Bayangkan, kamu pernah menyakiti seseorang begitu dalam hingga mereka bangun di sepertiga malam, bukan untuk mendoakan keburukanmu, tetapi hanya agar dirinya mampu bertahan.
Mereka berdiri dalam Qiyamul Lail, memohon kepada Allah agar diberi kekuatan untuk memikul rasa sakit yang kamu tinggalkan.
Tanpa kata-kata kasar, tanpa dendam, tanpa keinginan membalas. Hanya air mata dan doa yang mereka titipkan kepada Tuhan.
pasukan ojol terlihat bergabung membantu mahasiswa
bapaknya ojolnya ikut nyampein isi hati & kekecewaannnya ke pemerintah sampai bilang "gua udah siap mati, gua udah susah"
sehat-sehat pak 🥹
Sekarang sudah jalan 10bln struggling sama life after breakup ini wkwkwk, alhamdulillah bgt jadi buanyak aktivitas
so
INFO KOSAN JAKSEL PWISS
udah sering bgtt ketinggalan krl grgr kemaleman
Aku.
Memilih PP total 3-4 jam dan menunda untuk nge-kost di awal2 life after breakup WKWKWK
cuma untuk tetep sibuk dan ada aktivitas, gak kebayang kalo ngekost deket kantor jam 18.00 udah di kostan dan gak ada kegiatan or interaksi sama manusia lain.
keknya fix beneran gila.
Breakups hurt, yeah. But you know what hurts even more? Staying. Staying and trying to “make it work” with someone who has shown you over and over that they don’t value you, don’t prioritize you, and don’t care about your feelings. Begging for bare minimum. Hoping they’ll change. Ignoring the proof right in front of you. That kind of pain drags out way longer than a breakup ever could. Sometimes the real heartbreak isn’t losing them it’s realizing you stayed too long trying to convince someone to love you the right way. THAT’S what really hurts.
Suka banget sama konsep Red String Theory.
Bahwa ada dua orang yang sejak lama terhubung oleh takdir, namun tidak dipertemukan begitu saja.
Tuhan membiarkan mereka berjalan di jalannya masing-masing terlebih dahulu. Menyembuhkan luka, belajar dari kehilangan, tumbuh dari berbagai pengalaman, dan menjadi versi diri yang lebih siap.
Guys, tadi gue baca cerita yang jujur bikin merinding.
Bayangin aja, 7 tahun pacaran. 2 tahun tunangan. Undangan mungkin udah disebar, vendor udah dibayar, keluarga besar udah siap datang.
Terus tiba-tiba H-3 nikahan batal.
Bukan karena beda prinsip. Bukan karena masalah ekonomi. Bukan juga karena restu orang tua.
Tapi karena ada seseorang yang ngirim DM dan ngebongkar fakta yang selama ini disembunyiin.
Katanya selama persiapan nikah, si cowok ternyata hidup bareng perempuan lain selama berbulan-bulan.
Yang bikin gue mikir, kadang kita suka sedih kalau hubungan lama berakhir. Padahal yang lebih serem adalah hubungan yang kelihatannya baik-baik aja, tapi ternyata isinya kebohongan dari awal sampai akhir.
9 tahun itu bukan waktu yang sebentar.
9 tahun itu bukan cuma soal kehilangan pasangan. Tapi kehilangan rencana, kehilangan mimpi, kehilangan masa depan yang selama ini udah dibayangin bakal dijalani bareng.
Makanya gue bisa paham kenapa banyak orang bilang lebih baik sakit karena tahu kebenaran sekarang daripada bahagia karena dibohongi seumur hidup.
Dan jujur aja, orang yang ngirim pesan itu mungkin dianggap tukang rusuh. Dibilang ikut campur urusan orang.
Padahal kalau informasi itu benar, bisa jadi dia justru menyelamatkan seseorang dari penyesalan yang jauh lebih besar setelah akad terucap.
apakah kejadian seperti ini bisa di tuntut secara hukum?
kita ga bisa terus terusan menyelamatkan hubungan yang kita sendiri sekarat didalamnya. selesai saja. selesai atau tidak selesai pun sama sama sakit tapi kalau diselesaikan. itu sakit yang terakhir.
kalau Tuhan menjauhkan seseorang dari hidup kamu dan itu rasanya sakit, percaya deh akan lebih sakit lagi jika orang itu tetap bertahan di hidup kamu.
karena Tuhan melihat semua hal yang tidak bisa kamu lihat dari sisi lainnya dan hanya Tuhan yang lebih tau he fights battles you know nothing about, his plans are better than yours.
patah sebelum parah adalah cara Tuhan menyelamatkanmu dari orang yang salah
A girl in Vietnam entered a clothing store but kept missing the saleswoman because they moved at the exact same moments.After about a minute, they finally bumped into each other in a funny “glitch” moment 😂