dan anehnya masih ada cecunguk yang komen beginian
dunia ga berputar di lu lu doang, belajar legowo untuk menerima penolakan. perempuan berhak memilih, perempuan berhak menolak, perempuan berhak nentuin jalannya.
Pelecehan seksual terhadap minor berkedok casting film! 🚨
Minton coba rangkum sedikit kasusnya. Jadi ada open casting film yang dibuka di IG lewat sebuah agency.
Korban (Adine) tertarik ikut dan ngubungin via WhatsApp, ternyata dia sutradara (dari komentar2 di post-nya, inisial E), bukan pemilik agency/casting team.
Di lokasi casting, katanya semua talent diperlakukan dengan baik sampai proses selesai.
Adine ditelepon E, dibilang lolos casting. Tapi dibilang harus berperan sensual, padahal minor.
Selanjutnya...
TW SH/SA
Bulan Mei 2025, saya dapet job sebagai Talent untuk photoshoot/videoshoot untuk salah satu brand lokal terkenal dengan owner inisial M.
Pada saat photoshoot tidak ada hal yang aneh dan semua berjalan lancar.
cowok cowok pada ngira kalau cewek ngumpul pasti bahas mereka. padahal kita cewe cewe bahas GIMANA PUNYA BARE FACE SEMULUS KARINA. muka semulus dan seimut ini adalah topik gue tiap ngobrol sama temen gue
@perogeremmer Duit itu semakin ditahan-tahan, makin ga betah dan gamau dateng. Terserah mau percaya apa engga, uang itu bentuk dari energi juga, jadi harus selalu di alirkan. Kalo buat diri sendiri aja masih pelit, hati2 sih. Rasa kekurangan hanya akan menarik kekurangan
Umur 18 kena grooming laki-laki kelahiran 1983. Dipukuli, diperkosa, ditampar, dihajar habis-habisan hingga pingsan, tangan dibuat patah, cacat. Dituduh cepu dan baru mendapat kabar dia positif HIV. (Walau aku sudah cek darah beberapa kali setelah putus dan saat operasi dan gak ada indikasi).
Kehidupan.
*Laki² merkosa cewe pas malem*
"Cewe jangan keluar malem"
*Laki² merkosa cewe berpakaian ga nutup semua bagian tubuh*
"Makanya cewe tutup aurat"
*Laki² pake AI utk nelanjangin foto cewe*
"Cewe jangan post foto"
Semua dibebanin ke cewe, ga pernah tegas ngatur laki²