Ketika The Economist disleding Bu @susipudjiastuti soal narasinya mengenai Nadiem Makarim yang dibelokkan seakan Indonesia tidak ramah bahkan anti-entrepreneurship.
Ini contoh spin-off media Barat yang belakangan gencar memotret negatif Indonesia.
Coba tebak alasannya kenapa?
Bahaya terbesar dari konten rage bait gini adalah oversimplified masalah demi engagement. Narasi "tanah sendiri kok dilarang" dipake utk memicu kemarahan emosional. Sesuatu tetap perlu diberi konteks, tujuannya supaya bikin orang paham, bukan jadi marah.
Faktanya, setiap kepemilikan tanah di Indonesia terikat hukum tata ruang. Mengubah sawah menjadi tambak udang secara ilegal melanggar hukum karena mengancam sektor pangan dan ekosistem lingkungan.
Tambak udang itu menghasilkan limbah; kalau tanpa izin dan amdal, justru berisiko merusak tanah warga di sekitarnya.
Jangan cuma OMDO . Kok aneh, kelean yang bilang lingkaran presiden ada yang korupsi ditanya siapa gak berani bilang 🤣. Jadi kalau memag ada yang koruptor dan berkhianat di lingkungan presiden hang MELINDUNGI ya kalian sendiri 😌
Jadi si Nusron ditanya kenapa menggusur warga Papua, lalu mereka mengajak mahasiswa ke Merauke biar liat siapa warga yang digusur.
Ya mahasiswa bingung lah, kenapa harus kesana memangnya kita relawan. Kenapa ga dijelasin aja kebijakannya, kenapa harus menggusur dll, katanya mau dialog tapi malah ngajak jalan-jalan. Wajar mahasiswa pada emosi, bukannya menjawab malah ngeles.
Tipikal politisi bodoh gabisa menjawab kebijakan sendiri ya begini.
Menurut saya,
Orang indo harus mulai tebiasa dgn berbagai macam karakter orang. Terutama dlm gaya bicara.
Ga bs melulu nuntut alus.
Misal orang2 jenius itu biasanya ngomongnya ga rapih.
Krn otak n cara berpikirnya lompat2.
Prabowo kl ngomong tampak asal.
Tp esensinya bener.
Rakyat dengan sengaja dan nyata milih prabowo dengan program MBG.
Terus dijalanin
Terus rakyat protes
Lucu aja. Kok plin plan.
Ngapain lu pilih?
Kalau lu ga milih kenapa lu ga kampanye calon lain?
Kenapa ga nyumbang duit buat calon politik?
Kenapa ga ngasih tenaga?
Kelompok modelan gitu akhirnya 11/12 dengan pemerintah yang mereka suka katain...
Kalau bilang Pak Prabowo anti kritik, tapi kelakuan kayak gini suka ngeblok akun berseberangan aja, ironis kalian...
Dan juga gak membantah kalau mereka gak bisa lepas dari pemodal gituan...
Pengennya inovasi teknologi kaya China, work culture kaya Nordik, demokrasi liberal ala Prancis, dibarengi dengan tata kota ala singapur + buying power Kuwait. Gak sadar dirinya ireng, dungu, sdm rendah, critical thinkingnya kalah sama dugong, nungguin satria piningit