what break my heart the most kalo baca case corrupt kayagini adalah aku inget jelas banyak tweet dari kita teume yang sedih gabisa nonton konser karena kendala di finansial, nunda/urungin niat untuk beli album, photoism, printilan karena kurs melemah... dan tentunya nabung+cari kerja mati-matian di negara dengan "19jt lapangan pekerjaan" ini.
sedihnya lagi koruptor kayagini juga gabakal segampang itu diberantas walaupun diviralin (I mean... ini baru yang ketauan, bayangin seberapa banyak yang ga keendus media, and God only knows seberapa kuat backingan mereka), apalagi tau sendiri presiden kita gimana, jadi kayak... marah iya, sedih iya, but there's nothing we can do rasanya :)
gini amat ya jadi wni...
sumpah my biggest “when yh” itu bukan tentang pacaran tapi WHEN YAH pindah ke negara 4 musim itu dengan pendapatan rata-ratanya yang tinggi, pendidikan sangat berkualitas, termasuk negara dengan penduduk paling bahagia di dunia, alam yang indah sejalan dengan pembangunan kota dan fasilitas transportasi yang sangat baik, kriminalitas rendah, bisa healing tanpa stress ekonomi (work-life balance), lingkungan sosial yang ramah dan nyaman, dan pemerintahan yang selayaknya baik.