buat athof lu gue apresiasi bgt lu udh ngasih ruang buat wakil lu tampil sejajar di masalah gini, its something rare to see bahkan mungkin hampir gaada di 6 tahun belakang
Si cewek sampai MELOTOT pas denger statement bapak ini. Bahkan sempat nengok ke MC kayak mau memastikan, “Ini… serius dia bilang MBG lebih penting daripada infrastruktur daerah? 😭
sumpah gue lucu bgt sama muka adek ini, ekspresif bgt shock nya
@tanyakanrl masihh dong! konsep idup sy: gpp keluar duit lebih jika dinuat beli makanan sehat dan enak, ngerawat badan (olga/vitamin), dan kenyamanan (kek sesekali nek ojek instead of transum). insyaAllah akan kembali lebih banyakkk duit2 ituh allahuakbar! Allah maha kaya🤩
yall don’t deserve salvation fr.
she literally promoted PRABOWO, yet you stupid people choose IGNORANCE and keep giving these assholes exposure, fame, and money,
when it’s obvious she doesn’t even GIVE A FUCK about YOU.
@sooberyapper kak jangan lupa chef arnold, enak aja dia main keluar dri juknis mbg, DIA JG HAEUS DIKASIH PAHAM!! gua masih inget gimana dia dulu bela pemerintah segituhnya. bgst tuh org
statement ini membuktikan kalau pemerintah lebih takut demo diadakan di pusat bisnis & ekonomi ibu kota daripada di depan gedung DPR/MPR
selain itu, exposure & dampaknya juga lebih besar. keren buat kalian yg inisiasi pergerakan ini 🫡
gw tuh dari dulu bingung tiap demo mahasiswa dihalang-halangin sampe dipukul tuh knp sih... like itu mahasiswa jir, logikanya mereka pada kagak punya apa-apa. demo ya karena punya aspirasi dan keluhan yahg mau disampaikan 😭😭 why r u guys so afraid of literal STUDENTS???
aku sedihh liat ini… karena aku tau kalo from the very beginning WE NEVER HATED INDONESIA. not even a bit. yang kita benci tuh korupsinya, nepotisme, keserakahan oligarki, dan orang yg dzalim. we love this country so much, and that’s why it hurts to see it getting ruined by them
Jujur ya mahasiswa dan masyarakat sekarang lebih pinter loh, ga lagi berkoar koar di depan gedung politikus yang sudah di setting untuk kosong, tapi memanfaatkan spotlight jalanan ibukota, banyak banget gedung gedung tinggi yang dimana para manusia, orang orang penting, pengusaha pengusaha, bisa melihat langsung kejadian tersebut dari balik jendela, media juga lebih banyak yang datang dan menyoroti, keren 🙌🏻😭🔥
You know how brilliant their idea to choose Bundaran HI sebagai tempat "aksi" mereka adalah? It’s because they know Bundaran HI adalah pusat titik keramaian Jakarta.
Choosing Bundaran HI means maximum exposure. Akses ke semua lapisan masyarakat itu potensial banget buat attract publik. From the corporate slaves stepping out of their Sudirman offices, people commuting, to the general public—everyone is literally there. It is the ultimate hub to get eyes on your movement.
Plus di Bundaran HI, segala jenis transportasi umum ada. It’s the literal heart of Jakarta's transit. So obviously, the traffic will be disrupted. But honestly? In modern activism, that disruption is a feature, not a bug. When the traffic gets a bit chaotic, people are forced to look. It creates that instant "Wait, what’s happening over there?" effect.
As someone who used to organize actions and protests too, let’s be real for a second: pemilihan Bundaran HI ini bukan lagi buat "protes" langsung ke pihak yang diprotes.
Why? Karena ya udah pasti gak bakal didengar. Pointing fingers directly at the institutions just ends up making you tired, drained, and honestly, males banget. It’s a dead end.
Makanya mereka pilih Bundaran HI. It’s no longer about yelling at a brick wall; it’s about controling the narrative and winning the public's attention. If the authorities won't listen, you make the entire city talk about it instead. And there’s no better stage for that than Bundaran HI.