@LambeSahamjja yg menarik
- $BACH = Afiliasi Djarum Group karena salah satu pengendalinya adalah UBO $TOWR (Djarum Group)
- $PRDL = Afiliasi Prajogo Group karena saudaranya yaitu $PRDA ada kepemilikan pak PP 1%an
- $RANS = Afiliasi Emtek Group
- $JECX = Baca-baca free floatnya menarik
Claude Code sekarang bisa ngambil data dari 17.000+ saham, harga crypto, sampai laporan keuangan dalam hitungan detik. ๐คฏ
Dan yang bikin menarik:
โ Nggak perlu API key
โ Nggak perlu token
โ Nggak perlu OAuth
โ Nggak perlu setup yang ribet
Langkah 1: Install Zero
Mac / Linux
curl -fsSL https://t.co/FTQUH1In2p
Windows / NPM
npm i -g @zeroxyz/cli && zero init
Langkah 2: Buka Claude Code dan kasih perintah
Contohnya:
"Bikinin dashboard finansial dengan data real-time Apple, Tesla, Nvidia, Bitcoin, dan Ethereum. Lengkap dengan metrik fundamental, sinyal buy/sell, desain ala Bloomberg Terminal, lalu deploy ke URL publik."
Sisanya akan dikerjakan otomatis oleh Zero.
Yang menarik, Zero bakal mencari di antara 4.000+ tools dan memilih kombinasi terbaik untuk menyelesaikan tugas yang lu minta.
Kalau ada layanan berbayar, dia juga bakal nyari alternatif gratis atau opsi yang paling murah.
Di demo yang gue lihat, sistemnya menggunakan:
๐ Finnhub untuk harga saham real-time
๐ Fundamental metrics (P/E Ratio, Market Cap, 52W Range)
โฟ CoinGecko untuk harga crypto
๐ Hosting otomatis ke URL publik
Dan total biaya yang keluar?
Cuma sekitar $0,03. ๐ณ
Padahal banyak analis mengeluarkan hingga $24.000 per tahun untuk akses Bloomberg Terminal.
Tapi menurut gue bagian paling menarik bukan soal dashboard finansialnya.
Melainkan konsep di baliknya.
Zero bukan cuma tool untuk data finansial.
Ini seperti memberi Claude Code seorang asisten yang bisa mencari, memilih, dan menghubungkan tools terbaik secara otomatis untuk hampir semua jenis proyek.
Makin ke sini, AI bukan cuma jadi alat untuk menulis kode.
Tapi mulai jadi sistem yang bisa menentukan sendiri tools apa yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan.
Dan menurut gue, itu jauh lebih menarik. ๐
https://t.co/GvZqETDpyg
https://t.co/NTxATXyal6
BOTI hama.. gak tega liat bapaknya masih bawa tas (kemungkinan pulang kerja) sampe sujud begitu atas kelakuan anaknya, .BOTI ajg, nyusahin dan bikin malu !!
Stop paying for AI courses.
Here you can find any AI courses for free.
It's like learning directly from those who built the world's best AI models: (bookmark)
1. Anthropic โ https://t.co/STclyO7IKe
2. OpenAI โ https://t.co/mdX98EFCCX
3. Google โ https://t.co/yky3A82VQn
4. Google Cloud โ https://t.co/8hxiBXV5BY
5. Microsoft โ https://t.co/tX42V9Z1Wj
6. IBM โ https://t.co/IWhLABDQ29
7. AWS โ https://t.co/ch5GGYIPTd
8. Meta AI โ https://t.co/roFr0yO5tc
9. NVIDIA โ https://t.co/fJMKmNdLcu
10. DeepLearning AI โ https://t.co/IVNfq4gk5p
11. Hugging Face โ https://t.co/QGQIL47N2k
12. Stanford Online โ https://t.co/WoA9acUu1o
13. MIT OpenCourseWare โ https://t.co/KAe2fDoO7n
14. Harvard CS50 AI โ https://t.co/oAxOoGyDvT
15. Fast ai โ https://t.co/aoF9pvqWOl
16. Kaggle Learn โ https://t.co/aLYf2JEUBT
17. MongoDB AI Academy โ https://t.co/aAyyttVaSd
18. Databricks Academy โ https://t.co/7PqR41PXJN
19. Snowflake University โ https://t.co/01EwlDa3P8
20. Redis University โ https://t.co/Lhjgt9zKTv
This is worth thousands of dollars in AI education.
Izin menambahkan sedikit ๐
Banyak yang sekarang terlalu fokus ke โbentuk polaโ, sampai lupa inti sebenarnya dari VCP.
Sedikit melengkung โ dibilang VCP.
Bentuk mangkuk โ langsung dianggap setup ala Minervini.
Padahal VCP itu bukan soal gambar.
VCP = Volatility Contraction Pattern.
Intinya adalah:
- range harga makin menyempit
- volatilitas makin mengecil
- volume makin turun
- supply makin tipis
lalu terjadi expansion saat demand masuk
Jadi yang dilihat bukan sekadar โchart cantikโ, tapi proses kontraksinya.
Dan menurut saya, ini juga berlaku untuk banyak pendekatan lain di market.
Tidak semua:
- bid offer
- tape reading
- breakout
- support resistance
- moving average
- Wyckoff
- Smart Money Concept
atau indikator teknikal lainnyaโฆbisa diterapkan mentah di semua saham.
Karena tiap saham punya karakter berbeda:
- likuiditas
- market cap
- fase siklus
- volatilitas
- sampai gaya pergerakan bandar
Big caps beda.
Second liner beda.
Saham gorengan beda lagi.
Makanya kadang ada yang bilang: โbid tebal = akumulasiโ
Padahal bisa saja layering.
Atau: โbreakout validโ
Padahal volume tidak mendukung.
Atau: โVCP cantikโ
Padahal distribusi belum selesai dan volatilitas masih liar.
Teknikal itu soal konteks.
Bukan sekadar template.
Yang sulit di market bukan menghafal pola.
Tapi memahami:
- kapan setup itu valid
- cocok dipakai di saham seperti apa
- efektif di fase market yang mana
- dan siapa "pelaku" dominannya
Semakin lama di market, biasanya orang semakin sadar:
Setup bagus โ probabilitas tinggi.
Karena kualitas setup juga dipengaruhi:
- liquidity
- sentiment
- momentum sektor
- kondisi market dan psikologi pelaku pasar
Makanya trader yang sudah matang biasanya lebih fleksibel.
Tidak terlalu fanatik pada satu metode.
Market itu dinamis, kalau semua pola selalu berhasil, semua orang pasti sudah kaya hanya dari screenshot chart ๐
#salamsusahnyaham