berat untuk ngucapin ini semua tp dgn banyak juga dukungan dari orang sekitar dan maraknya kasus
Kekerasan yang dilakukan oleh mahasiswa apalagi degan kampus"
TOP PTN @HMT_ITB@itbofficial@ppk_itb
A girl who hangs around with “hoes” is automatically a “hoe” but men who hang around with abusing, manipulative, rapist friends & all of a sudden it’s “not their business”
Pick a script and stick to it.
Kenapa rape jokes & obrolan yg melecehkan GA BOLEH walaupun di trongkrongan inti?
1. Menormalisasi kekerasan seksual
2. Membentuk cara berfikir, awal nya sekedar obrolan, lama-lama itu bisa jadi kebiasaan ketika memandang perempuan
3. Mengobjektifikasi perempuan
4. Echo chamber
“Diam berarti consent”
kalimat yang diketik oleh pelaku KS FH UI. di dalam chat tersebut, pelaku membawa UU Nomor 30 Tahun 2014, itu UU Administrasi.
terus dia juga bilang, “kalau gugatan nggak dijawab, dianggap diterima.” terus akhirnya jadi banyak pertanyaan di publik , “emang iya, ya?”
tentu aja itu argumen keliru dan berbahaya sih. karena pelaku mencampuradukkan konteks administrasi sama persoalan relasi interpersonal.
“diam berarti setuju” itu nggak berlaku dalam konteks kekerasan seksual. terus rujukan pake uu administrasi juga gak relevan bejir. intinya, semua konteks hukum di chat itu malah ditwist dan dijadiin jokes seksual.
pelaku jelas menggunaan analogi yang salah kaprah sampe org org di publik menanyakan kebenaran soal analogi hukum tsb. dia juga menyalahgunakan istilah hukum buat ngasih kesan legitimasi.
malu ah😭🙏🏻
PELECEHAN SEKSUAL TERHADAP 7 DOSEN ‼️‼️‼️
TELAH BEREDAR PERCAKAPAN ANTARA IRFAN KHALIS (lagi), RAFI MUHAMMAD, DIPATYA SAKA WISESA, MUNIF TAUFIK, DAN SIMON PATRICH BUNGARAN PANGARIBUAN
BYSTANDER:
MUHAMMAD KEVIN ARDIANSYAH (ketua angkatan)
MUHAMMAD VALENZA RABBANI PUTRA HARISMAN
OH SATU LAGI, pas salah satu membela orang tua anak saya korban dan gak salah, dari tim negosiasi ada yang ngomong, anak ibu sudah mengaku
tau gak jawabannya apa? “itulah saya sayangkan harusnya jangan mengaku dahulu”
the bar is so low sampe lu ngerasa ngelecehin perempuan di private group chat adalah hal yang “masih mending”.
kalo manusia waras betulan, lu ga akan ngelakuin atau kepikiran hal itu on the first place 😹
Sebenernya yg bikin sedihnya lg: kenapa ya saat defending case KS, kita seringkali perlu bawa narasi “bayangin kl itu terjadi ke ibu/kakak/adik/pasangan kalian” dulu cuma utk nyadarin hati nurani laki-laki about how fucked up sexual violence is.. Why isnt basic humanity enough :(
perempuan selama ini tuh hidup dalam diskriminasi berlapis, tapi saat kami mengekspresikan rasa marah aja masih diatur-atur caranya. diaturnya juga oleh kelompok yang selama ini mendominasi struktur sosial, punya privilege berlapis, dan middle class tentunya.