eh jujur gue gasuka bgt tiap pemerintah bikin salah bilangnya “nanti dibales di akhirat”. ga, harus dibales skrg, mereka harus tersiksa skrg, jan pasrah gt sama mereka, lawan mereka skrg jir :/ mereka hrs ngerasain penghakiman dr kita juga :/
Good morning. Woke up to $1 now equals 18.100 rupiah. Pertamax has risen from Rp12.300 to Rp16.250, and 5kg rice from Rp75.000 to Rp90.000. If you see nothing wrong with Indonesia's current fucked-up situation, you're either a nepo baby or braindead assholes who voted for 02.
Menurut gua negara ini udah serampangan banget kayak maksudnya gimana sih undang-undang dibahas DUA HARI doang😭😭 mana melanggar putusan MK lagi… bener-bener institusi udah diludahin, diinjek terus dibuang ke tempat sampah wkwkw
- Kerusakan negara sekarang itu snowball effect dari Jokowi
- Yang jadiin Prabowo Presiden itu Jokowi juga
Ga ada mending mendingan, jangan pilih dua duanya
MBG nih produk kebijakan yg paling jelek sepanjang sejarah, lu pikir aja, tanpa ada peningkatan produksi, langsung dibikin demand dari sppg, dan bikin harga pangan naik -> Inflasi
Fiskal jadi disorot asing dan USDIDR naik -> Inflasi
BBM juga ikutan dinaikin -> Inflasi
MBG ini program pemerintah paling tai sepanjang sejarah. Udah outputnya cuma jadi tai, kelakuan orang-orang yang terlibat di dalamnya juga kayak tai. TAI!!!
"Gue puasa biar ga pengen jajan kopi siang2", "rupiah anjlok gini gue udah ga mikir mau makan apa tapi masih bisa makan apa ga sampe gajian lagi"
Kata gue stop jahat ke kelas pekerja, mau mereka demo ya biarin aja itu hak mereka buat perjuangin hidupnya. Boro-borolah ningkatin devisa bisa makan aja syukur. Ga perlu juga ngatain orang nganggur, kalo pemerintah kerja bener mah 19jt lapangan kerja itu harusnya beneran ada bukannya malah banyak phk kayak sekarang. Intinya fuck u 02 voters, buzer pemerintah, lu semua tolol.
"Pertamax naik ga ngaruh juga kali.. kehidupan kita, orang itu BBM nya orang kaya"
Teruntuk kamu yg punya opini seperti ini, silakan baca sampai habis ya.
✅ Efek Kenaikan Harga Pertamax Jadi Rp16.250 per Liter ke Seluruh Lapisan Masyarakat
Harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter mulai 10 Juni 2026 (kenaikan ±Rp3.950 atau sekitar 32%).
Ini BBM non-subsidi yang biasa dipakai kendaraan menengah ke atas (mobil keluarga, motor injeksi modern, dll). Berikut simulasi dampaknya secara bertahap dan mendalam.
1. Dampak Langsung (Hari 1–7)
- Pemilik Kendaraan Pribadi (Mobil & Motor yang Pakai Pertamax):
Biaya operasional naik signifikan.
Contoh: Mobil yang habis 10 liter/hari (commuter Jakarta) → tambahan ±Rp39.500/hari atau Rp1,1 juta/bulan. Motor yang pakai Pertamax (beberapa matic premium) juga terasa.
Kalangan menengah atas (golongan ini paling banyak pakai) langsung merasakan “dompet lebih tipis”.
- Ojek Online & Transportasi Online:
Banyak driver yang pakai Pertamax untuk kendaraan lebih irit dan bersih. Mereka harus naikkan order minimum atau kurangi jam operasional. Penumpang akhirnya bayar lebih mahal (jika tarif disesuaikan).
2. Dampak ke Transportasi & Logistik (Minggu 1–4)
- Tarif angkutan umum, travel, truk logistik, dan ojol cenderung naik bertahap (meski Pertalite & Solar subsidi belum naik).
- Biaya distribusi barang naik → harga sembako, makanan, dan barang konsumsi di pasar tradisional/modern mulai merayap naik.
- Contoh: Sayur-mayur dari pasar induk ke retail → ongkos angkut naik → harga eceran naik 5-15% dalam 1-2 bulan.
3. Dampak ke Lapisan Masyarakat
Lapisan Bawah (Miskin & Rentan)✅
Meski tidak langsung pakai Pertamax, efek rantai pasok membuat harga kebutuhan pokok naik. Daya beli turun, pengeluaran untuk makan & transportasi harian membengkak. Banyak yang beralih ke Pertalite (bisa picu antrean & kelangkaan jika permintaan melonjak). Risiko inflasi menekan kelompok ini paling keras.
Lapisan Menengah Bawah (Pekerja Harian, UMKM, Karyawan Swasta)✅
- UMKM & pedagang kecil: Biaya kirim barang & operasional naik → margin keuntungan tipis atau naikkan harga jual.
- Karyawan yang commuting pakai mobil/motor: Harus potong pengeluaran lain (hiburan, tabungan, pendidikan anak).
- Banyak yang pindah ke transportasi umum atau kerja dari rumah (jika memungkinkan).
Lapisan Menengah Atas & Profesional✅
- Paling terdampak langsung karena konsumsi Pertamax tinggi (mobil pribadi, keluarga).
- Bisa mengurangi perjalanan non-esensial, liburan, atau belanja impulsif.
- Tapi mereka lebih resilient (bisa pakai kartu kredit, tabungan, atau investasi untuk buffer).
Lapisan Atas / Bisnis Besar✅
- Perusahaan logistik & manufaktur yang pakai campuran BBM: Biaya produksi naik.
- Bisa menaikkan harga produk atau efisiensi (PHK ringan atau kurangi shift).
- Investor asing & pasar saham mungkin bereaksi negatif jangka pendek (IHSG fluktuatif).
LAH EMG KENAPA PERTAMAX NAIK 32% KAN MASIH ADA PERTALITE Rp10.000/liter?
Eitss bentar2..
Pertalite itu RON 90. mesin motor modern/mobil keluaran 5 tahun terakhir mayoritas butuh minimal RON 92, artinya kalau maksa pakai Pertalite? mesin cepet rusak. Kalau naik ke Pertamax? keluar Rp16.250/liter, skrg udh naik 32%.
Intinya kalian udah ga punya pilihan. mau ga mau bayar mahal, mau ga mau nanggung. Rakyat tuh posisinya selalu di ujung rantai makanan alias YG KENA IMPACTNYA KITA SEMUA.
Ojol yang biasanya ngisi Pertamax → biaya operasional bengkak → tarif naik → kalian yang bayar lebih mahal buat pesan makan & ojek.
Truk logistik isi Pertamax → ongkos kirim naik → biaya distribusi naik → harga barang naik
Jadi yang naik bukan cuma biaya bensin. Mie instan, beras, telur, paket online, dll semua lini terdampak, ujung2nya impactnya RAKYAT yang nanggung.