Ya Allah alirkanlah rezekiku dari segala arah, serta lindungilah diriku dari rasa putus asa karena sesungguhnya aku tidak ingin menjadi beban kepada siapapun✨
gapapa nangis kalau kamu gatau gimana nanganin sesuatu sekarang. apapun yang terjadi, everything will be okay. kamu bebas lepasin emosi kamu karna kamu 'manusia'
mau minta maaf sekaligus berterima kasih banyak buat orang yang selalu mau dan bersedia jadi tempat cerita gue. orang yg selalu kasih nasihat dan saran yang baik serta positif di setiap masalah yang gue hadepin.
Thank you for always listening. I’m sorry if I haven’t been a good listener for you too. You really mean a lot to me.
mau lu adhd, bipolar, fatherless, abandonment issue, atau trauma apapun, ga ada orang yang wajib handle itu kecuali lu sendiri. stop romantisasi trauma sampe jadi excuse buat ngerusak hidup orang lain.
semua orang punya trauma. tapi bukan berarti lu boleh trauma dumping ke orang lain trus ngarep mereka heal lu. sembuhin diri lu, jangan malah jadi villain pake shield ‘aku trauma’.
sorry to say kalau terkesan kasar, tapi literally ga semua orang punya kapasitas buat nerima energi toxic lu. heal in silence, jangan bikin korban baru cuma karena lu males healing, trauma lu bukan lisensi buat bikin orang lain trauma. tapi semoga apapun yang buat kita trauma tidak menciptakan korban-korban baru di dunia ini yaa! Periodt.
Perlancar rezekiku ya Allah, sehingga orang-orang di sekitarku bisa menikmati rezekiku, aku tak ingin jadi beban untuk siapapun, maka izinkanlah aku untuk menjadi salah satu perantara rezeki bagi mereka.
Banyak orang ingin menjadi versi terbaik dari dirinya.
Tapi tidak semua orang siap menghadapi prosesnya.
Coba tantang dirimu dengan:
1. Puasa Senin-Kamis
2. Stop gula 21 hari
3. Mandi air dingin 30 hari
4. Baca buku 10 menit/hari
5. Baca Al-Qur'an 1 lembar/hari
6. 7 hari tanpa scrolling berlebihan
7. Bangun jam 5 pagi selama 10 hari
8. Jalan kaki 3.000 langkah/hari
9. Tatap dirimu di cermin selama 10 menit
Karena berubah tidak ditentukan oleh seberapa sering kita memulai, tetapi seberapa lama kita mampu bertahan.