As yatim/piatu pasti sering denger ini "jangan sedih, hidup jalan terus" without realizing it kadang rasanya kaya lagi diremehin. everyone has their own way of healing. Kita nggak pernah bener2 tau seberat apa duka bagi seseorang kalau belum pernah ada di posisi mereka.
kalian sadar ga kata "in another life" itu kalo didengar dengar ternyata sedih dan nyesek banget, karena kita tau bahwa another life itu ngga akan pernah ada dan kita juga tau hidup yang kita punya cuma yang sekarang ini, kalau ngga sekarang berarti ngga akan pernah sama sekali. "in another life" sebenernya sering jadi cara paling lembut buat bilang "di kehidupan ini tuh kita memang tidak bisa."
Dia bingung kami juga bingung, aku langsung gercep liatin bukti kalo titiknya emang sesuai dan foto di maps juga sama seperti keadaan rumah yang kami ketok, dia makin bingung dan bilang "ga ada jual kue" bersamaan itu masuk notif,
Asbunan itu malah bIkin aku keliatan aneh ga siiiiiii, tapiii emang pintunya kebuka tutup terus karna anginnn, SUMPAHHH JUJUR ITU BAKAL JADI TOP TIER KEJADIAN MEMALUKAN DALAM HIDUP AKU SIHH
Kalian tau isi chatnya "bukan itu kak" KEK ANJINGGG, jadi dari tadi kami jadi org freak yg ngetok rumah orang? saat itu aku ga tau mau ngomng apa lagi karna udah terlanjur malu, dan yang paling malu adalah aku malah bilang kedia "pintunya kebuka sama angin kak bukan kami yg buka"
Percaya ga? sometimes Tuhan removes people from our lives, bukan karena kita ga cukup baik, tapi karena Tuhan tau sesuatu yang kita ga tau.
Dia melihat apa yang kita ga lihat, mendengar apa yang kita ga denger, dan tau apa yang kita ga pernah tau. jadi kalo ada yang pergi, maybe it’s not a loss. maybe it’s protection.