Sakit banget rasanya bayangin seorang anak yang nunggu di jemput tapi jemputan itu gak kunjung dateng, dia ngerasa asing disana. Semoga kita kuat ya hadapi ini nak.
PASTIKAN BELI BARANG INI DI WAKTU YANG PALING TEPAT.
1. *BELI HANDPHONE - NOVEMBER*
Harbolnas 11.11 adalah Momen diskon elektronik terbesar sepanjang tahun.
2. *BELI KAMERA - FEBRUARI*
banyak toko elektronik kasih penawaran spesial di momen Valentine.
3. *BELI MOTOR - AGUSTUS*
dealer rutin gelar promo besar menyambut hari kemerdekaan.
4. *BELI MOBIL - DESEMBER*
dealer kejar target akhir tahun, posisi nego ada di tanganmu.
5. *BELI RUMAH - OKTOBER*
Indonesia Property Expo rutin digelar, DP dan harga terbaik bisa kamu dapat di sini.
Guys, ini bukan sekadar cerita cinta biasaβ¦
ini cerita tentang dua orang yang sama-sama jatuh cinta,
tapi tahu dari awal kalau jalannya nggak akan mudah.
Di satu sisi ada Michelle Ziudith,
yang kelihatannya santai soal hubungan,
tapi ternyata menyimpan ketakutan besar soal pernikahan.
Bukan karena nggak mau,
tapi karena dia pernah ada di hubungan yang salah hubungan yang bikin dia ngerasa βcapekβ secara emosional.
Dari situ dia sadar,
menikah itu bukan cuma soal cinta,
tapi kesiapan mental.
Bahkan dia sendiri merasa belum sepenuhnya siap untuk meng-handle dirinya,
apalagi orang lain.
Di sisi lain ada Georgino Abraham,
yang tahu betul kalau hubungan beda agama itu rumit.
Dia sudah pernah ada di posisi itu,
sudah pernah bilang βkapokββ¦
tapi tetap saja jatuh ke situ lagi.
Kenapa?
Karena cinta nggak bisa dipilih.
Dan di situ letak konflik terbesarnya antara logika yang bilang βini bakal sulitβ dan perasaan yang bilang βjalanin aja duluβ.
Hubungan mereka bukan cuma soal dua orang,
tapi juga soal dunia di sekitarnya.
Keluarga,
aturan,
sampai netizen semuanya ikut masuk.
Di Indonesia,
beda agama bukan hal yang sederhana.
Dari urusan nikah aja sudah ribet
belum lagi soal anak nanti ikut siapa
belum lagi tekanan dari keluarga yang bisa saja nggak setuju.
Dan yang paling βkenaββ¦
mereka sama-sama sadar satu hal:
kadang kita tahu ini akan berakhir sakit,
tapi tetap dijalani.
Michelle pernah ada di fase βudah tahu nggak akan berhasil,
tapi tetap lanjut karena sayangβ.
Dan saat itu selesai,
rasanya bukan cuma sedih tapi juga lelah.
Sementara Georgino sekarang masih ada di perjalanan itu,
tapi bahkan dia sendiri belum tahu ujungnya bakal ke mana.
Ini bukan cerita cinta yang manis doang.
Ini cerita tentang:
cinta yang harus berhadapan dengan realita,
perasaan yang bertabrakan dengan prinsip,
dan pilihan yang nggak pernah benar-benar mudah.
Kadang, kita mengulang hubungan yang sama bukan karena bodohβ¦
tapi karena kita belum selesai belajar dari situ.
Dan mungkin itu poin paling dalam dari cerita mereka:
nggak semua cinta harus dimiliki,
tapi semua cinta pasti ngajarin sesuatu.
Gue pernah ada di suatu momen lagi duduk berdua sama doi, lagi anteng tenang, gak ada apa-apa, cuma ngobrol biasa. Ehhh terus
Tiba-tiba kepikiran...
βkita sering ngobrolβ¦ tapi kapan terakhir kali kita deep talk ya?β
Berjam-jam deep talk seneng sedih haru semua campur jadi satu. Dan hal ini yang bikin malah makin jatuh cinta sama dia.
Kalau kalian lagi pengen coba juga mulai deep talk sama pasangan, coba tanya hal ini pelan-pelan:
β’ βAkhir-akhir ini, hal apa yang paling bikin kamu capek tapi kamu pendam sendiri?β
β’ βKapan terakhir kali kamu ngerasa benar-benar dipahami?β
β’ βAda gak sih hal yang pengen kamu ceritain, tapi belum pernah karna ga berani?β
β’ βSebenernya, kamu lagi takut kehilangan apa sekarang?β
β’ βWaktu kecil, kamu pengen dicintai kayak gimana?β
β’ βMenurut kamu, bagian tersulit dari jadi diri kamu itu apa?β
β’ βHal kecil apa yang bikin kamu ngerasa dihargai banget?β
β’ βAda gak luka lama yang kadang masih keinget sampai sekarang?β
β’ βApa yang lagi kamu pikirin tapi gak pernah kamu omongin ke aku?β
β’ βKalau kamu lagi down, sebenernya kamu pengen diperlakukan kayak gimana?β
β’ βHal apa tentang kamu yang takut banget gak aku ngerti?β
β’ βApa arti βrumahβ buat kamu dalam sebuah hubungan?β
Dan setelah itu ngerasa hubungan juga lebih deep karena ngerasa saling ngerti satu sama lain.