Setelah nutrisi diserap di usus halus, sisa² makanan mengalami pembusukan di dlm usus besar.
Selain pembusukan, di dlm usus besar juga air diserap, shg sisa² makanan siap diubah menjadi feses (kotoran).
Feses akan disimpan di dalam rektum sebelum dikeluarkan lewat anus. Di rektum, sensor di sana akan mengirimkan sinyal ke otak utk memutuskan apakah feses perlu dikeluarkan atau tidak.
Setelah itu, feses yg siap dibuang akan dikeluarkan melalui anus. Otot anus berfungsi untuk menahan & menjaga feses agar tidak keluar dari rektum sebelum saatnya.
.
.
Demikian proses terjadinya tinja dalam tubuh @jokowi, yang sebenarnya ingin dijelaskan Pak Tito Karnavian • Mendagri, yang disampaikan oleh Tomsi Tohir • Irjen @kemendagri.
.
.
😁
#cenasuwok
https://t.co/VV91EPktXq
@prastow Manusianya dlu, para petugas di tatar biar punya adab dan tidak semena2, dn para oknum yg suka memanfaatkan situasi sebaiknya di tindak tegas dgn hukuman di jebloskan ke penjara dan di pecat dgn tidak hormat tanpa gaji pensiunan.
Ketika hutan digunduli penguasa, utk menanam singkong, meskipun yang tumbuh jagung, bersamaan dgn kayu² pepohonan yang "hilang tenggelam" tepat di bawah hidung pinokio yang semakin panjang, 𝗸𝗮𝗹𝗶𝗮𝗻 𝗯𝘂𝗻𝗴𝗸𝗮𝗺.
Bukan saja hutan di proyek IKN yg kalian gunduli, pun 9 petani dibotaki.
Mas @ListyoSigitP yang baik,
PETANI DIBOTAKI, MENGAPA KORUPTOR TIDAK ?
Atau agar lebih mudah dijawab jajaran @DivHumas_Polri, saya ubah pertanyaannya menjadi ;
𝑩𝒆𝒓𝒂𝒑𝒂 𝒃𝒂𝒏𝒚𝒂𝒌 𝒌𝒐𝒓𝒖𝒑𝒕𝒐𝒓 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒅𝒊𝒃𝒐𝒕𝒂𝒌𝒊 𝒋𝒂𝒋𝒂𝒓𝒂𝒏 𝑷𝒐𝒍𝒓𝒊 ?
.
.
NKRI HARGA MATI ?!
𝘽𝙀𝙍𝘼𝙋𝘼 𝙃𝘼𝙍𝙂𝘼 𝙈𝘼𝙏𝙄𝙉𝙔𝘼 ?!
@TeddGus Hak angket di lakukan sesuai aturan perundangan yg berlaku di negara ini, kenapa lu bangun opini sesat begini Ted, mau kalah atau menang semuanya berhak menggunakan koridor hak angket untuk mengetahui kacurangan yg tsm, kamu terkesan takut ketahuan bgtu Ted.
Sdr. Menteri Perhubungan @BudiKaryaS, lap KNKT ttg pilot & copilot Batik Air rute Kendari-Jkt pd 25 Jan 2024 tertidur slama 28 menit di ketinggian 36 ribu kaki sgt mengerikan. Alasan pilot & copilot kelelahan tak bisa diterima. Audit total @BatikAirINA. Hrs ada yg bertanggjawb.
"𝗝𝗘𝗡𝗗𝗘𝗥𝗔𝗟 𝗕𝗔𝗟𝗢𝗡"
Prestasi dan kecerdasannya tidak perlu diragukan.
Namun, bukan hanya sekali dua kali, '𝙥𝙪𝙗𝙡𝙞𝙘 𝙨𝙥𝙚𝙖𝙠𝙞𝙣𝙜 - nya memang buruk.
Masih di level komandan kompi.
.
.
#AgakLaen
"Kebebasan berarti bebas melakukan semua kebaikan, bukan bebas lepas melakukan semua kejahatan tanpa boleh diadili”.
- Panglima Besar -
Jenderal Sudirman
Ave Neohistorian!
Mehran Karimi Nasseri, pria asal Masjedsoleyman, Iran, merantau kuliah ke Universitas Bradford, Inggris pada tahun 1973. Karena terlibat dalam gerakan anti Pahlavi selama kuliah, Pemerintah Iran mencabut kewarganegaraannya pada tahun 1977. Setelah berkeliling Eropa mencari suaka dan ditolak sana-sini, ia memperoleh status pengungsi dari Komisioner Tinggi PBB Untuk Pengungsi (UNHCR) Belgia.
Nasseri memutuskan pergi ke Inggris pada tahun 1988 melalui Perancis. Ketika menaiki kereta api menuju Perancis, tasnya yang berisikan dokumen-dokumen kepengungsiannya kena copet. Akibatnya, Imigrasi Bandara Inggris kemudian menolak kedatangannya dan menerbangkannya kembali ke Bandara Charles de Gaulle, Perancis.
Nasseri tidak dapat menuju Inggris maupun sekedar keluar dari bandara Perancis. Mengurus ulang dokumennya juga mustahil, karena peraturan mengharuskannya hadir langsung ke Belgia. Petugas Bandara bingung harus mendeportasinya kemana, karena Nasseri berstatus “Stateless”. Alhasil, Nasseri hanya bisa terjebak di Terminal 1 Bandara Charles de Gaulle. Sembari menanti keajaiban, Ia pun beradaptasi dengan lingkungan sosial bandara, mulai dari mandi, makan, tidur, hingga menghabiskan waktu dengan membaca, dan menulis autobiografinya.
Penantiannya menemui titik terang. Pada 1999, UNHCR Belgia bersedia mengirimkan dokumen-dokumen pengungsiannya melalui Pos dan Pemerintah Perancis bersedia memberinya izin tinggal. Sayangnya, karena jiwanya telah melekat dengan Bandara, Nasseri justru tidak senang dan membuat berbagai alasan-alasan agar tetap bisa tinggal di Bandara.
Pada 2006, Nasseri jatuh sakit dan dilarikan ke rumah sakit. 18 tahun rekornya sebagai “Terminal Man” pun berakhir. Setelahnya, Nasseri tinggal di Perancis dengan statusnya sebagai pengungsi. Mengejutkannya, Nasseri memilih tinggal di bandara menjelang akhir hidupnya dan wafat di sana pada 12 November 2022 akibat serangan jantung.
Penulis: Jonathan Tsai
Editor: Ivan Fauzan
Referensi:
Merhan, Alfred (2004). The Terminal Man. Corgi Adult.