sikap gue soal LGBT: bukan netral
mau hetero atau LGBT itu hak personal masing-masing, justru karena itu haknya ga boleh dikurangi
yang gue tolak:
1. diskriminasi
2. kekerasan atas nama moral
3. pembatasan hak sipil karena orientasi seksual
"gue netral" terdengar masuk akal sampai topiknya soal hak hidup dan hak diperlakukan setara, imagine saying "netral" soal Israel Palestina saat warga sipil jadi korban
at some point, "netral" sering cuma berarti memilih nyaman daripada membela hak asasi
you can't be "neutral" when someone's basic human rights are on the line, human rights aren't conditional, they apply to everyone
i saw someone say every indonesian should experience being a minority in another country at least once, and heavy on this tbh especially for the religious conservatives
This antiboti movement is such a slap in our face because we all know his gay son will still be untouched by all the violence. Yang kena selalu kaum marginal rentan.
"Gak semua lelaki straight itu pelaku kekerasan! jangan apa apa lu benci laki laki"
Ya harusnya nalar itu juga di pake ke LGBTQ+, gara gara generalisasi cishet homophobic kayak lo ada orang yang hidupnya terganggu padahal dia gak ganggu
yap! kalo kasus yg begini ada hunter nya gk? pedo hunter dimana? pasti gk ada soalnya org2 lbh sibuk ngurusin kaum minoritas yg jumlahnya gk seberapa di indonesia 🤭🤭🤭
1. Dosa ga ditanggung ayah, dosa ditanggung diri sendiri. Narasi dosa ditanggung suami/ayah itu dibuat²
2. Kapan kalian belajar kalau narasi "Istri harus patuh" itu bukan hanya satu tugas, dan "kepatuhan" itu mengarah ke 1001 suruhan/larangan yg dipaksakan seenaknya oleh laki²?