Sejak kemarin hingga hari ini, banyak yang mengapresiasi Kompas TV, Tribun Group, Mbak Rossiana Silalahi, Bang Dahlan Dahi, dan seluruh jajaran tim liputan mereka, yang dengan gigih menemani aksi mahasiswa 12 Juni 2026 dari pagi hingga malam.
Di tengah barikade aparat, di antara asap dan desak-desakan di Sudirman, mereka tetap di sana. Bersama rakyat.
Kebebasan pers bukan hanya soal regulasi dan kebijakan.
Ia juga soal apakah sebuah redaksi masih memilih untuk hadir saat negara sedang dipertanyakan oleh anak-anak mudanya sendiri. Saat mahasiswa berjalan kaki karena bus mereka di haadang, itu bukan sekadar berita. Itu sejarah.
Terima kasih yang sebesar-besarnya untuk seluruh media yang masih setia meliput. Yang masih mau berdesakan di kerumunan, dan memilih hadir meski tekanan datang dari berbagai arah.
Kalian bukan hanya jurnalis.
Kalian adalah penjaga ingatan kolektif kita. ๐
*Video yang saya upload sepenuhnya milik Kompas TV
๐จ ๐ฎ๐ฉ Mass protests erupt across Indonesia after gasoline prices jumped more than 30% overnight.
Pertamax, the country's most popular fuel, rose from 12,300 to 16,250 rupiah per liter (+32%) on June 10, with subsidized Pertalite up 30% as well. Crowds have filled the streets of Jakarta, with motorcycle taxi drivers and students out in force.
Fuel hikes have brought down governments here before. The 1998 price riots ended Suharto's 31-year rule.
Selain influencer 02, kejahatan besar selanjutnya itu jatuh ke Ipang Wahid yg ngedandanin orang temper kayak gini berubah jadi seolah menggemaskan, gemoy dan lucu.
Padahal footage saat dia kalah berkali-kali ini udah bisa bikin merinding dan kasih gambaran kalau ini orang ngejabat gimana.
Reaksi tantrum dia saat debat pilpres aja bisa ditwist jadi nangis berjamaah di tiktok โkasihan pak prabowo ๐ฅฒโ
Investors are LOSING CONFIDENCE in Indonesian Pres. Prabowo's interventionistย economic policies.
Foreign investors are abandoning Indonesia, like rats fleeing a sinking ship.
Indonesian stocks are down a STUNNING 31% this year, THE WORLD'S WORST PLUNGE.
statement ini membuktikan kalau pemerintah lebih takut demo diadakan di pusat bisnis & ekonomi ibu kota daripada di depan gedung DPR/MPR
selain itu, exposure & dampaknya juga lebih besar. keren buat kalian yg inisiasi pergerakan ini ๐ซก
Kritik terhadap MBG bukan hal baru. Sejumlah organisasi masyarakat sipil mengaku telah menyampaikan peringatan sejak awal pelaksanaan program.
Simak pandangan Agus Sarwono dari Transparency International Indonesia.
#MBG#Watchdoc
Kalian kalo selalu bilang demo bikin macet, nih liat yg bikn macet tu justru silop dan ijo.
Mahasiswa aja lewat jalur busway.
Pas ditanya alesannya masuk ke jalan:
1. "Mau nyeberang" (tapi kok ga jalan)
2. "Gatau, ikut perintah komandan"
Seribu kawan terlalu sedikit, satu buzzer terlalu banyak.
Sudah saatnya sesama rakyat bersatu dan jangan mau dipecah oleh narasi buzzer yang diternak oleh rezim.
Karena, ketika rakyat sibuk ribut, debat, adu pukul, penguasa bisa saja membuat persekongkolan dan bersewenang-wenang atas kuasa yang sudah lama dinantikan.
Jangan menghamba dan mengidolakan politisi berlebihan; entah itu Prabowo, Ganjar, bahkan Anies Baswedan.
Selamat pagi kawan kawan semua, mohon update situasi kawan kawannya yang ikut aksi apakah sudah pulang dengan selamat atau ada masalah dalam perjalanan?
Utamakan selamat