ⓘ this account is now fully handled
by new owner. anything related to the
old owner is not my responsibility, also
the interactions before this post is not
mine to handle. thank you so much!
ㅤㅤ
anyway soal bicara di depan cermin...
flashback tahun 2023 ketika Najwa Shihab buat acara dialog publik dgn 3 bacapres waktu itu di UGM
ada sesi bacapres refleksi & bicara depan cermin
dari 3 bacapres, cuman Prabs yg menolak ngomong di depan cermin
Oh aku pernah kerja bareng Reza dan Arya kurang lebih 5 tahun.
And let me tell you something: Mereka super pro dalam bekerja. Arya bisa manage timeline Reza dengan baik.
Reza bisa deliver di luar ekspektasi, gak dibayar pula. Dia bisa lho tegas mempertanyakan pemerintah setempat soal kondisi sekolah rusak di daerah tersebut.
No one cared about their sexuality, apa pun itu. Kami cuma tau mereka orang baik.
Tolong jangan tanya planning/target 5 tahun kedepan. Stop.
Yg dipikiran cuma gimana bisa bertahan hari demi hari aja. Paling pol mikir 1 taun ke depan mau apa harus gimana, itupun udah overloaded. I'm constantly in survival mode. I don't have the capacity to think years ahead!
Ketika Tuhan Yesus dihadapkan dengan perempuan yang tertangkap berbuat zina, ahli-ahli Taurat yang menangkap perempuan itu mendesak agar Hukum Taurat ditegakkan, yaitu dirajam hingga mati
Tetapi, Tuhan Yesus tidak mengangkat satu batu pun kepada perempuan pezina itu. Melainkan Ia menunjukkan belas kasihan pada pendosa besar itu.
Dan kepada ahli-ahli Taurat, Ia justru berkata,
“Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.”
And that’s the beauty of Christianity.
Tuhan yang menjadi manusia itu melihat hati setiap orang. Ia tau cara menyembuhkan anak-anakNya dari dosa. Bukan dengan persekusi, melainkan dengan belas kasih.
Tuhan yang menjadi manusia itu tidak asing dengan orang-orang yang dijauhi karena dicap buruk, Ia memilih untuk makan satu meja dengan “pemungut cukai dan orang berdosa”
Tuhan yang menjadi manusia itu tidak datang untuk memanggil orang benar, melainkan untuk orang berdosa
Mungkin hari ini teman-teman komunitas LGBT berada di posisi yang sama dengan perempuan pezina itu,
Dunia ingin menghukum, menghakimi, dan merajami dengan batu, tetapi apabila Yesus masih berada dalam dunia ini Ia akan berkata,
“Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.”
Tuhan kasihanilah, Tuhan kasihanilah, Tuhan berkatilah kami, Amin.