Dikasih ruang diskusi dibubarin, pas bubar mas dar ama nusron disuruh turun buat diskusi, beneran turun, pas diajak diskusi, penghakiman. Lha piye??? 😂😂😂
Kalau ini benar pernyataan Sang Otot Besar, saya nitip respon:
Anda beli steak harga 6 juta dan keracunan. Bisa apa? Komplain dan tuntut pemilik restoran. Tapi ini urusan pribadi Anda dan pemilik restoran.
Bedanya apa dg keracunan di Program MBG? Pengadaannya menggunakan uang APBN alias uang pajak yg dibayar rakyat. Pelaksananya aparatur negara. Maka pertanggungjawaban ke publik. Ini menjadi urusan publik. Sdh bener siswa atau rakyat teriak.
Mosok bedain gitu aja gak bisa? Ntar turun pangkat lho....
Saya cuma ingin meluruskan logika bengkok. Utk MBG, saya apresiasi langkah cepat utk evaluasi dan penguatan kontrol di lapangan. Respon Istana dan BGN soal keracunan cukup proper dan terbuka. Semoga program ini lebih baik dan berhasil. Juga dijauhkan dari pendengung linglung nggak nyambung itu.....