Terima kasih untuk setiap keinginan memperbaiki yang kusut. Untuk kesempatan berubah atas kesalahan yang telah diperbuat. Untuk semua waktu bersama meski tak selalu bahagia. Untuk kamu yang memilih tetap ada, walau diriku mungkin tak seindah seharusnya.
Hubungan kita memang biasa saja. Tak romantis-romantis amat. Tak semanis cerita-cerita fiksi remaja. Tak seuwu-uwu yang biasa orang-orang pamerkan. Sesekali kita saling marah, kadang bertengkar, lalu baikan lagi. Hal terbaik hanyalah kita terus bersama & terus saling memperbaiki.
Pernah enggak sih, ngerasa hidup berat banget, terus pas mikirin orang yang kita sayang, kayak ada semangat baru? Secapek apa pun, saya tahu bahwa semua perjuangan ini sepadan. Kamu patut diperjuangkan
Apa yang ada di pikiranmu ketika seorang teman lama yang dulu tak dekat-dekat amat tiba-tiba mengirim pesan singkat dan terlihat bersemangat sekali ingin mengajak kamu bertemu?
Seseorang melarikan diri dari rumah karena tidak mendapatkan tenang. Menyusuri jalanan ramai dengan jiwa yang sepi. Tak ada orang yang benar-benar bisa diajak bicara. Tak ada orang yang benar-benar mengerti apa yang dirasa. Debu jalanan barangkali adalah jawaban atas sedih.
Seseorang menghindari kerumunan karena tak menemukan lagi dirinya di sana. Teman-teman yang palsu. Ucapan-ucapan yang menyakiti. Pematah impian yang menjadi-jadi. Akhirnya, berjalan sendiri adalah pilihan tak terhindari.
Mereka orang biasa, punya kerabat dan keluarga, impian dan cita-cita, ketakutan dan kecemasan. Tapi semua mereka kesampingkan karena panggilan tugas tak mungkin diabaikan.
Mereka adalah para perawat di pusat-pusat kesehatan, garis terdepan penanganan Covid-19.
(2/2)
Apalagi, saya pernah baca, anak dalam kandungan juga bisa mendengar. Makanya kita mesti jaga ucapan. Nah kalau terus-terusan dengerin lagu Tiktok, mohon maaf, takutnya pas lahir bukannya nangis, tapi malah ngomong, "Nungguin ya?"
Untuk para pahlawan yang jasadnya kini terbaring di Taman Makam Pahlawan, dan di mana pun di Indonesia, dikenal dan tak dikenal, semoga beroleh tempat nan layak di sisiNya.
Perjuangan mereka adalah perjuangan kami pula. Jalan kebaktian yang mereka tempuh adalah jalan kami juga.