gw lumayan sering ngeliat org di sosmed bilang kalo sekarang itu kadang lebih murah beli makanan mateng daripada masak sendiri. ada yg ngerasa gitu juga?
hubungan memang dijalani oleh dua orang, tapi pondasi hubungan tetap ada di laki-laki.
karena pada akhirnya, keseriusan tetap datang dari laki-laki, seserius apapun perempuan, tetap nggak akan berhasil kalau laki-lakinya nggak bisa memberikan kepastian
sebesar apapun perempuan berjuang dalam hubungan, kalau nahkodanya enggan menarik jangkar untuk berkomitmen, hubungannya nggak akan kemana-mana.
"Semakin dalam lo sayang seseorang, semakin besar juga peluang hati lo patah."
Ada kalanya alasan seseorang belum mau masuk ke hubungan serius bukan karena belum move on, bukan karena trauma berlebihan, dan bukan karena takut komitmen.
Kadang alasannya sederhana:
Dia udah pernah ngerasain sakitnya terlalu peduli.
"Just like a lily flower, if you love someone, you must be ready to get hurt."
Dulu gue tipe orang yang kalau sayang sama seseorang, ya total.
Waktu, perhatian, energi, pikiran, semuanya ikut terinvestasi.
Masalahnya, semakin besar investasi perasaan, semakin besar juga risiko kerugiannya kalau ternyata nggak berjalan sesuai harapan.
Mirip saham, bedanya ini yang merah bukan grafik, tapi hati. 😅
Makanya sekarang gue lebih hati-hati.
Bukan karena nggak mau jatuh cinta.
Bukan karena nggak percaya sama orang.
Tapi karena gue udah pernah kenal akrab sama yang namanya sleepless night, overthinking jam 2 pagi, ngecek HP tiap 5 menit, dan bikin skenario yang bahkan penulis film pun nggak kepikiran.
Semakin dewasa, gue sadar kalau menjaga hati bukan berarti menutup hati.
Kadang itu cuma bentuk penghargaan terhadap diri sendiri.
Kalau nanti ada orang yang tepat, ya gue akan buka pintu lagi.
Tapi kali ini nggak dengan berlari.
Cukup berjalan pelan, menikmati prosesnya, dan memastikan gue nggak kehilangan diri sendiri hanya karena takut kehilangan orang lain.
Karena cinta yang sehat seharusnya bikin hidup lebih tenang.
Bukan bikin kurang tidur setiap malam. 😅
prabowo keceplosan bilang "ndasmu" saat pidato, trs diteruskan dengan kalimat "emang gue pikirin?" 🤯
bare minimum pidato presiden indo sekarang gini ya?
@kalistohenituse padahal gampang banget kalau mau tidak ada lagi anak anak indonesia tidur dalam lapar.
ya tinggal buat orang tuanya pada sejahtera, makmur, lapangan pekerjaan banyak, gaji tinggi