Kalo film horor yg ada aktor anak kecilnya <13 tahun, kira2 pas filmnya udah tayang apa anak kecil itu dibolehin nonton ya? Bukannya film horor itu ada batasan umur? Kalo gak nonton, ya kasian juga gak liat hasil dia akting.
Nopek, komika yg mencatat rekor tour 28kota seIndo dgn berbahasa Jawa. Bukan komika politik tapi sesekali nembak: pecah!
Penampilan di SUCI 12 Kompas TV, sabtu lalu, meninggalkan tanya “setakut itukah Media hari ini dgn Pemerintah?“
sampai komika post sendiri shownya yg dicut.😅
Guys, barusan gue tonton Bocor Alus soal Letkol Teddy.
Video ini menguatkan dugaan yang selama ini beredar bahwa Teddy disebut sebagai salah satu pintu utama menuju ke presiden.
Berikut poin-poin penting yang Tempo beberkan..
- Menteri disebutkan melapor ke Teddy, tidak hanya ke Presiden
- Menteri dan pejabat yang dekat dengan Teddy disebutkan memiliki akses lebih mudah ke Presiden
- Tempo menyebut Teddy berada dalam grup komunikasi menteri dan wakil menteri untuk memantau kinerja mereka.
- Teddy disebutkan ikut mengawal program prioritas presiden dengan detail...
- Misalnya, untuk program perumahan, Teddy dikabarkan sampai mengecek penerima subsidi, pembiayaannya, hingga detail lapangan acara peresmiannya.
- Media sosial Teddy tidak hanya dipakai untuk melaporkan program presiden, tetapi juga untuk membranding dirinya sebagai tokoh yang teliti dan pekerja keras.
INFO PALING SENSITIF: Tempo menyebutkan ada cerita dari internal militer dan istana yang menduga bahwa Teddy sedang disiapkan menuju jenderal bintang satu.
Dan seperti yang kita tahu, karier militer Teddy sebelumnya juga sempat dipersoalkan sejumlah pihak.
Source Info: Bocor Alus Tempo
Source Gambar: Harian Jogja.
Guys, ada cerita yg harus kalian tau di proses seleksi Koperasi Merah Putih
Ada pemuda lagi ikutan seleksi masuk Koperasi Merah Putih.
Dia cerita sambil muka serius, suaranya pelan tapi tiap kata ngena.
“Website-nya aneh banget,” katanya.
Dia jawab soal-soal dengan jawaban yang menurut dia bener.
Lanjut ke soal berikutnya.
Pas dia balik lagi ke soal sebelumnya… Kursor tiba-tiba gerak sendiri.
Jawaban yang udah dia pilih… diganti sama yg bukan yang dia centang, tapi yang sistemnya mau.
Dia ulang lagi ceritanya, muka bingung campur kesel. “Jadi jawaban bener itu diganti sama sistemnya.”
Dia udah gak percaya sama proses seleksinya.
Ada dua hal disini
Antara vendor websitenya yg masih amatir (site yg belum jadi tapi udah dipaksa make)
Atau Ini bukan sekadar “website error” doang.
Netijen udah berspekulasi, kayak ada tangan gaib yang ngatur siapa boleh masuk, siapa enggak.
Lo jawab bener, tapi sistemnya yang mutusin “salah”.
Lo balik, jawaban lo udah beda.
Siapa yang ngatur? Kenapa harus kayak gini? Bayangin berapa ribu pemuda lain yang ikut tes ini. Berapa yang udah kecewa diam-diam karena jawaban mereka “hilang” begitu aja?
Ini bukan cuma soal satu pemuda. Ini soal kepercayaan orang-orang yang lagi berharap program pemerintah beneran adil.
Koperasi Merah Putih katanya besar, katanya buat masa depan. Tapi kalau seleksinya begini… Siapa yang berani percaya lagi?
Pemuda ini berani ngomong di depan kamera. Muka dia keliatan capek, tapi matanya masih berani.
Dia gak nyebut nama siapa-siapa, cuma cerita apa yang dia alami.
Dan itu udah cukup bikin orang penasaran: Kalau website-nya bisa ganti jawaban seenaknya… Apa lagi yang bisa mereka atur di belakang layar?
Gue cuma bilang satu: Program bagus itu gak cukup cuma di atas kertas.
Harus jalan di lapangan dengan jujur. Kalau seleksi aja udah curiga gini… Gimana nasib koperasinya nanti?
Semoga hipotesa diatas cuma ada dipikiran kita saja, dan yg terjadi sebenarnya cuma sepele, yaitu websitenya yg sampah. (dari dulu, web error entah kenapa sangat lekat kaitannya dgn pemerintah)
Karna, kalo emang diniatkan untuk nepotisme, bagaimana nasib Koperasi ini kedepannya?
Buka saja belum😂,
Tapi ada potensi untuk ladang korupsi
Semoga mas nya dapat pekerjaan itu walaupun terjadi apa yg sudah dialami
Prabowo hidup di awang2
Dikelilingi para dayang
Bahkan info2 yang masuk juga disaring para dayang sebelum disampaikan ke prabowo
Makanya pernyataan prabowo sering tidak membumi dan berbeda dari kenyataan di lapangan
Hello, X!
Perkenalkan aku Reynaldi. Owner dari brand Stradenine, brand lokal asli Surabaya.
Hari ini nama Stradenine mendadak ramai diperbincangkan terkait berita yang beredar.
Maka dari itu ada beberapa hal yang kami perlu luruskan.
Ingat kasus Leony Vitria Hartanti (eks Trio Kwek Kwek)? Ayahnya meninggal 2021. Rumah sudah lunas dari dulu. PBB dibayar rajin tiap tahun. Pas Leony mau balik nama sertifikat, dia kena tagihan PULUHAN JUTA.
Reaksi Leony sama seperti semua org: "Kan bukan jual beli? Ini kan WARISAN?"
Ternyata ada prosedur yang bisa bikin biaya balik namanya jadi 0 rupiah. Tapi banyak yang gak tau. Simak screenshot cara2nya dari akun thread @nafkahnation.dx