menurut gue justru laki laki harus lebih ‘perform’ di rumah karena dia adalah imam dan harus jadi suami yg qowwam utk keluarganya🥲
terlebih kalo istrinya pun ikut nyari nafkah atau dia belum bisa ngasih ART utk istrinya. kasian istrinya yg jd nanggung beban lebih.
jgn sampe di rumah malah nyusahin istri dgn ‘shut down’ otak tapi klo di luar selalu bisa bantu org lain🥲 padahal istri harusnya jd org yg paling berhak untuk dimuliakan suaminya
no wonder Rasulullah sampe bilang gini :
Baru tau jir ternyata ungkapan tujuh turunan tuh punya basic ilmiah.
Kirain cuma keasbunan orang tua zaman dulu aja 🤣
Setelah baca2, teorinya tuh tiap orang nerima sekitar 50% DNA autosomal dari masing2 orang tua
Maka:
- Orang tua → 50%
- Kakek/nenek → 25%
- Buyut → 12,5%
- Generasi ke-5 → 6,25%
- Generasi ke-6 → 3,125%
- Generasi ke-7 → 1,56%
- Generasi ke-8 → sekitar 0,78%
Bener dong klo less than 1% hahaha. Berarti nyumpahin orang sampe tujuh turunan tuh punya basic ilmiah 🤣
dipikir pikir, para Nabi yg kita tau itu (yg 25 itu loh) tuh hampir semuanya diuji dengan keluarganya sendiri ya..
Nabi Ibrahim ‘slek’ sama ayahnya soal berhala sampe dibakar hidup hidup
Nabi Nuh ‘slek’ sama anak dan istrinya sampai mereka gamau naik kapal dan mati tenggelam dlm keadaan kafir
Nabi Yusuf ‘slek’ ama saudara2 kandungnya sampe dibuang ke sumur
Nabi Muhammad ditinggal istri dan paman kesayangannya di tahun yg sama
Nabi Luth dikhianati istrinya sendiri. istrinya cepu soal ada tamu tampan di rumahnya
Nabi Isma’il ditinggal ayahnya di gurun pasir tak berpenghuni dan diperintahkan Allah utk disembelih oleh ayahnya sendiri
dan ujian paling berat menurut gue tuh kalo udh menyangkut keluarga🥲bener bener ujian para Nabi relate sama kita semua yg ada aja ‘slek’ sama keluarga…
ni buat seluruh perempuan gua kasi tau, tinggalin laki-laki lu kalau :
1. omongannya kasar
2. main fisik
3. selingkuh
buat perempuan yg ngalamin ini dan belum sadar, buruan tinggalin.
3 point dasar ini dlu aja, lainnya bisa dipikirin nanti. karena 3 hal ini yg bikin kalian sakit.
sakit deri segi fisik dan mental.
Ada kenalan lulusan S3 dari luar, di bidang kesehatan yang 🇮🇩 butuh banget (Tuberculosis, Malaria).
Pas ngobrol tahun lalu, dia bilang setelah lulus, mau balik karena mau berbakti ke negara, padahal bukan LPDP.
Wisuda Februari berlalu, aku tanya, ”balik tanggal berapa?”
Dia bilang ga jadi wkwkwk. Alasannya karena ditawar gaji UMR, sedangkan di luar (kalau lanjut post doc), dapat sekian kali lipat gajinya.
Kek apa ga brain drain kalau kayak gini 😭😭
Suami gue tuh orangnya polos banget.
Suatu hari dia pulang terus cerita semangat banget.
🧔🏻♂️: "Tadi temen gue ngomongin istrinya. Katanya setelah punya anak istrinya udah nggak menarik lagi, kelihatan lusuh, dan macam-macam lah. Terus gue tanya, 'Emang pas pulang kerja lu ngapain? Pernah bantu istri jagain anak? Bantu beres-beres rumah? Atau sekadar nanya kabarnya?' Dia malah jawab, 'Ya tidur lah. Pulang kerja aja udah malam, capek. Mana sempat ngurus rumah.'"
Tau nggak jawaban suami gue?
🧔🏻♂️: "Yang harus nyesel itu justru istri lu, bukan lu. Duit juga nggak seberapa, tapi nyampe rumah malah pura-pura nggak bisa ngapa-ngapain. Sadar diri lah, jangan semua dibebanin ke istri."
Langsung cuma bisa senyum.
Emang bener sih, suami gue walaupun pulang kerja jam 2 pagi, masih sempat nyuci piring atau beresin mainan anak kalau lihat gue udah kecapekan.
“Istri itu beban hidup kalau gak kerja,
soalnya gak berpenghasilan”
Hamil + melahirkan : 0
Surrogate mom : 600juta - 2milyar
Mengurus anak : 0
Babystitter / daycare : 3-5 jt / bulan
Ngajarin anak - anak : 0
Guru private : 1-2 jt / bulan
Urus rumah : 0
Assistant rumah tangga : 2 - 4 jt / bulan
Masak : 0
Tukang masak / gofood : 3 - 5 jt / bulan
Mengatur keuangan : 0
Finance manager : 7 - 15 jt / bulan
Mengatur jadwal kegiatan keluarga : 0
Executive assistant : 5 - 7 jt / bulan.
Gaji IRT = 0
Gaji based on occupation : 30jt ++
Buat orang - orang yang memandang rendah IRT compared to working mom. Jadi sebenarnya IRT itu tidak berpenghasilan atau rela untuk tidak dibayar? Dan ingat, gak semua orang mampu dan sanggup untuk se-rela itu.
cc:threaddevividyapith
Baru tau ternyata apa yang terjadi dengan tubuh kita itu berhubungan sama apa yang ada di pikiran kita, berikut perbincangan Nikita Willy dan Psikolog, Aga Salim
Aga Salim: Kalau pegal dibahu bisanya itu karena dia ngerasa sangat terbebani dengan tanggung jawab yang ia emban
Aga Salim: mungkin tanggung jawabnya selain tanggung jawab dia mungkin bisa jadi ada beban orang lain yang akhirnya dia ambil untuk dia sendiri,
jadi makin terbebani lagi akhirnya kan makanya tanggung jawab mengemban sesuatu kan kita bawanya disini atau di bahu.
Nikita Willy: Kalau dibagian *lain ada tanda lagi ngga mas?
Aga Salim: banyak for example ketika kita ngomongin orang yang suka mendem, orang yang YES MAN yang ga berani SAY NO biasanya suka sering ga nyaman di tenggorokan sering batuk batuk karena kita ga berani ngomong itu
Nikita Willy: Kalau susah tidur?
Susah tidur biasanya Overthinking, aktif banget… biasanya kalau orang Overthinking banget kepalanya pusing, perutnya juga gak nyaman bisa Gerd.
Nikita Willy: Gerd bisa dari emosi kita juga?
Aga Salim: Gerd itu dari Emotions of Fear Worry Anxiety.
"Hati2 pilih laki. Kalau salah pilih artinya memajukan neraka lo di dunia," kata mentor gw @tetehirma28 . Perhatiin sekarang, laki2 harus punya cuan, bisa menafkahi. Kemudian perhatiin pas dia marah/emosi, apakah banting2 barang/nggak. => both emotionally-financially stable.
Instead of advising people “gausah posting itu nanti kamu kena penyakit ain”, we should say “jaga hati, jaga mata, jangan dengki dengan keberhasilan orang lain and learn to be happy dengan pencapaian orang lain”.
SETUJU.
1. Dia yg bikin planning hamil, melahirkan, menyusui dan MPASI.
2. Dia yg mandiin.
3. Dia yg nidurin.
4. Dia yg ngajak main.
Cari yg mau jadi Bapak bukan yg cuma mau punya anak biar serasa lengkap jadi suami. Cari yg mau kerja sama bareng-bareng besarin anak. Ga ada benar salah, namanya sama-sama baru pertama kali jd orang tua. Yg penting harus siap dgn segala resikonya.
Sekali anak lahir, ga mungkin bisa dimasukin dalam perut lg. Uda tanggung kita sebagai org tua 🙏🏻
Oh gw pernah nulis kisah macem 'Oh Mama, Oh Papa' juga ternyata 😅
Jeritan Istri Pejabat: Berawal dari Golf, Dicerai Tanpa Alasan Kemudian https://t.co/Yy5jcXBswo
BIG YES! setelah gawe baru sadar, gw privilege banget, dan ortu oke banget manage uangnya, pdhl yg kerja cuma Papa, PNS pula. Pas kuliah mau kursus Inggris sampe Jepang, daftar2 aja, Papa selalu YES buat pendidikan sampe buku.. Alhamdulillah 😇
pak faiz tadi ditanya audiens: “apa kalimat yang tepat, yang pengin didengerin orang2 yang lagi berduka?”
dijawab: “gak ada. gak perlu. mereka gak butuh itu. diam saja. kalau mau membantunya, pastikan aja kalau kamu selalu ada.”
"After our entire city turned into rubble, everything around us pushed us to think about a solution."
Two teenage sisters from Gaza, Farah and Tala Mousa, have won the Middle East regional award of the Earth Prize for their innovative project turning rubble into reusable bricks. The sisters, aged 15 and 17, have been repeatedly displaced since their home was bombed and now live in a tent.
The project aims to transform the debris of Israel's bombardment into construction materials for rebuilding. The sisters plan to use their $12,500 prize to teach others to produce the bricks and "participate in reconstruction themselves, instead of waiting only for outside help".
sekelas artis dan baru hijrah tapi tau dan paham loh soal qowwam dah gitu beneran diusahain jd suami yg qowwam dan jadi istri yg taat……………
masyaAllah bare minimum yg semakin sulit ditemukan di jaman skrg 👏🏻😂