‼️Kabar duka dari Pati‼️
Kriminalisasi aktivis kembali terjadi. Gunretno, seorang tokoh masyarakat adat Sedulur Sikep di Pegunungan Kendeng, Kamis, jam 9 pagi akan diperiksa di Polda Jateng terkait tuduhan tindak pidana merintangi atau mengganggu kegiatan usaha pertambangan.
[BREAKING] Hari ini, sidang eksepsi (nota keberatan) kasus kriminalisasi Laras Faizati berlangsung.
Kami akan memberikan surat solidaritas untuk Laras.
Laras, yang ditahan karena mengkritik pemerintah, berhak bersuara dan tak seharusnya dikriminalisasi!
#DukungLarasSampaiBebas
Pemerintah boleh mencoba menakut-nakuti, tapi keberanian rakyat harus lebih besar. Hanya dengan bersatu dan terus berdiskusi, kita bisa melawan ketakutan itu dan memperjuangkan kebebasan bersama - Cholil Mahmud (ERK).
Di atas kertas, Danantara yang digagas Prabowo punya misi mewujudkan “pembangunan yang inklusif & berkelanjutan”. Nyatanya, ia jadi alat konsolidasi ekonomi para oligark lama. Siapa saja mereka?
Baca selengkapnya analisis tajam @permatadnda. https://t.co/WENa0qA019
Robohnya Pesantren Kami
Musibah runtuhnya Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo bukan sekadar ambruknya beton dan besi. Ini runtuhnya kelalaian yang disembunyikan di balik jargon keikhlasan. Takdir memang kuasa Tuhan, tapi kelalaian adalah pilihan manusia.
Kita sering berlindung di balik kalimat “sudah takdir”, seolah-olah Tuhan yang disalahkan atas kecerobohan kita. Padahal Allah memberi akal untuk menghitung beban, memberi aturan demi keselamatan, dan ilmu agar kita tak membangun di atas kesalahan. Bila itu diabaikan lalu kita menyebutnya “musibah”, bukankah itu bentuk kezaliman terhadap amanah-Nya?
Masalah kita juga ada pada cara berpikir: menganggap rencana bisa diganti niat baik, prosedur diganti doa, dan keselamatan digadaikan demi percepatan. Kita ingin mendirikan pesantren tapi lupa bahwa pondok bukan hanya tempat mengaji, tapi rumah bagi akal sehat. Pesantren harus menjadi tempat yang nyaman dan aman.
Di antara reruntuhan itu, ada darah yang berserak, tubuh yang remuk, air mata dan jeritan. Santri datang mencari cahaya, bukan untuk terkubur di reruntuhan pondok.
اللَّهُمَّ ارْفَعْ دَرَجَاتِهِمْ فِي الْجَنَّانِ، وَاجْعَلْ دِمَاءَهُمْ شَهَادَةً عَلَى طُهْرِ نِيَّاتِهِمْ، وَعَلِّمْنَا أَنْ نَبْنِيَ بِالْعِلْمِ قَبْلَ أَنْ نَبْنِيَ بِالطُّوبِ وَالْإِسْمَانْتِ.
رَبَّنَا، لَا تَجْعَلْ غَفْلَتَنَا سَبَبًا فِي هَلَاكِ الْأَبْرَارِ، وَلَا تَكْتُبْنَا مِنَ الْمُقَصِّرِينَ الَّذِينَ يَقُولُونَ “قَدَرُ اللَّهِ” وَقُلُوبُهُمْ تَعْلَمُ أَنَّهُمْ فَرَّطُوا.
اللَّهُمَّ اجْعَلْ دُمُوعَ أُمَّهَاتِهِمْ مِفْتَاحًا لِرَحْمَتِكَ، وَآهَاتِ آبَائِهِمْ سُلَّمًا يَرْتَقُونَ بِهِ إِلَى جَنَّاتِ النَّعِيمِ.
“Ya Allah, angkatlah derajat para santri yang gugur di sisi-Mu, jadikan darah dan debu mereka sebagai saksi kesucian niat mereka. Ajarkan kepada kami untuk membangun dengan ilmu sebelum kami membangun dengan bata dan semen. Jangan biarkan kelalaian kami menjadi sebab hancurnya jiwa-jiwa suci. Jangan catat kami sebagai hamba yang mudah berlindung di balik kata takdir padahal kami tahu kami telah lalai. Ya Allah, jadikan air mata ibu-ibu mereka kunci rahmat-Mu, dan keluh kesah para ayah mereka tangga menuju surga-Mu yang penuh kedamaian.”
Tabik,
Nadirsyah Hosen
Cara membantu 1 kawan yang dikriminalisasi bisa lewat pengacara terbaik.
Tapi cara terbaik membantu 959 kawan yang jadi tahanan politik adalah dengan menghancurkan rezimnya.
Setelah menangkap ribuan demonstran. Polisi lanjut memburu mahasiswa, pelajar, warga biasa, seniman, pekerja kantoran, bahkan anak di bawah umur.
Skala represi paling luas dan ugal-ugalan sejak reformasi 1998.
https://t.co/HvAHLrh9Fb
Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari PDIP, Wahyudin Moridu, telah mengeluarkan pernyataan kontroversial mengenai penggunaan dana negara.
“Kita hari ini menuju Makassar menggunakan uang negara. Kita rampok saja uang negara ini kan"
Gimana nih gaes?
Saiful Amin atau Sam Oemar dibotakin Polisi, dilarang menulis bahkan tidak boleh membaca buku. Inikah hasil dari proyek PRESISI Listyo Sigit Prabowo dengan nilai TRILIUNAN itu?
@DivHumas_Polri@ListyoSigitP