ada anak yg terpaksa mengubur mimpinya dalam2 demi menjadi tulang punggung keluarga. memilih bekerja dr pada kuliah, memilih beli beras dr pada beli barang-brang berkualitas, memilih banting tulang agar kebutuhan keluarga bisa terpenuhi, dari pada nongkrong dengan teman sana-sini
anak perempuan yang terbiasa mandiri, terbiasa menjadi tulang punggung keluarga, membutuhkan laki-laki dewasa yang memiliki kesabaran yang luas. karena dia sedikit keras kepala, egonya tinggi, sulit dipahami dan moodnya mudah sekali berubah. dia begitu karena keadaan.
tidak perlu mengubah dirimu hanya karena ingin di cintai, jadilah diri sendiri dg kebaikan & keunikanmu yg tertanam, & biarkan orang yg tepat datang menghampiri dg ketulusan
-Habib Umar bin Hafidz-