SPPG Bojongkaso Agrabinta, Cianjur, Jawa barat nunjukin video distribusi MBG di jalur yang rusak berlumpur
dari video ini justru nunjukin lebih butuh perbaikan fasilitas umum (jalan) daripada dapur MBG kan 😂😂😂 unik banget skala prioritasnya
cr ig TVRInasional
Standar kemiskinan direduksi sedemikian rendah, sehingga mereka bisa bikin klaim “kemiskinan ekstrem berhasil diturunkan”.
Realitas negara yang dikelola para penipu. 👍🏼
Banyak yang ngira krisis 1998 itu cuma karena Rupiah nyungsep dari Rp2.500 ke Rp16.000.
Kenyataannya, ada satu faktor pembunuh yang jarang dibahas yaitu El Nino 1997. Kekeringan ekstrem di tahun itu bikin gagal panen masal, stok beras menipis, dan harga pangan meroket gila-gilaan tepat di saat nilai uang lagi hancur-hancurnya dan PHK massal terjadi.
Kombinasi mematikan antara perut lapar (krisis pangan) dan dompet kosong (krisis moneter) inilah yang memicu people power dan meruntuhkan Orde Baru setelah 32 tahun berkuasa.
Skenario Prof. Ferry soal Juli-Agustus 2026 itu nyeremin karena polanya plek-ketiplek sama 1997-1998.
https://t.co/hlcgRbdc1g
https://t.co/LemS7T2ZZ8
Barusan gw nonton podcast yang bilang rupiah akan nyentuh 22.000-25.000, pas bulan Juli-Agustus 2026
Itu kata Prof. Ferry Latulihin. Ekonom dan Mantan Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran.
Loh kok bisa? Alasan Prof Ferry:
- Efek krisis Hormuz, harga minyak sekarang di atas 100 dolar AS, bahkan otw 120 USD.
- Karena masih impor BBM dan subsidi ditahan, beban APBN makin berat.
- MBG sebagai the root of all evil. Bikin APBN boros karena memakan hampir 300 T
- Efek MBG => Defisit fiskal membengkak sekitar Rp240 triliun
Gara-gara ini kata Prof Ferry:
- Pasar takut sama APBN Indo. Bisa jebol ga ni anggarannya?
- Indonesia bisa turun rating menjadi non-investment grade
- Ujung-ujungnya, pasar makin tidak percaya.
Tapi ada lagi yang lebih seram..
Mereka mengambil roti yang menjadi hakmu,
lalu menyisakan remahan untukmu,
dan mereka mengatakan
“kau seharusnya berterima kasih kepadaku.
Berkat aku, kau tidak mati kelaparan”
cc:threadalek.zidan
Selagi buzzer digerakkan untuk menuduh film Pesta Babi provokatif, kekerasan terus terjadi di Papua.
Di film juga disebutkan kalau orang Papua dijaga lebih banyak tentara (1 tentara/100 penduduk Papua) dibandingkan rata-rata wilayah lain di Indonesia (1 tentara/696 penduduk Indonesia).
Berat..
Justru kalau minta hentikan MBG, pasti kalah calonnya.
Pegawai SPPG itu jumlahnya jutaan orang, belum lagi keluarganya, belum lagi supply chainnya dari transportasi hingga bahan baku.
Menghentikan MBG itu hanya akan membuat kelas menengah di perkotaan senang.
Tapi akan bikin marah kelas bawah dan orang2 kampung yang pekerjaannya bergantung dari MBG.
Makanya itu, kita semua ini udah dijebak secara politik oleh MBG.
Tidak akan ada politisi yang akan membatalkan MBG. Dijamin itu.
Indonesia kembali mendapat pengakuan internasional sebagai destinasi wisata favorit dunia 2026. Kabar ini menjadi bukti bahwa kekayaan alam dan budaya kita terus menarik perhatian dunia melalui lensa kamera.
Tapi, coba kita lihat apa yang terjadi saat kamera itu dimatikan?
Milihnya Neo Orba, terus kaget pas dapet KKN premium + krisis moneter 2.0.
Padahal udah diingetin: JASMERAH
Jangan sekali-kali melupakan sejarah, atau sejarah bakal maksa lo buat belajar dengan cara yang pait dan pedih.
Komunikasi politik Gibran menurut gw memang perlu diwaspadai.
Tidak seperti sebelah, dia irit bicara supaya tidak dihujat. Dia juga tidak pernah membalas hujatan kecuali halus banget kayak menghadapi Pandji.
Ketika yang satu sibuk mengkritik media, dia tetap diam. Dia bahkan jarang bicara di media.
Tapi Gibran selalu riding wave isu2 viral biar terus muncul namanya di media.
Saat bencana datang, dia hadir. Saat ada yang dizalimi, dia hadir. Seperti kasus lomba MPR ini.
Supaya apa? Supaya terlihat banyak kerja dan sedikit bicara. Sehingga sentimen terhadap Gibran tetap positif di kalangan masyarakat dan pemilih muda menjelang 2029.
Bahkan dia membiarkan dirinya dihujat dan dijadikan meme supaya bisa menampung simpati orang2 Indo.
Ingatlah kawan
2029 sudah semakin dekat
Harus diantisipasi gaya komunikasi Gibran.
Source gambar: https://t.co/mkGPtYTypz