betul.
makanya aneh kalo ada yg merasa paling membela Palestina dan julid kalo ada yg bela Palestina karena agama padahal Palestina masih bertahan sampai sekarang justru karena aqidah mereka pada Allah. mereka yakin suatu hari nanti mereka menang karena itu adalah tanah sejarah kaum Muslimin. hampir semua Nabi punya keterkaitan dengan Palestina, contoh sebagiannya :
🌸Nabi Ibrahim; hijrah dari Iraq ke Palestina
🌸Nabi Ishaq; lahir di Palestina
🌸Nabi Daud: lahir, berdakwah dan wafat di Palestina
🌸Nabi Sulaiman; anak Nabi Daud. juga lahir, berdakwah dan wafat di Palestina
🌸Nabi Muhammad; isra’ mi’raj dari mekkah (masjidil haram) menuju Palestina (masjidil aqsa)
dll
orang muslim tau betapa pentingnya Palestina dan betapa mulianya org org Palestina sebagai warga Syam. muslimun membela Palestina juga karena aqidah, perwujudan konsep al wala’ wal baro’.
so, jgn jiper atau merasa bersalah kalo bela Palestina karena agama guys~✊
toh memang Palestina sendiri bisa bertahan dan terus melawan zionis itu karena mereka yakin pada pertolongan Allah dan tau betapa pentingnya tanah Palestina sampe zionis yahudi segitu kerasnya ingin merebut Palestina.
org zina yg jelas haram dibilang ‘yaelah gausah ngurusin org lain~ yg penting sama sama consent’
giliran org nikah yg jelas halal dan sama sama dewasa malah pada ribut maharnya lah, tafsirnya lah, semua diurusin😂
yaAllah kak, istighfar kak.
tafsir Quran itu ga sesepele itu yaRabb kok bisa bisanya sampe bilang ‘dagang tafsir lu?’
terlepas pro kontra statementnya kadam, tapi yaAllah masa sampe merendahkan tafsir Al Quran…sing eling
astaghfirullah https://t.co/0dcUisOKR0
Orang yg ngaku pembela orang2 yg terzalimi gini malah lempar bensin ke persoalan yg harusnya sudah diklarifikasi berkali kali tiap tahun, selama 5 tahun.
Kompas moral mu buruk banget @BudiBukanIntel
sebenernya gue gatau klo lg pada ribut tapi dikasih tau mutual soal ini dan karena framingnya udah makin liar dan bener bener 4-5 tahun ini fitnahannya berulang ulang sampai sekarang (walau gue udah diem karena gamau jd makin besar), maka gue luruskan utk pertama dan terakhir kalinya. sebenernya gamau bikin tweet panjang begini tp karena terpaksa, gue jelaskan.
1. framing “korban perkosaan dibilang zina”
ini udah dari AWAL gue jelaskan. dan fyi, itu bukan tweet sepotong tapi itu SATU UTAS.
di utas itu gue jelaskan ttg hukum perkosaan dan dibahas kalo pelaku perkosaan adalah pelaku zina & kriminal. hukumannya RAJAM. adapun korban perkosa, ini bukan pelaku zina.
yg gue bilang dia zina adalah jika setelah jd korban itu, dia jadi ‘menikmati’ hub seks di luar nikah.
saat itu, gue kurang tepat diksinya jd muncul pemahaman seolah gue memukul rata korban pemerkosaan adalah pelaku zina.
di saat itu pula gue langsung MINTA MAAF atas salah diksi dan kurangnya edukasi gue saat itu. MINTA MAAF SAMPAI BERULANG KALI. tapi tetep diframing sampai sekarang
2. Imane Khalif. saat itu SEMUA BERITA memberitakan bahwa Imane adalah LELAKI yg ikut olahraga untuk wanita.
gue yg saat itu terburu buru dan ga tunggu berita selanjutnya, nulis tweet (gue lupa tweetnya gimana krn gue hapus tp intinya) “nah kalo kaya gini, apakah pembela perempuan akan bersuara?”. dan ga cuma gue yg ngetweet soal imane. BANYAK AKUN yg ngetweet dgn followers yg lebih banyak pula soal hal yg sama.
ternyata, ga lama ada berita kalo imane adalah perempuan yg lahir dengan 2 kelamin. pas dikasih tau, GUE LANGSUNG MINTA MAAF dan HAPUS TWEET.
tapi tetep di-ss dan disebarkan jd framing sampai sekarang.
3. retweet tweet ttg dedengkot kafir.
gue rt tweet mutual ttg itu krn banyak muslim yg memuji sampai berlebihan dan dilebih lebihkan sampe sekarang. memang istilah dlm agama islam siapapun yg non muslim adalah org kafir dan itu bukan niat menghina. arti kata kafir adalah tertutup. tertutup dr hidayah.
tapi berhubung itu bikin banyak non muslim sakit hati karena dianggap menghina, gue MINTA MAAF SAMPAI 3x.
sekian.
terserah mau percaya atau engga karena semua tweet tsb udh gue hapus saat gue minta maaf. temen temen twitter gue yg follow dr lama tau betul SEMUA KEJADIAN INI dan silakan tanya sama mereka apa sikap gue soal itu dr awal. apakah menghindar dan pura pura gatau, atau langsung minta maaf?
yg percaya, alhamdulillah. yg ga percaya, silakan. gue ga butuh validasi siapapun. bahkan balasan mereka pun sampe sekarang masih melecehkan gue dgn kata ‘pel*cur’ dan sejenisnya karena framing framing di atas.
yg muslim, kusarankan belajarlah tauhid lebih dalam. pelajari ttg al wala’ wal baro’ dan jangan silau sama ideologi ideologi di luar islam yg setiap harinya bertentangan dan syariat dan ada saja yg melecehkan Allah dan RasulNya.
wallahu a’lam bishshowaab
sekelas Nabi Muhammad aja ampe sekarang banyak yg benci. even Allah pun ga luput dari hinaan mereka
santai aja kawan kalo kita dicaci maki karena beragama islam yg haq. bukan hal yg aneh.
malah aneh kalo gaada yg kepanasan karena kita berprinsip😂
Orang2 barat sok2an nyuruh orang2 negara dunia ketiga buat "selamatkan bumi" dan "save the climate", padahal mereka yg ngabisin energi paling gede dan doyan buang2 energi untuk sesuatu yg gak efisien.
setelah liat sendiri (mual) keyword “cder”, gue jadi paham kenapa hal kayak gini jadi hal yg serius dan bahkan dilaknat. awalnya gue pikir crossdressing tu cuma konten internet aja. ternyata makin dinormalisasi dan didukung, makin pada berani masuk ke ruang publik yaaa, bahkan di ruang perempuan dan ruang ibadah. padahal, batas antara laki-laki dan perempuan itu jelas. banyak ayat dan hadist yg mengingatkan tentang menjaga fitrah dan larangan menyerupai lawan jenis, ternyata hikmahnya bukan cuma soal diri sendiri, tapi juga biar kita gak dzolim ke orang lain. ketika hal itu dilanggar dan dinormalisasi, dampaknya ke ruang sosial juga, kata siapa ah gak ngerugiin orang gelo ceuk aing mah, huntu murudul. agenda kelompok rempong yang bikin batas ruang perempuan jadi kabur, rasa aman orang lain jadi terganggu, nilai ibadah jadinya ikut keseret.
yang bikin makin parah, bukan cuma dibela, tapi difasilitasi. konten sensualnya dibeli, penampilan crossdressing religiusnya didukung dengan dibelikan pakaian syar’i, bahkan dibawa ke lingkungan ibadah dengan narasi “ngedate”, tarawih bareng di masjid. kalo gini mah udah jauh dari urusan pribadi ye, IT DOES AFFECT US AS WOMEN. and then some of you wrap it in a “freedom” narrative without thinking about the impact, kenapa sih orang-orang ini gk pernah mikirin dampaknya astaga
jangan sampe lah kita ikut mendukung sesuatu yang jelas melampaui batas, disgusting
@PlastisinBenyek sumpahhh, mau digimanain pun, twt itu sarang lgbt. kita yg normal dianggap ga normal karena ga menormalisasi penyimpangan mereka. dunia udah ga waras jir, istighfar semuanya
Mengapa secara fiqh, skincare bagi istri bukan menjadi kewajiban suami?
Karena risiko fiqh terhadap sesuatu yang wajib itu bisa dijadikan dalil sebagai salah satu bentuk aib-aib di dalam pernikahan. Yang boleh diajukan sebagai dasar pembatalan akad pernikahan.
Tapi di sisi lain, Islam juga tidak diam terhadap proses menjaga rasa cinta dan mengasihi di dalam rumah tangga. Merupakan fitrah manusia memiliki ketertarikan atau kekaguman dan kebanggaan terhadap penampilan fisik.
Maka, termasuk perbuatan yang baik di dalam rumah tangga adalah dengan saling menjaga kondisi fisik masing-masing pasangan. Contoh: Istri menjaga kualitas pakaian suami dengan berhati-hati saat mencuci, menyetrika, dan menyimpan. Suami pun menjaga kecantikan istri dengan memberikan keperluan kecantikan. Karena berhias bagi istri di hadapan suami adalah 'ibadah.
Wallahu a'lam bishawab.
- Ustadz Ishaq S.H, Lc.
Tapi ini bisa digeneralisir buat semua gender ga si? I mean perempuan pun banyak yg gabisa dan gapunya apa-apa tp pengen dpt cowok yg kaya.
Jadi in my opinion cewek cowok itu sm aja. Intinya apa? Kerja woy. Cukupi diri lu dulu baru cari pacar. Diri sendiri msh susah? Kerja.