Nggak cuma Affan. Ada Gamma, Gijik, Kanjuruhan dan puluhan mungkin ratusan rakyat Indonesia lain yang dibunuh selama bertahun-tahun.
Blm lagi brp kuintal narloba yg sdh mereka edarkan selama ini?
Brp arena judi yg dilindungi selama ini?
Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) lagi ngegarap proyek penulisan buku besar Sejarah Indonesia, yang ditargetkan rampung dan diluncurkan pada 17 Agustus 2025.
Tapi, ada sejumlah peristiwa yang “hilang” dari sejarah itu.
Gimana, nih?
| Narasi Daily
Kl fungsi utama sekolah negeri u/ sosialisasi kebijakan ke wali murid diserahkan ke lembaga bimbel, udh jls aroma tak sedap tata kelolanya. Ganti menteri cm ganti kepentingan, busuknya tetap. Terjadi di kota pelajar lho hahaha, mau mncetak apa kalian itu hah
Sinyal sdh dikirim buat para pejabat dan politikus yg kelakuannya masih gini2 aja: korup, penuh rekayasa, menindas, antimeritokrasi. 5 taun lg kl nggak berubah, ya bakal turun lg 10-30%. Yg menang makin nggak pny legitimasi, makin byk perlawanan
Ada nggak yg ikut jumpa pers dan pernah nanya, apa hubungan operasi zebra & angka kecelakaan? Nggak ada argumentasi kuat & logika kausalitas yg jelas. Jadi knp masih aja diberitakan? https://t.co/qzdFyfXeL3
Ada nggak yg rutin promo harga susu pasteurisasi atau UHT sampe 70%? Tetep "mahal" kan? Jadi drpd sana sini mantau uji coba maksi gratis, selesaikan ini dulu lah https://t.co/Jhz5X6CCKX
Kaesang, ketua PSI, tak menunjukkan kepekaan — apalagi kepedulian — kpd keadaan tanah air yg panas oleh kemarahan rakyat.
Ayahnya terang-terangan menggunakan segala cara utk menegakkan dinasti di Indonesia — dan memberi Kaesang jabatan tinggi.
Ketika orang banyak protes, Kaesang, ketua PSI, dgn enak naik pesawat jet pribadi bersama isterinya ke Luar Negeri.
Jumawa dan takabur itu jalan menuju jatuh.
Analogi: MK itu adalah satpam kompleks bernegara. Setelah banyak maling konstitusi, satpam menangkap maling dan membuat aturan baru keamanan. Eh Malingnya merasa berwenang merevisi aturan itu agar ttp bisa maling. Begitulah maling-maling di Baleg n Presiden hari ini!
Narasi2 yg bentar lagi bakal kenceng digenjot:
1. Dasar barisan sakit hati!
2. Kalo kalah ya kalah aja. Move on dong!
3. Dasar kadrun!
4. Akademisi berpihak.
5. Guru besar udah gak netral.
6. Mahasiswa anak bawang, gak ngerti apa2 sok2an mau kritisi negara.
7. ….
Sila tambahin
Demokrasi bs dipakai utk membunuh demokrasi dan hukum. Korupsi bs dilakukan melalui cincai di lembaga demokrasi. Hitler yg akhirnya lenyap tanpa kuburan, membangun kediktatorannya melalui lembaga2 demokrasi dgn koersi. 93 tahun lalu Bung Hatta mengingatkan kita ttg itu. 🙏
Ada yang sedang bermain api dengan lembaga konstitusi dan demokrasi. Atau sedang menguji level muak masyarakat.
Sudah menang pilpres, anak sudah jadi wapres, para pendukung sudah dapat jabatan, koalisi sudah tambun, masih ingin mendapatkan semua?
Apa maunya seperti Bangladesh?
Korup dan inkompeten. Culas dan taktahu malu. Nekat dan membabi buta. Semua predikat buruk telah disematkan padanya. Dia tetap tak tergoyahkan.
Tapi jika dia terus menggunakan kekuasaan suka-suka, sudah waktunya rakyat bersatu menelanjangi dan menyeret dia ramai-ramai ke jalan.
Kawan-kawanku Eksponen Angkatan Reformasi 1998. Sudh 25 tahun kita melakukan reformasi dan sdh banyak diantara kita yg menggengam kekuasaan.
Yuk, berhati-hati memelihara kekuasaan sebagai amanah. Jangan sewenang-wenang dan jangan korupsi, baik korupsi uang maupun korupsi politik. Jangan sampai kita terjebak ke dalam situasi spt sedang menunggangi singa liar.
Menunggangi singa liar itu mengerikan.
Mau turun takut diterkam singa, mau terus di punggung singa pasti takkan kuat dan pasti ada batasnya. Terkadang banyak juga yang memanah singa tetapi nyasar ke penunggangnya.
Agar tak sampai masuk ke situasi menunggangi singa liar, jagalah kekuasaan dgn menegakkan konstitusi dan membangun demokrasi yang berkeadaban. Semoga Tuhan selalu memberkati Indonesia🇮🇩.