Abis beres2 gudang, nemu harta karun—
Buku legend jaman SD.
Terpaksa harus masuk box lagi karena lemari buku sdh tdk ada space. Tunggu aku pny perpus pribadi dulu ya 😌🙏
Lo memuja Golden Age Islam, tapi lo gak paham apa yg membuat Islam bersinar
Ilmuwan Golden Age justru beriman, bukan sekuler
Ibn al-Haytham, al-Biruni, al-Khawarizmi dan lainnya, mereka gak memisahkan sains dari iman. Mereka meneliti alam justru karna-
Versi gw :
- invest leher ke atas (beli buku 1-2 bln sekali, kursus bhs asing, ikut kegiatan sosial, YT Prem buat nonton channel edu tanpa iklan)
- invest ke badan (olahraga renang, lari, dsb)
- diversifikasi investasi finansial (nabung valas, saham, cicil LM, dsb)
- scaling rutin min. 6 bln sekali+tambal gigi bolong
- threading alis sebulan sekali
- IPL underarm, dsb
- treatment wajah+badan (laser bekas jerawat badan jg masuk!)
- ga sering pake parfum apalagi di leher+nadi tangan (krn bikin gangguan tiroid dan hormon ga seimbang)
- belajar dress-up/grooming (ga seberapa cakep gpp, yg penting rapi+terawat)
- liburan/me time at least sebulan sekali
@SAIBdelvi wajar kok menginginkan momen2 kecil seperti itu
kadang yang dirindukan bukan status “menikah”, tapi kesempatan untuk berbagi kasih sayang dalam kehidupan sehari2
ada ga sih bride to be yg nikahannya mau ada stall/gubukan scoopable tiramisu, cheesecake, banana pudding? cukup bayar setengah harga ajaa karena aku jg lagi cari porto 📸🧑🍳✨
sedih dan kecewa bgt sama pemerintah
dosen ngajar belasan tahun tapi gajinya 2,6 jt/bulan. baru 3 bulan terakhir naik jadi 3,3 jt. gedean gaji pegawai MBG
pas pidato bilang duitnya ga ada, giliran buat latihan pegawai kopdes anggarannya 45 jt/orang
Gue bukan ahli perpajakan
Tapi serius gue bertanya
Kenapa ya buku itu jadi objek pajak?
Padahal, buku itu:
Bukan barang mewah
Bukan barang tersier
Bahkan punya fungsi pendidikan..
Contohnya nih, bacaan seperti fiksi dan novel itu melatih kemampuan imajinasi pembaca..
Atau bacaan populer yang justru membangun kebiasaan membaca.
Nah yang menariknya..
Hanya beberapa buku yang bebas pajak:
- buku agama, kitab suci dan buku pelajaran umum menurut PMK 5/2020.
Di luar itu malah dikenakan pajak. Kenapa ada pembedaan seperti ini?
Padahal, kalau negara serius ingin meningkatkan literasi...
Semua jenis buku jangan dipajakin. Kalau harganya lebih murah, makin banyak yang membeli buku.
Penerbit senang, penulis juga untung (apalagi kalau besaran loyaltinya memihak penulis)
Daripada rakyat asyik nonton video pendek,
Apa ga lebih baik rakyat jadi suka baca buku?
FOTO: ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
🇮🇩 Pajak buku di Indonesia : 12%
🇲🇾 Pajak buku di Malaysia : 0%
🇬🇧 Pajak buku di Inggris : 0%
🇮🇳 Pajak buku di India : 0%
Di mana bumi dipijak, di situ rakyat dipalak 🙏🏻
Make sense banget ini bang. Ini bisa jadi indikator kelayakan, kualitas dan harapan hidup. Dimana di negara maju pendapatan per jam sudah bisa untuk membeli kebutuhan tersier. Sementara di Indonesia banyak orang yang harus banting tulang seharian tapi tidak bisa me cukupi kebutuhan primer ya. Bahkan tidak cukup untuk bayar sekolah, Boro-Boro beli buku.
@KapudS640 kadang Allah selamatkan kita saat bertemu orang yang belum tentu baik untuk hidup kita....
dan lucunya
mungkin malah Allah yang selamat kan dia dari kita yang belum tentu baik untuk kehidupannya
Ngejaga Mental Health bkn berarti kita harus bahagia terus2an, bkn berarti harus positive vibes only.
Kata partner w yg jebolan psiko, setelah aware soal Mental Health, next step yang perlu dilakuin adlh ngebangun Mental Resilience. Gak gampang jatuh, gak gampang baper, gak gampang sedih.
Krn dunia gak se-happy go lucky itu. Kita akan salah, kita akan ketemu sm org yang nyalahin kita, kita akan sedih, atau membuat org lain sedih.
Jd bkn soal gabole sedihnya, tp belajar utk bs nerima dan balik lagi.
Jadi teringat suatu kisah—
Ada seorang ulama bernama Sofyan Assauri, ibunya berpesan: "nak, klo kamu dapet 10 ilmu dan ilmu itu tidak membuat kamu takut sama Allah, berhenti nak, dan rasakan bahwa ilmu kamu tidak bermanfaat. Karena implikasi ilmu yang bermanfaat khosyah—rasa
Semakin bertambah ilmu, maka akan semakin lembut hati kita.
Karena tujuan ilmu bukan membuat kita merasa paling tahu, tetapi semakin sadar betapa sedikit yang kita ketahui.
Ilmu yang benar melahirkan rasa takut kepada Allah, bukan rasa ingin dipuji manusia. 🤍
takut kepada Allah."
Ilmu itu sebenarnya daya ledak, kalo orang itu hatinya bersih, ilmu yang didapat akan membuat ia semakin baik. Tapi klo ada orang yang dapet ilmu terus hatinya jahat, itu akan membuat orang semakin zalim.