@Puthutea Harus diakui kontribusi sektor tembakaunya, produksinya terus naik. Beda tipis dari Pamekasan. Duit DBHCHT-nya juga ga kecil, diperkirakan Rp122,3M utk 2025 yg bakal diterima.
Kita menyaksikan sebuah konsekuensi dari hukum negara yang telat--telat berpihak. Hukum jalanan bergerak kilat. RUU Perampasan Aset versi jalanan sudah terjadi. Rumah para pejabat yang dicap momok ludes dihakimi rakyat.
Mau disudahi pakai teori omon-omon lagi?
Semua anak punya hak setara dlm mengkases kesempatan--ruang pengayaan hidup.
Di lain sisi ada jg orang" yg hidup dr bisnis privilege. Itu yg bikin jurang mimpi sebagian anak makin lebar & curam; anak" yg dimiskinkan oleh sistem.
Mitigasi tailedig!
Terus aja mengulang gaya; rasionalisasi anggaran nasi bungkus. Bikin tanggul cuma seumur Pemilu. Itu paling jauh. Ada yg 2 thn doang. Mitigasi kok setelah bencana. Gimmick aja terus. Penyintas jd komoditas. Jadi proposal penderitaan rakyat.
Woy mana ini @plnbogorbarat kami di BTB Kemang Bogor lg kena banjir, listrik trouble dr pagi @pln_123. Siang td kami kontak kalian, janji mau dateng kok lama banget. Kritis ini bentar lg Magrib. Gelap!
Sudahlah over regulated, ini bukan makin bener perhatian buat publik. Malah banyakan gimmick politik doang. Aduan konsumen bukan sgr diatasin, malah kayak diPHP-in doang. Tailedig!
@pln_123@plnbogorbarat Mana orang unit, katanya mau datangi lokasi? Gila sih, udah kritis kayak gini. Meteran status periksa. Susah input token. Jangan bertele-tele, nomer hape udah gw kasih loh. Ga ada jg kabar lanjutan. Kacau!