emang ajg. lu semua blm tentu ngerasain beberapa tahun ke depan kayak yg muda2, tapi dimintain data malah nyuruh manipulasi aja mba, kira kira aja mba sendiri, GOBLOK.
Kebagian juga nih sensus.
Mama ku : kok hutangnya ga ditanya bu?
Petugas : yaah klo itu kan urusan pribadi pak, bu.
Kami serempak : ya penghasilan juga urusan pribadi kali buu..
Maaf ya bu, kita tau ibu2 ini hanyalah petugas lapangan aja. Tapi zuzur.. udh keburu gondok aja klo udh menyangkut sama govt. Skrg tuh.
Kamu udh ada yg didatengin petugas sensus ekonomi kah?
Maaf, aku izin bertanya. Admin /wp/ boleh hapus kalau menfess ini melanggar rules.
Menurut kalian ini AI atau bukan? Soalnya mau beli karena lumayan suka, tapi takut ketipu lagi kaya kasusnya NJ😭🙏
Dapat kabar dari teman-teman nakes, seorang dokter di TTU, NTT meninggal dunia sore ini setelah diintimidasi anggota DPRD. Sebelumnya dokter ini menangani pasien anak yg mengalami gigitan ular.
Teman2 jurnalis di NTT, tolong dipantau kasus ini...
🚨 MOMEN PRABOWO PERSILAKAN WARTAWAN KELUAR DARI FORUM SARASEHAN KEBANGSAAN
Presiden RI kembali berpidato pada Jumat, 26 Juni 2026, hari ini. Menariknya, saat hendak membahas terkait data yang ia punya, wartawan secara halus diusir Prabowo. Selain itu, siaran langsung di YouTube juga diakhiri.
Genuinely asking, emang ga boleh ya wartawan atau rakyat tau data yang disampaikan? 🤓☝️
Intinya ya guys, kalau BPS beneran mau manipulasi data. Ngapain capek-capek buka rekrutmen, bikin pelatihan, dan ngunjungin setiap rumah 1 per 1 untuk ngumpulin data. Perihal gimana data itu dimanfaatkan pemerintah, itu udah diluar kewenangan BPS. Tugas BPS mengumpulkan, mengolah, dan menyediakan data. Jadi meskipun kebijakan pemerintah sekarang buruk, jangan sampai datanya ikut jelek juga, seenggaknya jika suatu saat pemerintah kita berubah jadi lebih baik, data acuannya bagus untuk pembuat kebijakan saat itu.
Fatimah Azzahra: “sekarang kita mengalami fenomena kekosongan legislatif, meski disenayan itu penuh tapi tidak ada yang benar-benar menyuarakan apa yang rakyat ingin tahu dari eksekutif”
DPR dewan pembela rezim!