kita dicegat. didorong. mereka ga memperbolehkan kita masuk ke Bundaran samsek karena “mengganggu aktivitas masyarakat”. Emang kita mahasiswa apaan? Pisang ambon???
@BaseBDG bahaya bgt.
mobil kek gini tuh tinggi bgt cuy, jd gabisa liat ke bawah, blind spot. mungkin versi terbaru ada kameranya kali ya, tp setauku mostly engga. di tambang aja mobil2 ukuran normal pada pake semacam antena tinggi supaya sopir truck ginian bisa liat, jd ga kelindes.
ini beneran ni keknya median nerve aing kena.
aneh bgt rasanya, jari kek lemah bgt. masa neken flush ama muter kunci motor aja jd gakuat wkwk. makan aja nyendoknya effort bgt gila, kek ga nyambung jari ama otot.
ampe sembuh ni bakal byk pake kiri spertinya, jd ambidextrous 😎
contoh hal yg diutarakan org pick me:
di saat org lain olahraga karena fomo, gw olahraga utk upgrade diri
nah kl hopeless romantic itu contohnya org yg susah cari pasangan tp dia ttp kekeuh sama definisi cinta ideal menurutnya dan cinta sejati akan datang kepadanya 🌺
pick me itu artinya "menjual diri" dgn mendeskripsikan dirinya bahwa "aku gak kaya cowo/cewe lain lho".
hopeless romantic itu frasa benda, bukan sifat. romanticnya kata benda. artinya org yg punya pandangan ttg cinta kelewat ideal, padahal pengalamannya berkata sebaliknya.
@angga_fzn ini bgt. suka tertegun sama org yg ketika gatau tuh beneran nanya dan attentive pas dikasi jawaban. beneran mencoba memahami. kalo ada bagian yg ga ngerti nanya sampe paham. org2 kek gini sepengalaman gw biasanya hidupnya progresif, naik terus 👍🏼
@mhuseinali let say cowo yg asik itu 50% dr populasi dan terbagi rata (asik dalam arti dateable wkwk). di indo, cowo perokok roughly 70% dan non perokok 30%. jd dr 30% non perokok, 50%nya asik. berarti cm 15% cowo non perokok dan asik. blm ngitung variabel lain. emg dikit
@BaseBDG kl chance dpt pacar dari nanya langsung di jalan 0.1%, brati kemungkinannya dari 1000 org, 1 org ada yg mau jd pacar kita.
tiap ketemu nu sakirana menarik, tanya weh, sugan jadi. tp jgn di situ2 aja. misal isuk di sukajadi, lusa holis, isukanna di dago.
sing sukses nder 👍🏼
@farisrachman_1 pernah nonton Dr K bahas ini. emg certain degree of optimistic delusional thinking itu perlu utk survival ternyata wkwkw (keknya kaitannya sama hope dan purpose, sperti kata viktor frankl). org yg depresi tuh justru worldviewnya jauh lebih realistis daripada yg "sehat".
Pada 1975-1979 ada diktator di Kamboja yang anti orang pintar, namanya Pol Pot.
Orang yang dianggap pintar dieksekusi. Termasuk dosen, guru, dokter, insinyur, pengacara, seniman, orang yang bisa bahasa asing, bahkan orang yang pakai kacamata (dianggap banyak baca).
Orang pintar tidak disukai diktator karena orang pintar cenderung mempertanyakan kebijakan, sementara diktator membutuhkan kepatuhan mutlak.
Orang pintar juga memiliki alat analisis untuk membongkar kebohongan atau kegagalan pemerintah.
Orang pintar juga mampu menciptakan narasi tandingan yang dapat menggerakkan kesadaran masyarakat.
Diktator kerap menyerang orang pintar (yang jumlahnya sedikit) sebagai alat populis untuk merangkul kelas pekerja (yang jumlahnya banyak) dengan mengatakan bahwa kaum elit terpelajar adalah penyebab penderitaan mereka.
Secara umum, rezim mana pun yang dipimpin orang yang memiliki sifat diktator biasanya akan menunjukkan bibit-bibit anti intelektualisme.
@tanyarlfes tanya aja ke dokter gigi. kadang masalahnya tuh giginya tumbuh, ga sakit, tp posisinya ga kejangkau sikat gigi karena nyempil. alhasil jd susah dibersiin dan bolong terus, bikin ga nyaman dan ga bagus jg keknya utk kesehatan.