Kalam Hikmah
"Syukuri apa yang kau miliki. Jangan iri dengan apa yang orang lain miliki, maka Allah SWT akan memberimu apa yang belum kau miliki.”
—Habib Umar bin Hafidz
"Sesungguhnya ilmu ini dagingmu dan darahmu, dan pada hari kiamat nanti engkau ditanya tentangnya. Maka perhatikanlah dari siapa engkau mengambilnya."
— Imam Malik bin Anas
"Pengertian syukur yang paling dasar adalah memenuhi hati dengan pengakuan atas Keagungan Dzat Yang Maha Pemberi nikmat, keagungan nikmat dan Anugerah-Nya kepada hamba dengan kesaksian yang dapat mendorong anggota badan untuk taat kepada-Nya."
—Habib Umar bin Hafidz
Apabila seseorang bertanya, "Apa dalil menunjukkan bahwa makhluk memiliki Pencipta yang menciptakannya dan Pengatur yang mengatur dirinya?"
Jawabannya adalah sebagai berikut: Dalil yang menunjukan hal itu adalah...
...manusia yang berada pada puncak kesempurnaan (maksudnya sempurna bentuk dan sifatnya), sebelumnya berupa nutfah (air mani), lalu bermetamorfosa menjadi segumpal darah. Kemudian menjadi daging dengan darah dan tulang.
"Jangan kembali dari luar negeri malah jadi anti tahlil anti shalawat, serba anti, anti ini anti itu, paling bahaya mereka yang kembali dari luar negeri ke Indonesia lalu menjadi anti NKRI dan anti Pancasila, ini yang parah,”
—Abuya Muhtadi
Di balik kelancaran arus balik santri, ada keterlibatan masyarakat setempat yang setia stay di ujung pintu masuk hingga titik akhir parkiran.
Semoga amal ibadah warga masyarakat Dusun Haurkuning dibalas oleh Allah dengan penuh keberkahan.
Haturnuhun Akang Akang.
Amiin.
CARA NIRAKATI ANAK AGAR HEBAT
Oleh Habib Lutfi bin Yahya
Pesan ulama-ulama sepuh dulu, kalau ingin punya anak yang Hebat dan Berkah, orang tua terutama ibunya harus mau tirakat. Berikut anjuran nirakati anak :
Sufistiknya:
Allah Mendengar lebih dulu sebelum kamu bercerita
Allah sudah menyambut sebelum kamu datang
Allah sudah mengabulkan sebelum kamu meminta
Allah mengampuni dosamu, maka kamu bertaubat.
"Perlu kerendahan hati saat membahas agama lain. Ada persoalan bahasa, teks kitab suci, sejarah dan kaidah keagamaan yang boleh jadi tidak kita kuasai sepenuhnya. Jangan cuma otak-atik, apalagi berdasar prasangka." —Gus Nadir