Moment seperti ini tdk akan kita temukan di Dhauroh mingguan Wahabi.
Karena di ajaran Wahabi, jemaat nya dilarang beradu argumen. Cukup bertanya melalui secarik kertas.
Maka itu, knp akun-akun Wahabi habis ngetwet ditinggalin, krn tugas mrk bukan menjawab, tp menyebarkan fitnah
Kenapa Salafi Wahabi dipermasalahkan?
Salafi Wahabi itu ibadahnya kenceng Lho, Sholatnya berjamaah, Kajian-kajian keislamaannya tidak mengajarkan kekerasan Kok dipermasalahkan?
Begini, soal Amaliyah Ubudiyah Salafi Wahabi tidak ada masalah, silahkan saja, kami tidak pernah mengutak atik Amaliyah Ubudiyah mereka. Sama sekali tidak pernah, apalagi soal nuansa cara berpakaian mereka, mau pake celana tiga perempat silahkan saja.
Kita berangkat dari konsensus bersama dahulu, bahwa Indonesia adalah bangsa yang plural, dan keberagamaan adalah keniscayaan, maka sikap toleran harus dirawat betul, oleh siapapun kita dan dimanapun kita, juga kita harus bersepakat bersama bahwa rukun damai bangsa ini adalah karena satu semangat besar yang sudah dicetuskan oleh para pendiri bangsa yakni “Bhineka Tunggal Ika”.
Lalu apa hubunganya dengan Salafi Wahabi?
Ini yang kemudian kita permasalahkan, banyak ceramah ideolog-ideolog mereka yang tidak pada semangat kebangsaan yang kita inginkan bersama, baik soal toleransi dan menghormati yang tak seiman, maupun pada semangat merawat nilai-nilai luhur kebangsaan kita, bahkan ada yang sampai pada bersepakat untuk sistem lain atas bangsa ini, yakni tegaknya Daulah Islamiyah.
Soal bagaimana merekomendasikan pada jamaahnya untuk anaknya tidak ikut menyanyikan lagu Indonesia raya, hormat kepada bendera merah putih dengan alasan-alasan hukum yuridis Islam mereka yang sangat tekstual dan eklusif, mengharamkan Pajak, sampai kepada Hari Ibu adalah harinya orang Nasrani, cukup? Belum, bahkan ada Idelog mereka yang meminta untuk mengubah nama-nama Sri, Wisnu dengan alasan adalah dia Nama-nama Dewa Hindu.
Juga pada semangat-semangat ingin membumi hanguskan Legacy luhur adat budaya moyang kita, Wayang dipersoalkan, ritual-ritual adat keagamaan disalahkan, akibatnya? Ini yang sangat ditakutkan, pengikutnya akan beragama dengan semangat eklusifitas dan intoleran yang berbahaya bagi semangat keberagaman dan kerukunan di bangsa kita yang plural.
Sudah ada tindakan-tindakan anarkis akibat doktri-doktrin ideolog mereka, merusak tempat acara sedekah laut di Bantul, kasus Sesajen yang ditendang di Lumajang, itu yang terpotret, yang tidak? Sekali lagi, Ideologi Salafi Wahabi beramasalah pada nila--nilai intoleransi dan berbahaya pada nilai sikap kebangsaan, ingat, Radikalisme keagamaan dimulai dari sikap-sikap Intoleran, yang nanti akan melahirkan monster yang bernama Terorisme, lalu ada pertanyaan, apa hubungannya Salafi Wahabi dengan terorisme? Data BNPT tahun 2021 menyebutkan para Napi Teroris itu berpaham Salafi Wahabi. Masih Denial? Sekian, terimakasih.
Mengapa Mereka Akhirnya Memilih NU?
1/ Suatu hari, seorg pengusaha datang ke rumah minta dibimbing masuk NU. Mengapa Bpk milih NU? Beliau jwb: sy sdh lama berbisnis, di usia kepala lima ini sy ingin mencari dan menemukan kedamaian hidup. Sy coba ikut pengajian di berbagai masjid
"34 JENIS TANAMAN OBAT BERKHASIAT"
Hari ini saya mau share tanaman yang ada di Indonesia dan bisa di manfaatkan sebagai obat obatan.
Biar herbal semakin di kenal oleh masyarakat
Jangan lupa Like dan RT ya.
@bonjourlavenir @MMURDOCKSASS Fritolay,PepsiCo,dan/atau pihak afiliasi lainnya tidak boleh memproduksi,mengemas,menjual,memasarkan, atau mendistribusikan produk makanan ringan apapun di Indonesia selama 3 thn.
Produk² semacam Lays,Cheetos,dan Doritos di bawah naungan PepsiCo tdk akan beredar sejak bulan ini.
@bonjourlavenir @MMURDOCKSASS Karena kerjasama antara FritoLay dan Indofood sudah berakhir. Indofood pun membeli seluruh sahamnya.
Jadi konsekuensinya, brand dari PepsiCo pun harus berubah namanya.
SEJARAH KETUPAT
Konon adalah Sunan Kalijaga yang pertama kali memperkenalkan pada masyarakat Jawa.
Sunan Kalijaga membudayakan 2 kali BAKDA, yaitu Bakda Lebaran dan Bakda Kupat yang dimulai seminggu sesudah Lebaran.