Jujur aja...
Makin hari makin susah buat ngebela aplikasi edit video yang penuh watermark dan paywall. 😅
Barusan gue nemu project open-source bernama Clypra.
Dan yang bikin menarik, banyak fitur yang biasanya dikunci di editor berbayar ternyata udah tersedia di sini secara gratis.
Yang ada di dalamnya:
🎬 Professional multi-track timeline
🎯 Frame-accurate editing
🎵 Real-time audio visualization
📏 Filmstrip + ruler timeline
📦 Support MP4, MOV, WebM, MKV, dan format lainnya
🌙 Modern dark UI yang clean
Dan yang paling penting:
✅ Gratis
✅ Tanpa watermark
✅ Open source
✅ Jalan di macOS, Windows, dan Linux
Di balik layar, Clypra dibangun menggunakan:
⚙️ Tauri
⚛️ React
🎞️ FFmpeg
Yang menarik buat gue bukan cuma aplikasinya.
Tapi tren yang lagi terjadi.
Dulu software kreatif identik dengan subscription.
Sekarang makin banyak alternatif open-source yang kualitasnya mulai mendekati produk komersial.
Apakah langsung bisa menggantikan CapCut buat semua orang?
Belum tentu.
Tapi kalau perkembangan project seperti ini terus berlanjut, pilihan kreator bakal semakin banyak.
Dan itu kabar baik buat semua orang. 🚀
Repository ada di bawah 👇
Suka gambar? 🎨
iPad + Apple Pencil bikin drawing jadi lebih nyaman dan fleksibel.
✅ Bisa dipakai di mana aja
✅ Cocok buat bikin aset digital
✅ Hasil langsung siap export
👇
https://t.co/rCqq5Ip1IS
Gue nggak nyangka bakal nulis ini...
Tapi PewDiePie barusan bikin project AI yang lebih menarik daripada banyak startup AI yang baru raise jutaan dolar. 🤯
Dan dia ngasih semuanya gratis.
Namanya Odysseus.
Dalam waktu singkat langsung tembus puluhan ribu GitHub stars.
Yang bikin menarik bukan cuma produknya.
Tapi siapa yang bikin.
Kebanyakan orang kenal PewDiePie sebagai YouTuber dengan lebih dari 100 juta subscriber.
Banyak yang ngira setelah pindah ke Jepang dan fokus keluarga, dia udah selesai bikin hal-hal baru.
Ternyata nggak.
Dia malah muncul lagi dengan project open-source AI.
Odysseus pada dasarnya adalah workspace AI yang bisa jalan di komputer lo sendiri.
Tanpa subscription.
Tanpa telemetry.
Tanpa data dikirim ke server orang lain.
Yang ada di dalamnya:
💬 Chat interface ala ChatGPT dan Claude
🤖 AI agents yang bisa menjalankan task
🔍 Deep research mode
📄 Document management
🧠 Persistent memory
📧 Email integration
🔌 MCP support
Dan semuanya bisa jalan di hardware sendiri.
Yang paling menarik buat gue adalah pergeseran mindset-nya.
Selama ini banyak orang berpikir:
AI = bayar langganan bulanan.
ChatGPT.
Claude.
Gemini.
Semuanya model subscription.
Odysseus ngambil pendekatan berbeda:
"Kalau model bisa jalan lokal, kenapa workspace-nya nggak sekalian lokal juga?"
Jadi data tetap di komputer lo.
Aturan tetap milik lo.
Kontrol tetap di tangan lo.
Dan bagian yang paling absurd?
Sebagian besar project ini justru dibangun dengan bantuan AI.
Jadi ceritanya kurang lebih:
PewDiePie pakai AI buat bikin workspace AI...
Lalu meng-open-source hasilnya ke seluruh internet. 😂
Apakah ini bakal menggantikan ChatGPT atau Claude?
Belum tentu.
Tapi menurut gue ini salah satu sinyal paling jelas bahwa masa depan AI nggak cuma dimiliki perusahaan bernilai miliaran dolar.
Kadang justru project yang bikin industri gelisah datang dari tempat yang paling nggak disangka.
Dan kali ini datang dari seorang YouTuber. 🚀
Masih gambar di laptop?
Kalau suka drawing, iPad + Apple Pencil bikin prosesnya jauh lebih nyaman. 🎨
✅ Bisa gambar sambil rebahan
✅ Cocok buat coloring book, line art, dan aset digital
✅ Export langsung ke PDF atau PNG
Sekali bikin, bisa dijual berkali-kali. ✨
👇
https://t.co/FVudtDOhE9
Setiap minggu gue nemu repo GitHub baru.
Tapi jarang ada yang bikin gue berhenti scroll seperti daftar ini.
10 project open-source yang terasa terlalu mahal untuk dibagikan gratis.
1. TradingAgents
Bayangin punya tim analis Wall Street yang kerja 24/7 di laptop lo.
Ada analis fundamental, sentimen, berita, dan teknikal yang berjalan paralel. Setelah itu hasilnya diteruskan ke risk manager dan execution agent.
Repo:
https://t.co/pUxP9Kdr1f
2. LibreChat
ChatGPT, Claude, Gemini, DeepSeek, dan puluhan model lainnya dalam satu dashboard.
Self-hosted.
MCP support.
Data tetap milik lo.
Repo:
https://t.co/dRVlRyj2JT
3. HyperFrames
Mesin video open-source dari tim HeyGen.
Tulis HTML.
Generate MP4.
Tidak perlu React, JSX, atau workflow rumit lainnya.
Repo:
https://t.co/8yh3fuelCC
4. Fincept Terminal
Alternatif Bloomberg Terminal yang berjalan di laptop.
Puluhan AI investor agents.
Ratusan konektor data.
Analisis level profesional.
Repo:
https://t.co/cHzaOfhggX
5. MoneyPrinterTurbo
Masukkan satu keyword.
Keluar script, gambar, subtitle, musik, dan video final secara otomatis.
Repo:
https://t.co/3PnhrmF67y
6. Agentic Inbox
Cloudflare merilis email client yang bisa membaca inbox dan membuat draft balasan menggunakan AI agent.
Repo:
https://t.co/9JbQCgsmcr
7. VoxCPM2
Clone suara hanya dari beberapa detik audio.
Support banyak bahasa.
Kualitas studio.
Bisa dijalankan sendiri tanpa layanan berlangganan.
Repo:
https://t.co/RA5WCsXrx3
8. Flowsint
Masukkan domain.
Dapatkan peta hubungan IP, subdomain, email, wallet, dan jejak digital lainnya dalam satu graph.
Repo:
https://t.co/WU2TBxm0zA
9. Agent Skills
Addy Osmani membagikan workflow Claude Code yang dipakai untuk debugging, code review, CI/CD, API design, dan banyak tugas engineering lainnya.
Repo:
https://t.co/c2Wn2ywjUV
10. Nango
700+ integrasi siap pakai.
Salesforce.
HubSpot.
Slack.
Stripe.
Gmail.
Jira.
Dan masih banyak lagi.
Repo:
https://t.co/5dwgMynDLz
Yang menarik bukan cuma repo-repo ini gratis.
Tapi banyak di antaranya menggantikan produk yang biasanya dibanderol ratusan hingga ribuan dolar per tahun.
Open source bergerak jauh lebih cepat daripada yang disadari banyak orang.
Dan setiap beberapa minggu, ada project baru yang membuat software mahal terlihat semakin sulit dipertahankan.
Simpan daftar ini.
Kemungkinan besar ada satu repo di atas yang bisa langsung masuk ke workflow lo hari ini.
Masih gambar di laptop?
Kalau suka drawing, iPad + Apple Pencil bikin prosesnya jauh lebih nyaman. 🎨
✅ Bisa gambar sambil rebahan
✅ Cocok buat coloring book, line art, dan aset digital
✅ Export langsung ke PDF atau PNG
Sekali bikin, bisa dijual berkali-kali. ✨
👇
https://t.co/FVudtDOhE9
Kayaknya perang AI coding agent makin panas lagi. 🔥
xAI baru aja nambah amunisi lewat Composer 2.5 yang sekarang sudah tersedia di Grok Build.
Sekilas mungkin terdengar kayak update model biasa.
Tapi yang menarik justru arah yang dituju.
Composer 2.5 katanya difokuskan buat tugas-tugas yang biasanya bikin agent mulai kehilangan arah:
💻 Coding berjam-jam tanpa putus
🧩 Instruksi yang panjang dan bertahap
📚 Codebase besar dengan konteks yang kompleks
🎯 Tetap fokus tanpa perlu terus-menerus dikoreksi
Dan menurut gue, ini bagian yang paling penting.
Persaingannya sekarang bukan lagi soal:
"Model siapa yang bisa nulis kode lebih cepat?"
Tapi:
"Model siapa yang bisa mengambil alih workflow development paling banyak?"
Karena kalau lihat beberapa bulan terakhir:
👉 Claude Code
👉 Gemini CLI
👉 OpenAI Codex
👉 Grok Build
👉 Cursor
Semuanya bergerak ke arah yang sama.
Bukan sekadar autocomplete.
Bukan sekadar generate function.
Tapi agent yang bisa memahami project, menelusuri codebase, membuat perubahan, memperbaiki bug, menjalankan testing, sampai menyelesaikan task end-to-end.
Dan jujur aja...
Semakin banyak update seperti ini muncul, semakin terasa kalau masa depan coding bukan lagi soal siapa yang mengetik paling cepat.
Tapi siapa yang paling jago mengarahkan agent. 🚀
Perlombaan AI coding agent sekarang jauh lebih seru dibanding setahun lalu. 😳
Oke, ini salah satu Claude hack yang bikin gue bilang:
"Wait... kok gue baru kepikiran sekarang?" 🤯
Kalau lo udah punya banyak Claude Skills, jangan pakai satu-satu.
Suruh Claude bikin workflow dari semua skill yang udah lo kumpulkan.
Contohnya:
"Use all my content skills and build a complete content creation workflow."
Claude bakal membaca semua skill yang lo punya.
Lalu menyusunnya jadi pipeline otomatis dari awal sampai akhir.
Jadi bukan lagi:
Buka skill A
Jalankan skill B
Copy-paste ke skill C
Edit manual
😵💫
Tapi jadi:
⚡ Satu workflow
⚡ Satu proses
⚡ Satu eksekusi
Bayangin dipakai untuk:
🎨 UI/UX
Dari ide → wireframe → design review → final assets
💻 Coding
Dari audit code → debugging → testing → dokumentasi
✍️ Content
Dari ide mentah → tweet → thread → newsletter → script video
Yang menarik adalah Claude sebenarnya nggak cuma menjalankan skill.
Dia bisa memahami hubungan antar skill.
Terus mengubahnya jadi sistem kerja yang lebih besar.
Menurut gue banyak orang masih pakai Claude seperti chatbot.
Padahal perlahan-lahan dia mulai terasa seperti operating system untuk workflow.
Dan begitu skill berubah jadi workflow...
Produktivitasnya naik jauh lebih besar daripada sekadar nambah prompt baru. 🚀
Kalau lo pakai Hermes Agent, ini salah satu link yang wajib masuk bookmark. 🔥
Gue rasa banyak orang masih belum sadar seberapa powerful fitur Plugins di Hermes.
Padahal justru di sinilah agent mulai terasa seperti asisten sungguhan, bukan sekadar chatbot.
Dengan plugins, Hermes bisa diperluas untuk melakukan hal-hal yang jauh lebih spesifik sesuai workflow lo.
Hasilnya?
⚡ Lebih otomatis
🧠 Lebih pintar
🔌 Bisa terhubung ke tools dan proses yang lo pakai setiap hari
Dan jujur aja...
Begitu mulai pakai plugins, susah balik ke agent yang cuma bisa chat doang. 😅
Yang menarik, tim Nous Research sudah bikin panduan lengkap cara membuat dan menggunakan plugin sendiri.
Jadi lo nggak perlu nebak-nebak atau bongkar source code satu per satu.
Build plugins di sini:
https://t.co/WcPMgzFpGz
Menurut gue ini salah satu resource yang paling underrated buat pengguna Hermes saat ini.
Karena agent yang bagus itu bukan cuma soal modelnya.
Tapi soal tools yang bisa dia akses dan apa yang bisa dia lakukan setelahnya. 🚀
Barusan nemu ini dan kalau bener arahnya seperti yang gue lihat...
Beberapa startup speech-to-text mungkin mulai deg-degan. 😅
Google baru merilis aplikasi AI voice dictation untuk macOS dan iPhone.
Yang bikin menarik:
🎙️ Speech-to-text real-time
🧠 Ditenagai model Gemma
📱 Bisa jalan langsung di perangkat
🔒 Privasi lebih baik karena pemrosesan lokal
💸 Gratis
Selama ini fitur seperti ini biasanya ada di aplikasi premium yang minta biaya langganan bulanan.
Tapi sekarang Google mulai membawa kemampuan yang mirip ke aplikasi gratisnya sendiri.
Kalau performanya sebagus yang dijanjikan, ini bisa jadi salah satu tool favorit buat:
✍️ Nulis artikel
📧 Balas email
📝 Catatan meeting
💡 Brainstorm ide
🎤 Voice-to-text sehari-hari
Yang menarik bukan cuma aplikasinya.
Tapi tren yang lagi terjadi.
Fitur-fitur AI yang setahun lalu dianggap premium sekarang mulai berubah jadi fitur gratis bawaan.
Dan setiap kali perusahaan sebesar Google masuk ke kategori tertentu...
Biasanya persaingan langsung berubah total.
Penasaran juga mau lihat seberapa akurat hasilnya dibanding tool speech-to-text yang selama ini berbayar. 👀
Link download ada di thread sumbernya 👇
https://t.co/o1g7ceXGbq
Awalnya gue kira ini cuma thread AI biasa.
Ternyata ceritanya lumayan gila. 😳
Katanya dia baru aja dipecat dari pekerjaannya.
Tagihan jalan terus.
Sewa rumah harus dibayar.
Dan satu-satunya "aset" yang kepikiran saat itu cuma langganan Claude seharga $20/bulan.
Jadi dia kasih tugas yang nggak masuk akal:
"Analisis wallet-wallet Polymarket terbaik dalam 90 hari terakhir dan bangunin gue sesuatu."
Claude kemudian menganalisis ribuan wallet.
Ngelihat win rate.
Ukuran posisi.
Pola entry.
Jenis market yang sering dimainkan.
Tujuannya bukan nyari trader paling untung.
Tapi nyari trader yang memang punya edge, bukan cuma beruntung.
Setelah itu dia klaim Claude membantu membuat agent trading otomatis.
Bukan sekadar script if-then.
Tapi agent yang:
📰 Membaca berita secara real-time
📊 Mencari market yang relevan
🎯 Mengidentifikasi peluang mispricing
🔄 Membandingkan market yang saling berkorelasi
💰 Mengatur ukuran posisi berdasarkan probabilitas
Lalu agent itu dijalankan sebelum tidur.
Laptop ditutup.
Dan besok paginya muncul notifikasi.
Modal $25 katanya berubah menjadi lebih dari $4.000 dalam semalam. 🤯
Jujur?
Gue bakal sangat skeptis dengan angka hasilnya.
Return sebesar itu dalam satu malam jelas bukan sesuatu yang normal dan hampir pasti melibatkan risiko yang sangat ekstrem.
Tapi bagian yang menurut gue menarik bukan angka profitnya.
Melainkan idenya.
Dulu riset market kayak gini butuh:
• Tim analis
• Data scientist
• Quant researcher
• Infrastruktur mahal
Sekarang satu orang bisa meminta AI membantu mengumpulkan, menganalisis, dan menyusun data dalam hitungan jam.
Apakah AI bisa mencetak uang otomatis?
Tentu nggak sesederhana itu.
Kalau iya, semua orang sudah kaya.
Tapi yang jelas, gap antara trader yang memakai AI sebagai alat riset dan yang masih mengandalkan cara lama makin besar setiap bulan.
Dan menurut gue, itu bagian paling menarik dari cerita ini. 🚀
Gue baru lihat video ini dan jujur...
Kalau nggak dikasih tahu, gue bakal ngira ini model beneran. 🤯
Padahal semuanya dibuat pakai AI.
🎨 GPT Image 2.0
🎬 Kling 3.0
Yang bikin gue kepikiran bukan tool-nya.
Tapi implikasinya.
Dulu kalau brand mau bikin campaign fashion atau beauty, mereka butuh:
📸 Model
💄 Makeup artist
🎥 Videographer
🏢 Studio
💡 Lighting setup
Sekarang?
Satu orang dengan laptop bisa bikin hasil yang mulai mendekati iklan komersial.
Dan kualitasnya makin susah dibedakan dari footage asli.
Menariknya, kreator video ini nggak generate semuanya sekaligus.
Dia pakai workflow start frame → end frame, bikin banyak clip pendek, lalu rapihin pacing dan transisinya di CapCut.
Lebih lama.
Tapi hasilnya jauh lebih natural dan cinematic.
Makanya menurut gue judul "The Modeling Industry Is Over" mungkin agak berlebihan...
Tapi satu hal jelas:
AI udah mulai masuk ke wilayah yang dulu cuma bisa dikerjakan oleh tim produksi profesional.
Dan tiap model baru yang keluar, jarak antara konten AI dan konten nyata makin tipis.
Kita belum sampai di titik akhir.
Tapi arahnya udah kelihatan. 🚀
Oke, ini lumayan besar dan kayaknya belum banyak yang ngeh.
Anthropic baru ngerilis "ant" CLI.
Sekilas keliatan kayak tool developer biasa.
Padahal menurut gue ini salah satu langkah paling penting buat AI agents sejauh ini.
Kenapa?
Karena selama ini agent itu berantakan banget.
Hari ini agent lo jalan bagus.
Besok prompt-nya berubah dikit.
Lusa ada yang edit workflow.
Seminggu kemudian nggak ada yang tau versi mana yang sebenarnya jalan di production. 😵💫
Nah sekarang mulai ada solusi buat itu.
Dengan ant CLI, agent bisa diperlakukan kayak software beneran:
📦 Bisa di-versioning pakai Git
🔄 Bisa di-sync antar tim
🚀 Bisa di-deploy dengan lebih konsisten
📝 Bisa dilacak perubahan-perubahannya
Jadi bukan lagi:
"Eh prompt yang kemarin mana ya?"
atau
"Versi agent yang dipakai client yang mana?"🤣
Yang bikin gue excited adalah gambaran besarnya.
Kita lagi ngelihat transisi dari:
🤖 "AI agent buat eksperimen"
menjadi
🏗️ "AI agent sebagai infrastruktur"
Dulu orang deploy website.
Lalu deploy API.
Lalu deploy microservices.
Sekarang?
Deploy agent.
Dan feeling gue, beberapa tahun ke depan hampir setiap startup bakal punya agent layer sendiri yang jalan di belakang layar.
Makanya tool kayak gini penting banget.
Bukan karena fiturnya keren.
Tapi karena ini tanda AI agents mulai masuk ke dunia production sungguhan.
Dan biasanya kalau tooling mulai muncul...
Artinya industrinya udah mulai serius. 🚀
Gue baru sadar satu hal.
Banyak orang bilang AI itu overrated.
Padahal mereka cuma pakai 2-3 tools.
Sementara di luar sana ada ratusan tools AI yang bisa ngirit waktu kerja berjam-jam setiap minggu. 🤯
Kalau lo masih bingung mulai dari mana, ini daftar tool AI yang menurut gue wajib masuk bookmark.
🔥 IDEAS & RESEARCH
Claude
ChatGPT
Bing Chat
Perplexity
Copilot
🌐 WEBSITE BUILDERS
Dora
10Web
Framer
Unicorn
Style AI
✍️ WRITING
Jasper
HIX AI
Longshot
TextBlaze
Jenny AI
🎙️ MEETINGS
tldv
Krisp
Otter
Fathom
Sembly AI
🤖 CHATBOTS
Droxy
Chatbase
Chatsimple
CustomGPT
Mutual Info
⚡ AUTOMATION
Make
Zapier
Xembly
Bardeen
Levity
🎨 UI / UX
Figma
UiMagic
Uizard
InstantAI
Penpot
🖼️ IMAGE GENERATION
Dreamina AI
Leap AI
Midjourney
Stability AI
Fotor
🎬 VIDEO
Dreamina AI
HeyGen
InVideo
Eightify
Morphstudio
🎧 AUDIO
Lovo AI
ElevenLabs
Songburst AI
Adobe Podcast
Resemble AI
📊 PRESENTATIONS
Decktopus
Slides AI
Pitch
Designs AI
Beautiful AI
📈 SEO
VidIQ
Seona AI
BlogSEO
Keywrds AI
Semrush
🎭 DESIGN
Canva
Flair AI
Designify
Clipdrop
Magician Design
🏷️ LOGO GENERATORS
Looka
Designs AI
Brandmark
Stockimg AI
Namecheap
💡 PROMPTS
FlowGPT
Alicent AI
PromptBox
PromptBase
Snack Prompt
🚀 PRODUCTIVITY
Merlin
TinyWow
Notion AI
Adobe Sensei
Personal AI
📣 MARKETING
Pencil
AI-Ads
AdCopy
Simplified
AdCreative
𝕏 TWITTER / X
Typefully
Tweetlify
Taplio
Hypefury
TweetHunter
Yang menarik?
Sebagian besar orang cuma kenal ChatGPT.
Padahal ChatGPT itu cuma satu tool dari ekosistem AI yang sekarang berkembang super cepat.
Skill paling berharga di 2026 mungkin bukan "pakai AI".
Tapi tahu tool mana yang dipakai untuk masalah yang tepat.
Simpan dulu.
Nanti pas butuh, lo nggak perlu keliling internet nyari satu-satu. 🔥
@FurkanGozukara When one side says 'devastating strike' and the other says 'nothing hit,' the only thing we know for sure is that propaganda is working overtime