Skripsi dihapus terus di DO karena dipenjara 1 tahun lah meanwhile pelaku kekerasan seksual terhadap perempuan diberi perlindungan dari kampus agar tidak di DO. Yap it's always double standard dalam pendidikan Indonesia
Untuk menghormati para korban sex-trafficking, pedofilia, dan femisida, kita harus terima fakta bahwa pelakunya adalah manusia. Jangan menyalahkan setan atau sekte2 klenik. Ya, manusia sangat bisa sekeji itu.
Anak kecil yg bunuh diri itu, mati dibunuh keputusan politik negaranya sendiri.
Sebab, negara yg membiarkan anak itu tak punya uang 10 ribu adl negara yg sama yg memberi uang 16,7 triliun ke organisasi yg didirikan predator anak utk mendukung pembunuh ratusan ribu anak lainnya.
perempuan menghadapi risiko kekerasan kaya gini setiap harinya dari laki-laki, tapi yang ada dipikiran laki-laki tiap bahas kesetaraan gender cuma sebatas whether mereka bisa mukul perempuan atau ngga.
Wow!! Islamophobia so deep that we see a Jewish pedophile right in front of us and still make it about Islam.
THERE WERE NO MUSLIM MEN ON THE EPSTEIN ISLAND. IT WAS WHITE CHRISTIAN AND JEWISH MEN.
Aku kurang suka kalau misalnya pas orang lagi bahas soal "pola umum", lalu orang lain langsung bahas soal pengecualiannya, seolah-olah kita ga tau soal itu; Misal nih ya, orang bilang "umumnya orang ga suka makanan yang terlalu asin", manti ada aja yang bilang "eh papaku suka kok makan yang asin banget!!", lalu ramailah itu, seolah-olah si pembahas awal tak paham itu.
Ya orang tau lah yang begituan... Semua hal di dunia nyata yang kayak gitu pastilah ada pengecualian2nya. "Orang ga suka ditampar", apa ga ada orang yang suka ditampar? PASTI ADA. Cuma kalo kamu jadi orang, takkanlah kamu sebutkan pengecualian itu di mana2; Orang UDAH TAU ITU, JADI KAMU DIAM. FOKUS KE INTI PEMBAHASAN, kalau mau bahasa "pengecualian", ya SEMUA HAL PUN GITU. Kamu mau nyari orang yang suka makan sampah? AKU YAKIN ADA.
Orang yang bahas soal "pola umum" itu pada tau itu, mereka ini fokusnya ke hal yang sering terjadi, supaya orang notice, lalu bisa menyesuaikan strateginya
Lantas, di situasi apa saja pengecualian boleh dibahas? Aku pikir gini: Kalau misalnya dampaknya sangat besar andai ia terjadi, & peluang kejadiannya tidak "hampir mendekati 0" & ia masih bisa ditanggulangi; Mis: Kebakaran memang jarang terjadi (umumnya kan aman2 saja), tapi bagus kalau kita sadar soal itu & punya strategi buat menghadapi itu
The principle of "social justice for all Indonesians" sounds like an empty slogan. Because there is no justice for the Papuan people. The most brutal Christmas gift from the government to the Papuan people is the deployment of soldiers to secure the destruction of Papua's nature
Iโve come to realize that gotong royong, or warga bantu warga as we now call it is not merely a cultural virtue but a feature of a stateless society. When the state is absent or too weak to act, society solves its collective problems with ad hoc coordination.
Lo pada sadar gak yg merasa panggilan tradisional macem "mbak" dan "mbok" itu merendahkan, aslinya karena LO SENDIRI yg punya mindset kalo pekerjaan2 domestik dan "borderline bluecollar" macam ART, nanny dan penjual makanan di sekeliling lo sebagai "profesi rendahan".