maaf apabila gak edgy seperti kamu, aku pembaca buku fiksi mainstream heartwarming. maaf apabila aku gak baca buku dengan pemikiran idealis dan filosofi marxism. aku seeking meaning thru feeling at ease dan kamu adalah savior yang baca buku tebal minimal 500 halaman, aku rimspek
260817 [💭] 5.42 PM
it's my birthday tomorrow~
it seems like it'll be a day where villains will have more fun than me but ㅋㅋㅋ that actually makes me feel better
indo villaintwt having their awakening that xdiz is at an awkward position between kpop commodification & rock subculture is funny to me bc the international side fought about whether xdiz is kpop or not at least once in 3 months (the answer is Yes)
what would i give to go back to july 3rd midnight singing lost and found out loud with xdiz and other villains when everything still felt okay, not knowing what would happen weeks later
aku lowkey setuju—reality hits like this. aku ga mau nanti ketika xh lanjut ber-5, banyak yg bilang jelek, ga cocok, and so on. nyatanya, emang xh udah ga ber-6, beda formasi udah pasti beda output. kalo komennya negatif semua, kasian anak2 lain yg udah ngusahain yg terbaik
positioning mereka tuh kayak bener-bener kayak pisau bermata dua, deh. sure, mereka diuntungkan dengan privilege mereka sebagai idol (fans banyak, growth yang lumayan cepet, bahkan dimodalin ahensi buat bikin lagu), tapi label k-pop yang nempel di mereka tuh bikin "sulit" buat break the stigma di kalangan yang lebih segmented.
their latest releases tuh bener-bener segmented banget kalau di k-pop, siapa lagi idol band yang casually pake double pedal gitu? tapi kalau di /pure/ k-band ... siapa tau xdiz? band poser? sok sok-an metal? mostly mereka mikir gitu kan SEBELUM dengerin langsung. heck, pas di opening Muse? udah setengah setlist? tapi penontonnya masih anyep? baru hype setelah gunil drum solo? padahal lagu-lagu yang dibawain sebelumnya juga bukan lagu yang "kalem"?
bahkan ini menurut sepenglihatan gw ya, international villys tuh mostly yang emang udah familiar dengan band, be it western bands or japanese bands dkk. emo fans, metalheads, yadayada. kalau cabutan dari k-pop, palingan juga fansnya stray kids (yang coincidentally... sama-sama punya "lagu ribut"...). detswai gw mikir xdiz tuh segmented banget. bakal agak sulit buat njaring fans dari kpopers yang lebih general kalau enggak familiar dengan genre yang mereka bawakan. tapi balik lagi, mau ke k-band culture juga terhalangi sama label k-pop mereka. 😭
masalah GP? ya itu, harsh truth, menurut gw mereka bakal lebih besar kalau bisa milih antara k-pop or k-band secara sepenuhnya. silica gel yang MENURUT GWWWW lagu-lagunya "aneh" dan "experimental" aja punya fans militan di GP kok? ya harusnya xdiz bisa juga, dong? paling ya.... ya itu.... persepsi "elu ngakunya metal tapi kok k-pop sih, males gw urusan sama k-pop gini," tuh masih ada, entah sadar atau enggak sadar.
Scared of today. Broken hearted for our friends in NTT, in Aceh, for mbg poisoned kids. Never ending disgusted by the effing malfunctioned cursed govt. Independence day my ass. Indo govt be damned. If he dares to shout "merdeka" today in his speech, gue teriakin TAIKUCING.