"SIAP-SIAP BUKAN LAGI PEMADAMAN LISTRIK BERGILIR"
"JADI MENYALA BERGILIR"
Hal vital kalo PLN makin sering padam,
- Baterai HP menipis
- Sinyal ikut bermasalah
- Rumah jadi gerah
- Kehabisan cash tapi ATM mati
Ini beneran mode survival activated ya?
TUTORIAL CARA GANTI EMAIL GOOGLE TANPA KEHILANGAN AKUN LAMA
Masih pakai email yang lo bikin pas jaman SMP kayak [email protected] tapi sekarang pengen ganti pake nama yang lebih professional?
Kabar baiknya: lo bisa ganti email Google tanpa kehilangan akun lama. Semua chat, foto, Drive, YouTube, tetap aman.
Email lama juga masih bisa lo pakai.
Gini caranya:
Repost : 15 Oktober 2022
#celahawan
CATATAN KECIL DARI YOGYAKARTA
(Bagian 1)
Suatu hari aku mengamati dialog di sebuah warung sederhana, di Pasar Kranggan, utara Tugu, Jogjakarta
“Gratis mbok??“ si Parjo bertanya heran.
“Ya , kenapa? makan aja apa yg kamu suka."
“Wah.... terima kasih mbok... terima kasih…”
Si mbok tersenyum riang ketika memperhatikan Parjo, langganannya yang biasa berhutang di warungnya, sekarang menyantap makanan dengan lahapnya.
Mungkin kali ini pria itu dapat menikmati makanannya dengan tanpa beban. Keringat meleleh di keningnya.
“ Jo...“
“Ya, mbok. Ada apa..? Apa ini hanya guyonan saja mbok?" Parjo melongo ke arah i mbok dengan bingung dan mulut yg masih terisi nasi.
Tapi si mbok tetap tersenyum.
“Ini catatan bon kamu ya. ? tanya si mbok dengan tersenyum.
“Ya mbok. Tapi aku ndak ada duit sekarang."
"Ya, aku tahu. Kamu memang selalu ndak ada uang akhir" ini.
"Ya sudah, bon kamu aku hapus..“ jawab si mbok dengan senyum.
“ Hapus???“ teriak Parjo dengan bengong. "Wah, lelucon apa lagi ini mbok. Jangan bikin aku jantungan mbok... Gratis saja aku sudah bingung…lah sekarang bonku malah dihapus, lagi.“
“Ya ..kamu gak perlu jantungan. Terima aja. Aku senang kok” Jawab si mbok.
......
Hari itu ada hampir 40 orang yg datang makan di warung mbok Mijah. Mereka itu supir angkot, tukang becak, pemulung, pedagang asongan, pengamen jalanan dan tukang minta" yg biasa nongkrong di sudut jalan.
Semua menikmati makanan dengan gratis. Bahkan sebagian dari mereka yg punya catatan hutang - pada hari itu- dinyatakan dihapus total oleh simbok. Kebahagiaan jelas sekali terpancar di wajah simbok.
Pemandangan tsb aku saksikan sendiri sambil asyik menikmati es teh manis. Mereka yg datang seakan tidak memperdulikanku.
Tapi tidak ada satu pun ekspresi wajah dari mereka yg luput dari perhatianku.
Hari itu memang aku sengaja datang ke warung si mbok yg jadi langgananku ketika aku menempuh pendidikan dulu.
Si mbok hampir tidak percaya ketika aku datang dan sedikit bertanya tentang omset.
"Maksud den??“ Tanya si mbok dengan sedikit terkejut.
“Ya mbok. Aku ingin tahu berapa jumlah penjualan si mbok bila seluruh makanannya habis terjual.” tanyaku tanpa memperdulikan keterkejutannya.
“400 ribu rupiah, den. Tapi tidak semua simbok terima karena sebagian dihutangin”
“ Baik. Berapa jumlah catatan hutang dari semua pelanggan si mbok“ tanyaku lagi.
“ Ada Rp. 700 ribu" jawabnya lagi dengan masih bingung.
"Oke mbok. Nah ini saya beri uang Rp. 1.500.000.“ kataku sambil memberikan uang itu kepadanya.
"Oh, Untuk apa ini den?” Sekarang benar² bingung dia.
“ Aku hanya ingin memberikan uang ini kpd si mbok. Karena dlm keadaan sulit si mbok masih bisa berbuat baik sama orang. Si mbok bisa ngutangin orang yg butuh makan, walau simbok sendiri tidak tahu kapan orang itu akan membayar.”
Sambil memperhatikan wajahnya yg berseri dalam kebingungan, kupegang tangannya dan menyerahkan uang itu.
“Nah, apa yg akan si mbok lakukan dengan uang ini?" sambungku.
“Si mbok hanya ingin memberi kesempatan semua langganan makan gratis hari ini. Menghapus semua hutang mereka.” Jawabnya.
“Mengapa???“. Sekarang gantian aku yang bingung.
“Si mbok orang miskin. Si mbok pengen bersedekah tapi ndak pernah bisa. Wong hidup juga sulit begini." Katanya.
(bersambung)
HP Android lo lemot dan storage penuh?
Jangan buru-buru beli HP baru.
Gue bersihin HP Android yang "penuh" kemarin. Size 64GB katanya tinggal 2GB.
Setelah gue bersihin? 31GB kosong.
29GB-nya SAMPAH yang HP lo sembunyiin.
Gini cara bersihinnya:
di podcast kesenjangan sosial ini raditya dika cerita harga 1 menu makanan di kantin sekolah anaknya sekitar Rp 75.000-Rp 100.000an, SD internasional berasa makan di mall 😅😆
kadang penasaran anak2 orang kaya yg masuk sekolah internasional gini dari awal incer S1 pasti diluar negeri kah? atau banyak yg kuliah di PTN indo jg?
30,67% orang Indonesia lebih suka investasi di reksadana.
Padahal returnnya reksadana cenderung lebih kecil dibanding sama instrumen yg lain.
Kenapa ya orang lebih suka ternak uang disana? Benarkah cuman grgr minim resiko?
Sini ngumpul, wangmin mau bahas!