Maaf ya, I will never shut up about what happened in Sumatra. Bukan cuma karena gue juga darah sana, tapi ya ... ya empati dasar aja gak sih??? Gue gak terima nyawa orang kaya gak ada harganya gitu ya Allah sedih bgt gue tuhh
We need food, we need housing, we need clean water, we need access to life as before. We were here almost a few years ago, has the government seen us? Isn't Aceh also part of Indonesia? Bukankah tanah kami juga menyumbangkan begitu banyak kekayaan untuk negara? Please look at us.
I will never forgive how this regime kills so many people just in a span of one year. Nyawa manusia beneran enggak ada harganya. Cuma dilihat sebagai angka statistik aja sehingga mereka bisa terus menggendutkan perut mereka dengan kekayaan haram itu.
setelah 8 hari, akhirnya dapet kabar dari sepupu ku kalau orang tua dan kakak ku udah di rumah ayahnya (paklek ku), terus aku langsung telfon paklek, paklek ku bisa dihubungi setelah keluar buat cari bahan makanan, dan aku baru tau fakta ini, gemeteran ya Allah
sedih banget baca twit kakak nya, ternyata keluarga ku sendiri juga ngalamin hal yg sama… naik kendaraan dari rumah ke rumah paklek ku aja bisa sejaman ini jalan kaki pula, dengan keadaan begitu, ya Allah…
🚨URGENT. HELP ACEH‼️
tadi followers juga ada yg minta bantuan utk Aceh Tengah. kali ini Tamiang. please share this tweet to help them guysss😭
for anyone who needs help or whose family cant be contacted until now because the communication access is cut off, please reply here and mention the name of the area (village/subdistrict) so more people will know and share this!
at the very least, we can help each other until the government notices.”
Aftermath: Piles of logs allegedly from illegal logging sites were found washed into villages after the floods, showing how human actions are making disasters even worse.
📍 Desa Huta Godang, Tapanuli Selatan, North Sumatra, Indonesia
The number of deaths has now passed 303, with many people still missing.
Homes have been destroyed, and roads and bridges are gone, leaving several areas completely cut off.
banyak yg mulai jalan kaki aceh ke medan, yg di medan orang acehnya jg bingung, yang nyangkut di bireuen jalan ke aceh tengah berkilo-kilo meter jg barusan lihat di postingan orang.