i hate hateee the idea kenapa semuanya harus punya exposure. twibbon kampus, ngonten keseharian, kayak ada lho orang yg cuma mau dikenal karya tanpa harus nunjukin identitas. privacy is an expensive thing to have when everyone wants to be known
yuk kita belajar bahwa orgasme saat pemerkosaan bukan karena korban menikmati. contoh hidung kena debu ==> kita bersin. apakah kita bersin karena menikmati debunya? tentu tidak, itu namanya respon reflek tubuh
Someone said “Wowo jadi atau gak jadi presiden juga anak krakatau bakal tetep erupsi” like wth ini bukan tentang bencananya tapi tentang how the government do the damage control ajgggg.
Tapi ini memang beneran terjadi sama temen-temenku. Yang sudah kuliah ke Taiwan, biasanya akan keliling dunia. Yang sudah ke Jepang, biasanya bakal dapet opportunity buat kerja di negara lain juga setelah itu.
Makanya berharap banget, semoga kesempatan itu dateng ke aku juga 🥹
gue udah coba nunjukin respect dan ga nganggep mereka menyimpang atau ga normal aja tetep dikatain homophobic. gue sampe mempertanyakan definisi homophobic tuh apa sebenernya? bahkan sekarang udah di titik kalo masih tetep dikatain homophobic gue iyain karna bingung maunya apa
For real. Gw gak ngerokok gak ngevape gak minum, trus nyari cowo yg kayak gitu masa dibilang terlalu pemilih. LAH HAK GW UNTUK PUNYA PILIHAN. Lu gak milih gw juga itu hak lu 🤷🏻♀️🤷🏻♀️
Liat rep-nya lucu banget, mostly said “ya jangan di luar aja kelihatan respect, tapi di dalam hati juga” nah itu parameternya apa coba? Itu udah di luar kontrol diri. Ya kenapa curigaan terus sama orang lain? Apa karena tau kalau itu against your own moral compass?
anw, setelah baca semua replies dan qrts, i think this is my takeaway from the whole discussion. makasii banyak yaa buat yg udah ikut diskusi dan jawab pertanyaanku. i genuinely appreciate all the different perspectives
kenapa ngeliatnya ga dari perspektif
"segimana aturan agamanya menolak tindakan lgbt, mereka tetep berusaha menghargai hak orang2 lgbt sbg warga negara dan manusia" sih??????
skrg paham deh kenapa aku prefer buka x daripada ig. di ig semua orang berlomba-lomba jadi estetik, sedangkan di x semua orang berlomba-lomba jadi orgil
Applying for scholarships as the eldest daughter, first-generation overgrad, weak passport, no governmental support, no guidance, AND in STEM
is smth straight out of ❤️hell❤️