jujur muak banget sama segala hal yang terjadi di era prabowo ini. i mean, i know our governments memang gak pernah bener but this is something wayyyy worse dengan kejadian-kejadian yang kayak GAADA BENERNYA. feeling like they think we’re too stupid buat melawan or memberontak
jadi mana dari ketiga bapak ini yang paling suka di kantor maen bolanya dimana dimana bolanya jemput bola inisiatif kenapa kamu gak angkat telepon saya ini kan urusan urgent tanda seru merah microsoft outlook, semua orang kikuk, waktu manajemen ludruk, isi TX biar keliatan sibuk?
Cerita para korban peristiwa 1965.
Trigger Warning, utas menggandung kekerasan fisik dan seksual. Klo ga kuat jangan baca ya.
Pembunuhan ratusan ribu hingga jutaan orang di Indonesia pada 1965-1967 tetap menjadi peristiwa misteri. Sejarawan mengakui bahwa pembunuhan massal itu terjadi namun mereka mengalami kesulitan untuk mendokumentasikan satu kematian pun. Tanpa data dan dokumentasi, sejarawan bingung meghadapi pertanyaan paling mendasar: Siapa pelakunya? Angkatan Darat atau milisi sipil atau warga biasa? Kelompok mana yang paling bertanggung jawab? Apa motifnya? Bagaimana pembunuhan itu diorganisir? Apakah korban hanya kaum komunis atau menyasar yang lain? Apakah korban melawan? Mengapa korban tidak melawan? Berapa jumlah korban pembunuhan massal?
Foto: @potretlawas dari buku Penghancuran PKI oleh Olle Tornquist
5 tuntutan bem ui:
1. Menghentikan pemborosan APBN
2. Menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM.
3. Menghentikan Program MBG dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
4. Menghentikan militerisme di ranah sipil.
5. Mendesak pemerintah mengakui kesalahan dan berhenti mengelak.
wkwkwk padahal kalo mau realisasi demo yang “tenang” di “area khusus demo” ada kamisan. seminggu sekali. udah 911 kali. di tempat yang sama. kayak pernah aja tuh bu sumarsihnya ditemuin sampe hari ini coy
“yaudah, kalau ngga bisa beli bensin jalan kaki aja”
TROTOAR LU NOHHHHH BOLONG BOLONGGGG trotoar aja dipake buat parkir liar segala gala nyuruh jalan kaki
bayangkan dia bikin statemen gini pas covid:
“saya ditelepon banyak pimpinan kepala negara ingin kirim bantuan vaksin. saya bilang terima kasih konsen anda, kami mampu. Indonesia mampu mengatasi ini.”
Kontekstual banget.
Komedian itu cocok-cocokkan sesuai zamannya kalo kata bang pandji di bukunya merdeka dalam bercanda.
Dulu richard pryor cocok dengan zamannya menyuarakan penindasan kulit hitam.
Eddie murphy cocok dengan zamannya menyuarakan kesenjangan kulit hitam dan kulit putih, bagaimana kulit hitam sudah bisa terlibat Dalam kegiatan kulit putih banget.
Dave chappelle dengan zamannya kesetaraan gender dan LGBT
Di indonesia sekarang masalah pendidikan, guru dan MBG sedang hype, cocok dengan komedian yang bertitel guru.
Mukmin
Eja
Ratanca
Akan menemui kalian pada 17 Juli di Surabaya dan 19 Juli di Jogja.
Jakarta tentu tidak dilupakan😀
Sebuah penampilan off air SUCI 12, yang pasti tidak diedit, karena #Editorgadiajak